Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Ekstrak etil asetat
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS PENGHAMBATAN ENZIM α-GLUKOSIDASE SENYAWA BIOAKTIF EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight.) Walp)

2023Koleksi Perpustakaan

Diabetes Mellitus adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh ketidakmampuan pankreas untuk memproduksi insulin yang ditandai dengan hiperglikemia. Salah satu terapi yang digunakan untuk menurunkan kadar glukosa darah adalah dengan menggunakan obat-obatan yang memiliki mekanisme kerja dengan menghambat enzim α-glukosidase, sehingga dapat menunda penyerapan glukosa di saluran pencernaan. Salah satu tanaman yang berpotensi menghambat enzim α-glukosidase adalah daun salam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas ekstrak etil asetat dan fraksi kromatografi kolom daun salam dalam menghambat enzim α-glukosidase. Ekstrak etil asetat diperoleh melalui proses partisi cair-cair dari ekstrak etanol 96%. Ekstrak etil asetat dipisahkan dengan fraksinasi menggunakan kromatografi kolom dan KLT dengan substrat pNPG dan kontrol positif acarbose. Pengujian aktivitas penghambatan enzim α- glukosidase menggunakan ELISA reader dengan panjang gelombang 405 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat memiliki aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase dengan IC50 sebesar 87,93 ppm. Fraksi F-5.5 merupakan fraksi terbaik dengan nilai IC50 sebesar 18,99 ppm. Aktivitas akarbosa dalam menghambat enzim α-glukosidase memiliki nilai IC50 sebesar 18,05 ppm. Disimpulkan bahwa fraksi F-5.5 memiliki aktivitas yang lebih baik dibandingkan ekstrak etil asetat dalam menghambat enzim -glukosidase.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

UJI EFEKTVITAS RAKSINASI EKSTRAK ETILASETAT TANAMAN PATAH TULANG (Euphorbia tirucalli L.) SEBAGAI DIURETIKA

2021Koleksi Perpustakaan

Tanaman PatahTulang(Euphorbia tirucalli L.). merupakan tanaman yang banyak tumbuh liar di daerah daratan rendah serta mampu tumbuh di iklim tropis, dan sering dimanfaatkan sebagai obatberbagaipenyakit Salah satunya adalah Diuretik yaitu yang berguna sebagai penambahanvolumeurin yang diproduksi dan yang keduamenunjukanjumlah pengeluaran (kehilangan) zat- zat terlarut air urin. Penelitian ini bersifat eksperimental bertujuan untuk mengetahui fektivitas fraksinasi ekstrak etil asetat tanaman patah tulang(Euphorbia tirucalli L.) sebagai diuretika. Proses pembuatan ekstrak tanaman patah tulang diperoleh dengan cara maserasi selama 3x24 jam dengan 3x penyaringan lalu dipekatkan dengan Rotary Evaporator. Ekstrak pekat kemudian di fraksi dengan 3 pelarut yaitun-Heksana, air, danetilasetat. Selanjutnya hasil fraksi kembali dipekatkanhasilpekat ekstrak etil asetattanaman Patah tulang (Euphorbia tirucalli L.) kemudian di larutkandenganCMC(carboxymethyl cellulose). selanjutnya eksperimental dengan pengambilan sampel secara purposive, sebanyak 15ekor mencit yang terbagikdalam 5 kelompok perlakuan., masing-masing kelompok larutan Furosemida 0,104mg dan 0,208mg, larutan kejibeling 1,56mg, ekstrak fraksi tanaman patah tulang (Euphorbia tirucalli L.) dan Aquadest secara oral dan ukur volume urin selang waktu 30menit selama 3 jam. Hasil penelitian diperoleh kontrol negatif yaitu air 0,76ml dan untuk larutan furosemide 0,104mg dan 0,208mg sebagai kontrol positif masing-masing 3,69mL dan 5,15mL serta untuk kejibeling 1,56mg sebagai kontrol positif diperoleh 3,08mL dan ekstrak etil asetat tanaman patah tulang (Euphorbia tirucalli L.) diperoleh 1,93mL dengan hasil analisis menunjukan adanya perbedaan yang bermakna dalam volume urin yang dihasilkan tiap perlakuan denga p=0,000 (p<0,05). Ekstrak etil asetat tanaman patah (Euphorbia tirucalli L.) tulang memiliki efekdiuretik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail