Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Persea americana Mill
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS PENURUNAN KADAR KOLESTEROL EKSTRAK AIR DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill) SECARA IN VITRO

2023Koleksi Perpustakaan

Daun alpukat ( Persea americana Mill) merupakan tanaman yang sudah sejak lama dikenal masyarakat Indonesia serta digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai macam penyakit, salah satunya adalah kolesterol. Kandungan senyawa yang terdapat pada daun alpukat adalah polifenol, flavonoid, saponin, kuersetin. Daun alpukat yang di ekstrak dengan metode infus, dipekatkan dan dibuat deret konsentrasi hingga diperoleh persen hambat dan nilai IC50 kemudian ditentukan kadar fenol, flavonoid dan steroidnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak air daun alpukat mengandung senyawa fenolik dengan aktivitas penurunan kadar kolesterol dengan nilai IC50 48.30ppm, kadar total fenol 201.1 mg GAE/g, kadar total flavonoid 37.3 mgQE/g, kadar total steroid 92.06 mg/g sitosterol, hasil tersebut menyatakan bahwa daun alpukat dapat dijadikan sebagai bahan baku obat alternatif dalam menurunkan kadar kolesterol.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% KOMBINASI DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) DAN DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

2021Koleksi Perpustakaan

Daun jambu biji (Psidium guajava L.) dan daun alpukat (Persea americana Mill) merupakan tanaman yang mengandung senyawa aktif alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid yang bersifat sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak tunggal daun jambu biji dan daun alpukat serta kombinasi keduanya terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi cakram. Ekstrak tunggal daun jambu biji dan daun alpukat dibuat ke dalam konsentrasi 10%, 30% dan 50%. Kemudian hasil terbaiknya dibuat kombinasi dengan perbandingan 1:1, 1:2, dan 2:1 yang selanjutnya di uji aktivitasnya terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Hasilnya menunjukan bahwa pada daun jambu biji dan daun alpukat menunjukan aktivitas terbaiknya pada konsentrasi 50% dengan diameter daya hambat sebesar 16,7 mm dan 18,59 mm yang termasuk kedalam kategori kuat. Selanjutnya dari konsentrasi 50% tersebut dibuat perbandingan, hasil perbandingan terbaik yaitu pada perbandingan 1:2 (daun jambu biji : daun alpukat) yang memberikan efek sinergis dengan diameter daya hambat sebesar 20 mm yang termasuk kategori antibakteri kuat

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS TABIR SURYA DARI KOMBINASI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill.) DAN DAUN SIRSAK (Annona muricata L.)

2021Koleksi Perpustakaan

Tabir surya merupakan zat yang mengandung bahan pelindung kulit terhadap sinar UV. Tabir surya alami dapat berasal dari tanaman yang banyak mengandung senyawa fenolik. Daun alpukat (Persea americana Mill.) dan daun sirsak (Annona muricata L.) mengandung senyawa antioksidan golongan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF) dari ekstrak etanol 70% daun alpukat dan daun sirsak secara tunggal maupun kombinasi dengan metode spektrofotometri. Ekstrak tunggal maupun kombinasi dibuat konsentrasi 50 ppm, 100 ppm, 150 ppm, 200 ppm, dan 250 ppm. Perbandingan kombinasi ekstrak daun alpukat dan daun sirsak dibuat 1:1, 1:2, dan 2:1. Hasil penelitian nilai SPF ekstrak daun alpukat dan daun sirsak pada 5 konsentrasi tersebut termasuk kategori perlindungan minimal. Nilai SPF tertinggi konsentrasi 250 ppm untuk ekstrak daun alpukat dan daun sirsak sebesar 2,4375 dan 7,7812. Kombinasi dengan perbandingan 1:2 mempunyai aktivitas tabir surya paling tinggi, konsentrasi 250 ppm dengan nilai SPF 19,873 termasuk kategori perlindungan sedang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail