Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Menampilkan hasil untuk “Laporan penelitian”.

4 hasil
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN KESESUIAN DISTRIBUSI DAN PENYIMPANAN VAKSIN BERDASARKAN PEDOMAN PENGELOLAAN VAKSIN DI FASYANKES TAHUN 2021 DI INSTALASI FARMASI RSIA PASUTRI BOGOR

2025Koleksi Perpustakaan

Pengelolahan vaksin yang tidak memenuhi syarat dapat menyebabkan kerusakan vaksin dan mengurangi potensinya. Kegagalan rantai distribusi atau penyimpanan vaksin pada suhu yang tidak sesuai adalah salah satu dari banyak penyebab masalah ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan kesesuaian distribusi dan penyimpanan vaksin di instalasi farmasi RSIA Pasutri Bogor sesuai dengan pedoman pengelolaan vaksin di Fasyankes tahun 2021. Dengan menggunakan metode penelitian cross-sectional, penelitian observasional deskriptif ini narasumber di wawancarai melalui kuesioner dari lembar checklist dan observasi secara langsung. Sebagai hasil dari penelitian yang dilakukan di ruang gudang farmasi, instalasi farmasi dan poliklinik. Tiga indikator menunjukkan kesesuaian distribusi dan penyimpanan vaksin di RSIA Pasutri Bogor. Yaitu Indikator kegiatan distribusi vaksin, keadaan lemari es dan pemeliharaan rantai dingin (cold chain) yang berada dalam kategori baik dan sangat baik dengan presentase antara 80 % - 100 %. Namun demikian, masih ada kekurangan. seperti petugas yang tidak memiliki pelatihan yang cukup, peralatan yang tidak memadai, pencatatan yang tidak lengkap, dan ruang yang tidak memadai. Kemudian, tidak ada laporan atau catatan yang menunjukkan bahwa setiap orang yang bertanggung jawab telah melakukan distribusi dan penyimpanan vaksin. Kesimpulan yang diperoleh dari gambaran kesesuaian distribusi dan penyimpanan vaksin di instalasi farmasi RSIA Pasutri Bogor sudah sesuai dengan pedoman pengelolaan vaksin di Fasyankes tahun 2021.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT BAGIAN ATAS ( ISPAa ) ANAK DI PUSKESMAS KEDUNG BADAK

2025Koleksi Perpustakaan

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi yang berlangsung sampai dengan 14 hari yang bersifat kompleks dan heterogen yang disebabkan oleh berbagai penyebab dan dapat mengenai sepanjang saluran pernafasan. Laporan Tahunan Puskesmas Kedung Badak Tahun 2021 menunjukan ISPA merupakan penyakit yang paling banyak. Pengobatan ISPA sering kali menggunakan antibiotik sehingga memerlukan evaluasi ketepatan pada penggunaan antibiotik untuk ISPA. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Puskemas Kedung Badak pada tahun 2021. Penelitian ini dilakukan secara retsrospektif dengan berdasarkan Rekam medis pasien tahun 2021. Hasil Penelitian menunjukan bahwa profil pasien ISPA anak bagian atas di Puskesmas Kedung Badak tahun 2021 berdasarkan karakteristik jenis kelamin terbanyak kategori laki – laki (56%), karakteristik usia terbanyak kategori 0-5 tahun (64%) dan kategori berat badan terbanyak kategori 10 – 15kg (45%). Antibiotik yang digunakan adalah Amoxicillin syrup 125 mg/5 ml (100%). Hasil evaluasi ketepatan penggunaan antibiotik ISPA anak bagian atas diketahui tepat indikasi (64%), tepat dosis (67%), tepat frekuensi pemberian (100%), dan tepat lama pemberian (8%).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERBEDAAN PENGETAHUAN INFORMASI OBAT SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN PENYULUHAN TENTANG INFORMASI OBAT KEPADA PASIEN PUSKESMAS TENJOLAYA

2025Koleksi Perpustakaan

Berdasarkan Laporan kinerja Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian tahun 2017 menjelaskan bahwa puskesmas yang melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai standar adalah puskesmas yang telah menerapkan pemberian informasi obat (PIO) dan terdokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan responden tentang informasi obat sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan tentang informasi obat meliputi cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat. Jenis Penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental, dengan desain one group pretest posttest. Hasil penelitian menunjukan bahwa Frekuensi responden paling banyak berjenis kelamin laki-laki 66,34%, kategori usia dewasa menjadi responden terbanyak sebanyak 66,67%. Pendidikan paling banyak SMA 73,33% dan Pekerjaan paling banyak Petani/Peternak sebesar 30%. Tingkat pengetahuan responden sebelum dilakukan penyuluhan adalah kurang sebanyak 100%, namun setelah dilaksanakan penyuluhan tentang PIO tingkat pengetahuan pasien meningkat dengan baik 26,67%, cukup 66,67% dan kurang 6,67%. Hasil analisis statistik dengan uji Wilcoxon menunjukan bahwa adanya perbedaan bermakna tangkat pengetahuan pasien tentang informasi obat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dilihat dari nilai p value < 0,05 (p-value = 0,000).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN SISTEM PENYIMPANAN SEDIAAN FARMASI DI DEPO FARMASI RAWAT JALAN RS. UMMI BOGOR

2024Koleksi Perpustakaan

Depo farmasi rawat jalan harus dilengkapi fasilitas yang cukup dan sistem penyimpanan obat yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem penyimpanan obat, kesesuaian jumlah obat dengan kartu stok, persentase obat kedaluwarsa, dan persentase obat yang tidak bergerak di RS. Ummi Bogor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observatif dengan menggunakan data retrospektif dan concurrent. Data penyajian yang diperoleh berupa laporan obat kedaluwarsa, dan laporan obat yang tidak bergerak (dead stock). Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi data penyimpanan sediaan farmasi berupa form ceklis kesesuaian penyimpanan. Sampel yang digunakan adalah seluruh sediaan farmasi dengan jumlah 626 item. Hasil penelitian menunjukan persentase kesesuaian metode penyimpanan berdasarkan bentuk sediaan dan alfabetis 100%, berdasarkan stabilitas 99%, berdasarkan FIFO/FEFO 91%, berdasarkan kelas terapi 10%, kesesuaian jumlah obat dengan kartu stok 43%, obat kedaluwarsa 10%, obat yang tidak bergerak 29%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail