Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Flavonoid.
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

KADAR TOTAL FENOL DAN FLAVONOID FRAKSI ETIL ASETAT DAUN SALAM ( Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) YANG MEMILIKI AKTIVITAS SUN PROTECTING FACTOR (SPF)

2023Koleksi Perpustakaan

Tanaman salam ( Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) adalah salah satu tumbuhan yang berkhasiat diantaranya sebagai antioksidan. Daun salam diketahui mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, steroid penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar total fenol dan falavonoid serta penetapan kadar sun protecting factor pada ekstrak etil asetat daun salam ( Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96% hasil ekstrak kental kemudian di partisi dengan pelarut etil asetat dan air (1:1) fraksi etil asetat tersebut di uji kadar total fenol dan flavonoid serta SPF menggunakan Spektrofotometer UV-Vis Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fraksi etil asetat daun salam mengandung total fenol sebesar 534,285 mg GAE/gram dan total flavonoid pada fraksi etil asetat sebesar 419,66 mg GAE/gram serta Sun Frotecting Factor (SPF) dari fraksi etil asetat daun salam sebesar 39,27 yang termasuk kategori ultra sebagai tabir surya, kesimpulan penelitian ini bahwa fraksi etil asetat daun salam memiliki kemampuan SPF ultra dan dapat dijadikan sediaan tabir surya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK AIR DAN EKSTRAK ETANOL DAUN SENGGANI (Melastoma malabathricum L.), SARANG SEMUT (Myrmecodia pendans) DAN KOMBINASINYA DENGAN METODE DPPH

2023Koleksi Perpustakaan

Salah satu tanaman obat yang memiliki manfaat sebagai antioksidan adalah daun senggani (Melastoma malabathricum L.) dan sarang semut (Myrmecodia pendans) diketahui karena adanya kandungan flavonoid. Antioksidan dapat membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya kandungan metabolit sekunder, serta mengukur aktivitas antioksidan pada ekstrak daun senggani (Melastoma malabathricum L.) dan sarang semut (Myrmecodia pendans). Metode uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak tunggal air daun senggani dan sarang semut memiliki nilai IC50 sebesar 20,85 μg/mL dan 4,94 μg/mL. Konsentrasi kombinasi ekstrak terbaik terdapat pada kombinasi ekstrak air 3:1 didapatkan nilai IC50 sebesar 3,46 μg/mL. Vitamin C didapatkan nilai IC50 sebesar 5,26 μg/mL. Pengujian aktivitas antioksidan ekstrak tunggal dan ekstrak kombinasi memiliki nilai IC50 yang tergolong sangat kuat. Data uji dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dan pengujian lanjut Duncan menunjukkan hasil yang berbeda nyata (p<0,05).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail