Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Batuk
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Batuk di Apotek Mekarwangi Kota Bogor

2023Koleksi Perpustakaan

Swamedikasi merupakan pengobatan diri sendiri yang dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan. Sedangkan batuk merupakan keluhan yang sering dialami masyarakat, dan dianggap ringan sehingga masyarakat lebih memilih untuk melakukan swamedikasi dalam menanganinya. Namun pada pelaksanaannya swamedikasi dapat menjadi sumber terjadinya kesalahan pengobatan karena keterbatasan pengetahuan masyarakat akan obat dan penggunannya. Sehingga masyarakat harus memiliki pengetahuan yang baik dalam swamedikasi batuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan swamedikasi batuk di Apotek Mekarwangi Kota Bogor. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan prospektif dengan model penelitian menggunakan metode cross sectional. Alat ukur berupa data primer yang menggunakan kuisioner. Pengambilan sampel sebanyak 76 responden yang di dapat dari populasi menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian di dapat bahwa responden yang paling banyak melakukan swamedikasi yaitu pada usia 26-35 tahun (42%), jenis kelamin laki-laki (55%), pendidikan perguruan tinggi (51%), pekerjaan karyawan swasta (45%), pendapatan <3 juta (46%). tingkat pengetahuan pasien swamedikasi batuk di Apotek Mekarwangi Kota Bogor menunjukan presentasi 84% baik. Hasil chi square diperoleh nilai signifikan >0,05. sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh faktor sosiodemografi tidak memiliki hubungan signifikan dengan tingkat pengetahuan swamedikasi batuk.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SANTRI MADRASAH ALIYAH DALAM SWAMEDIKASI BATUK DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL HUDA BOGOR PERIODE APRIL – MEI TAHUN 2021

2022Koleksi Perpustakaan

Swamedikasi adalah upaya yang paling sering dilakukan oleh masyarakat untuk mengatasi gejala penyakit sebelum mencari bantuan dari tenaga kesehatan. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan- keluhan dan penyakit ringan seperti batuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan swamedikasi santri Madrasah Aliyah terhadap penyakit batuk di Pondok Pesantren Miftahul Huda Bogor. Penelitian ini bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada 86 responden dengan kriteria pernah melakukan swamedikasi batuk. Kuesioner terdiri dari 20 item pernyataan pilihan benar salah yang terbagi menjadi 8 indikator. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan menggunakan persentase dan pembahasan. Hasil penelitian ini adalah 39,5% berjenis kelamin laki-laki, 60,5% berjenis kelamin perempuan, usia paling banyak 16-19 tahun 70,9%, tingkat kelas paling banyak 11 Aliyah 57%, pengetahuan swamedikasi batuk responden berdasar indikator yang menjawab dengan benar tentang definisi batuk (70,9%), jenis - jenis batuk (97,65%), penyebab dan cara mencegah batuk (93,9%), aturan minum obat batuk (91,06%), terapi farmakologis dan non farmakologis (93,96%), stabilitas obat (84,85%), penyakit lain yang berhubungan dengan batuk (95,35%) dan efek samping obat batuk (88,4%). Dari hasil 8 indikator yang diperoleh menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat pengetahuan baik tentang swamedikasi batuk sebesar 96,5%, dan responden dengan tingkat pengetahuan cukup sebesar 3,5 %.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail