Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: DM
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN KELENGKAPAN RESEP DOKTERlSECARA ADMINISTRATIF DAN FARMASETIK DI FARMASI RAWAT JALAN RUMAHuSAKIToKARYA BHAKTI PRATIWI KABUPATEN BOGOR

2025Koleksi Perpustakaan

#Pengkajian resepvmerupakanokegiatan yangupentingydalam pelayanan resepfkarena dapat membantu mengurangi terjadinyaomedicatior error. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiogambaran kelengkapan resep dokter sacara administratif dan farmasetik dijFarmasibRawatiJalan Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi Kabupaten Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan secara retrospektif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian kelengkapan reseplsecara administratif yang telah mencapai 100% yaitu data pasien (nama, umur, jenis kelamin, tinggiobadanodan beratmbadankpasien), data dokter (nama, nomorlSIP, alamat praktek), tanggal penulisan resep dan ruangan/ unit asal resep. Sedangkan paraf dokter hanya 42%. Kelengkapanmresep secarakfarmasetik yang telah mencapai 100% yaituynamawobat, dosis dan aturanupakai. Sedangkanyjumlah obat sebesar 99% dan bentukysediaan hanya 66%. Berdasarkan hasil kelengkapanbresep secaraoadministratif danbfarmasetikldi Farmasi RawatiJalan Rumah Sakit KaryapBhaktimPratiwi Kabupaten Bogor belum sesuaimdengan Peraturan MenterioKesehatan Republik IndonesiajNomor 72 Tahun 2016nkarena masih terdapat ketidaklengkapan pada resep.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KELENGKAPAN RESEP ASPEK ADMINISTRATIF DAN FARMASETIK DI APOTEK KIMIA FARMA PARUNG BOGOR

2025Koleksi Perpustakaan

Pengkajian resep merupakan salah satu pelayanan kefarmasian di Apotek yang diatur dalam Permenkes RI No. 73 Tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pengkajian kelengkapan resep administratif dan farmasetik resep di Apotek Kimia Farma Parung Bogor. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif (data resep obat periode Juni-Agustus 2021) di Apotek Kimia Farma Parung Bogor. Metode penetapan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sempling, didapatkan sebanyak 175 lembar resep. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kelengkapan resep di Apotek Kimia Farma Parung Bogor belum memenuhi semua aspek administratif dan farmasetik resep berdasarkan Permenkes RI No. 73 Tahun 2016. Persentase resep yang memenuhi persyaratan administratif, yaitu nama pasien 99,42%, umur pasien 86,85%, jenis kelamin 99,42%, berat badan 3%, nama dokter, 82,28%, nomor SIP 69,71%, nomor telepon 88,57%, paraf dokter 8%, tanggal resep 96% dan persentase resep yang memenuhi persyaratan farmasetik, yaitu kekuatan obat 93,14%, jumlah obat 100%, aturan pakai 98,29%, bentuk sediaan obat 95,43%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN RATA-RATA PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU PADA PENGGUNAAN OBAT ANTIDIABETES ORAL PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT X BOGOR

2025Koleksi Perpustakaan

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 salah satu penyakit yang ditandai dengan adanya kenaikan kadar glukosa dalam darah, insulin tidak bisa membawa glukosa masuk kedalam jaringan karena resistensi insulin, yang ditandai kadar glukosa darah sewaktu ≥200. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sosiodemografi pasien DM 2 meliputi jenis kelamin dan usia, untuk mengetahui perbandingan rata-rata penurunan GDS pada penggunaan obat Antidiabetes oral di Instalasi rawat Inap Rumah Sakit X Bogor. Metode penelitian ini dari prosedur retrospektif menggunakan data rekam medik periode Januari-Desember 2021, dan diolah menggunakan Microsoft Office Excel 2019 dan SPSS versi 26 dengan sample yang diambil dengan total sampling sebanyak 50 pasien, pengujian menggunakan analisis Kruskal Wallis. Hasil penelitian diperoleh data sosiodemografi pasien DM 2 Laki-laki paling banyak sebesar 53% dan usia paling banyak 46-55 tahun 38%, dengan penyakit tanpa penyerta 32 pasien dan dengan penyakit penyerta sebanyak 18 pasien. Obat yang digunakan gologan dengan obat biguanida (metformin) 35 pasien, glimepiride 4 pasien, glibenclamide 1 pasien dan metformin+glimepiride 10 pasien. Penurunan kadar glukosa darah dengan obat tunggal metformin 40%, glimepiride 42%, glibenclamide 5,20% dan penurunan kombinasi metformin+glimepiride 43%, Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan obat antidiabetes oral terhadap penurunan kadar glukosa darah sewaktu dengan nilai p-value 0,422>α 0,05.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN INSULIN KOMBINASI TERHADAP PENURUNAN GULA DARAH PUASA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 PROLANIS APOTEK KIMIA FARMA 317 CIANJUR

