2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tekanan darah tinggi atau yang biasa dikenal sebagai hipertensi merupakan
peningkatan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg dan tekanan darah
sistolik lebih dari 140 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan tingkat pengetahuan tentang hipertensi terhadap tingkat kepatuhan
minum obat pasien hipertensi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian
ini adalah metode penelitian prosfektif observational. Data yang diambil adalah
data tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan pasien hipertensi dengan
menggunakan kuesioner HK-LS dan kuesioner MMAS-8. Jumlah populasi
sebanyak 390 dan sampel sebanyak 80 responden berdasarkan teknik purposive
sampling yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Berdasarkan hasil penelitian
sosiodemografi pasien penderita hipertensi mayoritas berjenis kelamin perempuan
sebanyak 48 responden (60,0%), pendidikan terakhir tamat SMA sebanyak 33
responden (41,3%), usia 56-65 tahun sebanyak 28 responden (35,0%), dan
pekerjaan pasien ibu rumah tangga sebanyak 37 responden (46,3%). Berdasarkan
tingkat pengetahuan terbanyak yaitu kategori baik 37 responden (46,3%), dan
hasil kuesioner tingkat kepatuhan terbanyak kategori rendah 39 responden
(48,8%). Hasil analisis uji korelasi Somers’d didapatkan nilai signifikasi p
value<0,05 (p-value 0,000) artinya ada hubungan antara tingkat pengetahuan
tentang hipertensi terhadap tingkat kepatuhan dengan tingkat keeratan hubungan
kuat.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
TBC (tuberkulosis) adalah penyakit serius yang disebabkan oleh infeksi bakteri
mycobacterium tubeculosis. Pengobatan tuberkulosis biasanya memerlukan waktu
yang cukup lama, seringkali paling tidak selama enam bulan atau lebih tergantung
seberapa baik pasien patuh terhadap meminum obat. Hasil pengobatan tuberkulosis
paru meliputi sembuh, pengobatan lengkap, gagal, meninggal, putus berobat, dan tidak
evaluasi. dikatakan sembuh apabila pasien tuberkulosis paru dengan hasil pemeriksaan
bakteriologis positif pada awal pengobatan yang hasil pemeriksaan bakteriologis pada
akhri pengobatan menjadi negatif. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan
tingkat kepatuhan minum obat terhadap hasil pengobatan pasien tuberkulosis paru di
Puskesmas Bogor Timur. Penelitian ini menggunakan cross sectional . Teknik
pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden 80
sampel. Pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner dan rekam medik.
Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji phi cramer’s V.
hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan signifikan antara hubungan tingkat
kepatuhan minum obat terhadap hasil pengobatan pasien tuberkulosis paru di
Puskesmas Bogor Timur dengan nilai signifikan 0,000.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi yang berlangsung sampai
dengan 14 hari yang bersifat kompleks dan heterogen yang disebabkan oleh
berbagai penyebab dan dapat mengenai sepanjang saluran pernafasan. Laporan
Tahunan Puskesmas Kedung Badak Tahun 2021 menunjukan ISPA merupakan
penyakit yang paling banyak. Pengobatan ISPA sering kali menggunakan antibiotik
sehingga memerlukan evaluasi ketepatan pada penggunaan antibiotik untuk ISPA.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi ketepatan penggunaan antibiotik
pada pasien ISPA di Puskemas Kedung Badak pada tahun 2021. Penelitian ini
dilakukan secara retsrospektif dengan berdasarkan Rekam medis pasien tahun
2021. Hasil Penelitian menunjukan bahwa profil pasien ISPA anak bagian atas di
Puskesmas Kedung Badak tahun 2021 berdasarkan karakteristik jenis kelamin
terbanyak kategori laki – laki (56%), karakteristik usia terbanyak kategori 0-5
tahun (64%) dan kategori berat badan terbanyak kategori 10 – 15kg (45%).
Antibiotik yang digunakan adalah Amoxicillin syrup 125 mg/5 ml (100%). Hasil
evaluasi ketepatan penggunaan antibiotik ISPA anak bagian atas diketahui tepat
indikasi (64%), tepat dosis (67%), tepat frekuensi pemberian (100%), dan tepat
lama pemberian (8%).
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hipertensi merupakan kelainan sistem sirkulasi darah yang mengakibatkan
tekanan darah meningkat diatas normal atau kurang dari 140/90 mmHg. Dalam
penatalaksanaan hipertensi di Puskesmas Kedung Badak, obat yang digunakan
terdiri dari amlodipin dan kaptopril. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi
penggunaan obat antihipertensi melalui ketepatan penggunaan obat dan
kesesuaian target tekanan darah. Penelitian ini dianalisis secara deskriptif, dan
bersifat observasi yang dilakukan secara retrospektif. Data penelitian ini diambil
dari data sekunder berupa data rekam medik pasien, dengan periode September –
November 2021. Sampel yang diambil sebanyak 83 pasien dengan metode
purposive sampling. Adapun hasil penelitian menunjukkan, usia paling banyak
46-55 tahun sebanyak 39 pasien (47%), jenis kelamin perempuan sebanyak 69
pasien (75%), penggunaan amlodipin sebanyak 79 pasien (95%), dan obat
kaptopril yang diubah menjadi amlodipin sebanyak 4 pasien (5%). Hasil evaluasi
penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi rawat jalan; Evaluasi tepat
pemilihan obat 51% sudah tepat; Evaluasi tepat pemberian dosis 100% tepat
dosis; Evaluasi tepat pasien 100%; Evaluasi tepat interval/frekuensi 95% sudah
tepat; Waspada efek samping 5% ada efek samping. Kesesuaian target tekanan
darah berdasarkan JNC VIII 33 pasien (40%) sudah sesuai target.