2023Koleksi Perpustakaan

DM tipe 2 adalah salah satu penyakit terbanyak yang diderita pasien Prolanis di Apotek Kimia Farma 317 Cianjur. Insulin kombinasi banyak digunakan sebagai pilihan dalam terapi pengobatan DM tipe 2 meliputi insulin kerja panjang dan insulin kerja cepat dengan insulin kerja panjang dan insulin campuran tetap. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas kedua insulin kombinasi terebut terhadap persentase penurunan gula darah puasa pasien DM tipe 2. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional non eksperimental dengan metode pengambilan data secara retrospektif yang bersumber dari 68 pasien DM tipe 2 Prolanis di Apotek Kimia Farma 317 Cianjur periode Juli-Desember 2021. Dari hasil penelitian ini, DM tipe 2 terbanyak dialami perempuan (60,9%) pada kategori usia lansia akhir (39,7%) disertai dengan penyakit penyerta (80,9%). Penggunaan insulin kombinasi terbanyak adalah insulin kerja panjang dan insulin campuran tetap (54,4%). Berdasarkan dari rata-rata penurunan gula darah puasa insulin kerja panjang dan insulin campuran tetap (32,31%) dinilai lebih efektif dibanding dengan insulin kerja panjang dan insulin kerja cepat (22,96%). Dari hasil uji T Independent kedua insulin kombinasi memiliki perbedaan yang signifikan dengan nilai Asym.Sig. 0,002 < 0,05.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PELAYANAN INFORMASI OBAT ANTIDIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 RAWAT JALAN DI RS ANNISA CITEUREUP

2022Koleksi Perpustakaan

Pelayanan informasi obat (PIO) merupakan pelayanan yang diberikanApoteker kepada pasien guna meningkatkan outcome terapi dan meminimalkan resiko terjadinya efek samping. Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik dan terkenal sebagai the silent killer. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi PIO yang diberikan kepada pasien Diabetes melitus (DM) tipe 2 di RS Annisa. Penelitian bertujuan untuk melihat gambaran sosiodemografi pasien mengetahui gambaran PIO terhadap pasien DM tipe 2 rawat jalan RS Annisa dan mengetahui gambaran kesesuaian PIO terhadap SOP (Standar Operasional Prosedur) yang berlaku di RS Annisa. Penelitian dilakukan secara prospektif dimulai bulan Mei-Juni 2021 dengan databerupa pengisian formchecklist dengan metode total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat 141 sampel dengan jenis kelamin perempuan terbanyak yaitu 72,34% dan usia dengan pasien terbanyak yaitu usia lansia akhir 40%. Indikator PIO yang digunakan berupa nama obat, sediaan obat, indikasi obat, cara penggunaan obat, frekuensi pemakaian dan waktu sesudah atau sebelum makan sudah mencapai nilai 100%, selanjutnya untuk indikator PIO waktu konsumsi obat mencapai 96,45%, jumlahobat 69,50% dan dosis obat 46,80%, juga terdapat indikator PIO yang belum disampaikan berupa, cara penyimpanan, interaksi obat dan efek samping obat. Rata- rata kesesuaian PIO dengan SOP RS Annisa sebesar 67,70%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI.KELENGKAPAN.ADMINISTRASI RESEP DI.APOTEK.KIMIA.FARMA JUANDA BOGOR PERIODE.MARET 2021

2022Koleksi Perpustakaan

Evaluasi resep merupakan aspek yang penting dalam peresepan karena dapat membantu meminimalisir terjadinya medication error. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kelengkapan resep dokter secara administratif yang telah dilayani di Apotek Kimia Farma Juanda pada periode bulan Maret 2021. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif. Metode pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode simple random sampling dengan menggunakan rumus slovin, didapatkan sebanyak 320 lembar resep. Hasil pengamatan menunjukan bahwa kelengkapan resep secara administrasi yaitu: data pasien 3,13% ( nama 98,75%, umur 65,94%, jenis kelamin 75% dan berat badan 3,44%), identitas dokter 22,81% ( nama dokter 96,56%, SIP 76,25%, alamat 96,56%, nomor telepon 85,63% dan paraf 32,19%) dan tanggal penulisan resep 82,5%. Hasil evaluasi kelengkapan resep ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien dan dapat mencegah terjadinya medication error.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail