Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ANDI AHRIANSYAH

46 karya publik ditemukan.

2026: 72025: 82024: 12023: 172022: 52021: 8

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENANGANAN PERTAMA LUKA BAKAR DI RW 11 DESA CIJUJUNG KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pertolongan pertama adalah penanganan yang diberikan saat kejadian atau bencana terjadi di tempat kejadian, sedangkan tujuan dari pertolongan pertama adalah menyelamatkan kehidupan, mencegah kesakitan makin parah, dan meningkatkan pemulihan. Luka bakar adalah kerusakan pada kulit atau jaringan dalam yang dapat disebabkan oleh sinar matahari, cairan panas, api, listrik, atau bahan kimia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat tentang penanganan pertama luka bakar. Metode penelitian ini berupa survei dengan menyebarkan kuesioner yang dari setiap data akan diolah dan diuraikan dalam bentuk jumlah dan presentasenya dimana penetapan jumlah sampel dengan menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 3% yang masih memiliki pengetahuan kurang, 56% berpengetahuan cukup, dan 41% berpengetahuan baik.

GAMBARAN PENYIMPANAN OBAT HIGH ALERT DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PASUTRI BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Obat high alert adalah obat yang memiliki resiko tinggi membahayakan keselamatan pada pasien jika tidak digunakan secara tepat. Menurut Permenkes No. 72 Tahun 2016 kategori high alert menjadi 3 diantaranya LASA (Look Alike Sound Alike), Elektrolit konsentrasi tinggi dan sitostatik, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dan kesesuaian penyimpanan obat high alert di instalasi farmasi Rumah Sakit Ibu dan Anak Pasutri Bogor. Penelitian ini bersifat deskriptif, populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh obat high alert yang ada di instalasi farmasi Rumah Sakit Ibu dan Anak Pasutri Bogor. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, karena semua populasi dijadikan sampel. Alat penelitian pengumpulan data yang digunakan pada hasil penelitian ini adalah lembar observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan penyimpanan obat high alert sesuai dengan standar prosedur operasional Rumah Sakit Ibu dan Anak Pasutri Bogor dengan prosentase kesesuaian 100% pada penyimpanan obat high alert, penyimpanan obat LASA (Look Alike Sound Alike) atau NORUM (Nama Obat Rupa Ucapan Mirip) dan penyimpanan obat Elektrolit Konsentrat Pekat.

GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PASCA OPERASI HERNIA DI RUMAH SAKIT UMMI BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

hernia inguinalis adalah penonjolan organ intra abdomen melalui fossa atau lubang yang berada didalam rongga abdomen sehingga benjolan tidak tampak dari luar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan antibiotik pada pasien operasi hernia di Rumah Sakit Ummi Bogor. Menggunakan data sosiodemografi yaitu jenis kelamin, usia, pekerjaan dan penggunaan antibiotik. dilakukan secara deskriptif observasional dengan pengambilan data secara retrospektif dari data sekunder berupa rekam medik pasien, penelitian ini diambil dengan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan jenis kelamin yang paling banyak yaitu laki-laki sebesar 95,2 % (119 pasien), dan berdasarkan usia yang paling banyak 45-55 tahun sebesar 66,4% (83 pasien), Bedasarkan status pekerjaan yang paling banyak yaitu buruh sebesar 37,6% (47 pasien), Berdasarkan jenis obat antibiotik yang banyak digunakan yaitu seftriaxone sebesar 54,4% (68 pasien).

INTERAKSI OBAT HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI KLINIK GEMA MEDICAL CENTER CICURUG

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan kondisi terjadinya peningkatan tekanan darah dalam jangka waktu yang lama, yang dapat menyebabka] n kematian. Pada penyakit hipertensi membutuhkan pengobatan jangka panjang, dapat meningkatkan resiko terjadinya interaksi obat hipertensi dengan obat penyakit penyerta yang diderita pasien. Penelitian ini bertujuan untuk melihat interaksi obat hipertensi di Klinik Gema Medical Center Cicurug periode bulan Januari – Maret 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pengambilan data dilakukan secara retrospektif terhadap data sekunder rekam medis pasien yang dipilih secara total sampling. Hasil penelitian terhadap 84 pasien menunjukan, sebagian besar pasien berjenis kelamin perempuan sebanyak 53 pasien (63,09%) dengan rentang usia 46 – 55 tahun sebanyak 36 pasien (42,85%). Penyakit penyerta terbanyak yang diderita adalah Myalgia sebanyak 44 pasien (27,16%). Sebanyak 47 pasien (55,95%) mendapatkan 4 obat dengan obat hipertensi paling banyak diresepkan yaitu amlodipin sebanyak 77 pasien (94%). Obat penyakit penyerta yang paling banyak diresepkan adalah paracetamol sebanyak 37 pasien (15%). Obat yang berpotensi terjadi interaksi paling banyak yaitu amlodipin dengan ibuprofen sebanyak 24 pasien (30,76%). Kejadian interaksi obat yang terjadi pada pasien, yaitu amlodipine dengan ibuprofen sebanyak 7 kasus (18%), amlodipin dengan asam mefenamat sebanyak 6 kasus (16%), amlodipin dengan meloxicam sebanyak 4 kasus (22%), amlodipin dengan natrium diklofenak sebanyak 1 kasus (21%) dan amlodipin dengan captropil sebanyak 1 kasus (30%). Kejadian interaksi obat yang terjadi secara farmakodinamik dengan level keparahan moderat.

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ZINK TUNGGAL DAN KOMBINASI ZINK PROBIOTIK PADA PASIEN DIARE ANAK DI RUMAH SAKIT GRAHA MEDIKA BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang di dunia termasuk Indonesia, diare merupakan salah satu penyakit infeksi yang ditemukan pada balita, khususnya pada anak di bawah dua tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas zink tunggal dan kombinasi zink probiotik dalam penanganan diare anak di Rumah Sakit Graha Medika Bogor. Metode dengan data sekunder yang diambil dari rekam medis pasien periode Mei- Juli 2023 menggunakan data rekam medis pasien rawat inap anak yang mengalami diare di Rumah Sakit Graha Medika Bogor dan mendapat terapi obat zink tunggal dan kombinasi zink probiotik. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling sehingga jumlah sampel 84 pasien. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan uji normalitas dan uji mann-whitney menggunakaan SPSS Versi 26. Hasil penelitian ini menunjukan karakteristik sosiodemografi yang meliputi usia >3 – 5 tahun sebanyak 31 pasien (44,09%), jenis kelamin laki-laki 48 pasien (57,14%), rata-rata rawat inap pada pemberian kombinasi zink probiotik lebih cepat 2,59 hari dibanding dengan zink tunggal 4,58 hari. Dari hasil penelitian dapat dilihat nilai sig 0,00 lebih kecil dari taraf nyata 0,05 maka pengujian uji man whitney tersebut memberikan keputusan tolak H0 dan terima H1 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbandingan penggunaan obat zink tunggal pada pasien diare anak dengan obat kombinasi zink probiotik

PENGARUH PENGETAHUAN TENAGA KEFARMASIAN TERHADAP PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN DI RUMAH SAKIT HERMINA SUKABUMI

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pada saat ini, pelayanan kefarmasian sudah mengalami perubahan, dari fokus pada produk menjadi lebih berorientasi pada pelayanan pasien. Sebagai akibat dari perubahan ini, tenaga kefarmasian harus meningkatkan pengetahuan mereka dan sadar yang mungkin akan ada kesalahan dalam proses pelayanan. Pemahaman yang beragam atau kurang tepat terkait dengan standar pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit dapat menyebabkan masalah yang berpotensi mengancam keselamatan pasien. Oleh karena itu, sebagai seorang tenaga kefarmasian, memiliki pengetahuan mengenai standar pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit adalah penting untuk mencapai tujuan sesuai dengan pedoman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pengetahuan tenaga kefarmasian terhadap pelaksanaan standar pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Hermina Sukabumi. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pengumpulan data primer secara prospektif menggunakan kuesioner yang diberikan kepada 30 responden melalui total sampling. Analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukan tenaga kefarmasian memiliki pengetahuan yang baik dengan persentase 93,3% serta pelaksanaan standar pelayanan kefarmasian sudah terlaksana sesuai standar dengan persentase 76,7%. Hasil uji statistik analisis regresi linier sederhana didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,009<(0,05). Hasil tersebut menunjukan adanya pengaruh pengetahuan tenaga kefarmasian terhadap pelaksanaan standar pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Hermina Sukabumi.

EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PENDERITA INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) DI KLINIK DERA AS-SYIFA KABUPATEN BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Infeksi saluran pernafasan merupakan salah satu penyakit menular utama yang menyebabkan kesakitan dan kematian di seluruh dunia (Firda, 2018). Infeksi ISPA merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dan menurut data RISKEDAS pada tahun 2018, total terdapat 1.017290 orang yang terinfeksi ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk melihat data sosiodemografi pasien , mengetahui jenis antibiotik dan ketetapan penggunaan antibiotik berdasarka Pharmaceutical Care 2005 di Klinik Dera As-Syifa periode Januari - Maret 2023. Metode pengumpulan data adalah observasi pengumpulan data secara retrospektif terhadap seluruh data resep pasien dewasa awal dan dewasa akhir yang mendapatkan antibiotik selama periode pengambilan data di Klinik Dera As-Syifa. Dari penelitian ini diperoleh data pasien yang terdiagnosis ISPA dari resep sebanyak 86 pasien yang menjalani pengobatan di Klinik Dera As-Syifa periode Januari- Maret 2023 yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil Penelitia menyimpulkan gambaran data sosiodemografi pasien ISPA di Klinik Dera As-Syifa paling banyak yang berjenis dengan jumlah laki-laki 49 pasien ( 57%), kemudian sosiodemografi usia 36-45 tahun berjumlah 44 pasien . Penggunaan antibiotik yang paling banyak dipakai yakni antibiotik Cefadroxil 51 orang (59%) dari pada antibiotik Ciprofloxacin 20 orang (23%) dan Amoxycillin 15 orang (18%). Ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien ISPA: benar pasien hingga 100%, benar indikasi hingga 100%, benar dosis hingga 100%, benar agen hingga 100%, benar frekuensi hingga 100%, dan salah Evaluasi jangka waktunya. Hingga 100% manajemen.

GAMBARAN KETEPATAN PENGOBATAN PADA PASIEN ANAK DEMAM BERDARAH DENGUE DI RSUD AL-MULK KOTA SUKABUMI

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) atau di Indonesia dikenal dengan istilah Demam Berdarah Dengue (DBD) ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Albopictus. Penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) agent, host, Environment. Acuan yang digunakan di RSUD Al-Mulk ini memiliki alur pengobatan yang dapat di lihat dari WHO “National Guidelines for Clinical Management of Dengue Fever” tahun 2015. Metode penelitian ini diolah secara deskriptif menggunakan data rekam medik pada periode Januari– Desember 2022. Hasil penelitian mengenai karakteristik pasien Demam Berdarah Dengue (DBD paling banyak laki-laki sebesar 68% dan usia paling banyak 0-5 tahun 45%, dengan kategori tingkat keparahan Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) 44 kasus, penggunaan obat antipiretik parasetamol infus 23 pasien, parasetamol tablet 2 pasien, parasetamol sirup 4 pasien dan larutan elektrolit Ringer Laktat 29 pasien. Hasil ketepatan pengobatan berdasarkan tepat pasien Ringer Laktat dan antipiretik sebesar 100%, parasetamol sirup 100%, parasetamol tablet 500 mg 100%, tepat indikasi, tepat obat, mendapatkan 100%, tepat frekuensi parasetamol 100%. Tepat dosis Ringer Laktat 62%, tepat dosis parasetamol infus 70%, serta untuk ketepatan frekuensi Ringer Laktat 79%.

EVALUASI KELENGKAPAN RESEP PSIKOTROPIKA DAN NARKOTIKA DI APOTEK KIMIA FARMA 317 BYPASS CIANJUR

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Resep adalah permintaan tertulis dari dokter, dokter gigi, atau dokter hewan kepada apoteker, baik dalam bentuk paper maupun elektronik untuk menyediakan dan menyerahkan obat bagi pasien sesuai peraturan yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara deskriptif gambaran kelengkapan resep psikotropika dan narkotika secara aspek administratif dan farmasetik di Apotek Kimia Farma 317 Bypass Cianjur. Pengambilan data dilakukan dengan cara retrospektif dengan menggunakan data resep pada bulan Juli - September 2022 dengan total resep psikotropika 129 lembar resep dan total resep narkotika 23 lembar resep. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase kelengkapan resep psikotropika secara administratif yaitu Nama pasien 100%, Alamat pasien 43,41%, Umur pasien 53,48%, Jenis kelamin pasien 10,85%, Berat badan 0,77%, Nama dokter 98,44%, SIP dokter 72,86%, alamat praktek 82,17%, Nomor Telepon dokter 79,06%, Paraf dokter 27,13%, dan Tanggal penulisan resep 74,41%. Persentase kelengkapan resep psikotropika secara farmasetik yaitu Kekuatan obat 88,37%, Jumlah Obat 100%, Aturan pakai 100%, Dosis Obat 99,22%, dan Bentuk Sediaan Obat 100%. Persentase kelengkapan resep narkotika secara administratif yaitu nama pasien 100%, alamat pasien 52,17%, umur pasien 78,26%, jenis kelamin 47,82%, berat badan 21,72%, nama dokter 95,65%, nomor SIP dokter 91,3%, alamat praktek 86,95%, nomor telepon 86,95%, paraf dokter 82,6%,tanggal penulisan resep 78,26%. Persentase kelengkapan resep narkotika secara farmasetik yaitu kekuatan obat 78,26%, jumlah obat 100%, aturan pakai 100%, dosis obat 100%, dan bentuk sediaan obat 91,3%.

EVALUASI HASIL TERAPI OBAT ANTIDIABETIK ORAL TERHADAP KEBERHASILAN PENGOBATAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI KLINIK PRATAMA PT ANTAM PONGKOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis berupa gangguan metabolisme, ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Diabetes melitus tipe 2 disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah akibat rendahnya sekresi insulin oleh pankreas dan penurunan resistensi insulin atau kepekaan terhadap insulin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran profil pasien diabetes melitus tipe 2 yang meliputi usia, jenis kelamin, dan pekerjaan. Untuk mengetahui profil pengobatan antidiabetik oral dan keberhasilan terapi obat antidiabetik oral yang diberikan mencapai target penurunan kadar glukosa darah. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional (non eksperimental) yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional serta pengambilan data sekunder dilakukan secara retrospektif pada periode Juli-Desember 2022. Pengambilan data berupa data rekam medis yang terdiri atas data profil pasien, profil pengobatan pasien dan keberhasilan terapi antidiabetik oral. Sampel yang diperoleh sebanyak 63 pasien. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan program Microsoft Excel 2010. Hasil penelitian didapatkan profil pasien pada usia tertinggi yaitu 46-65 tahun sebanyak 43 pasien (68,25%), jenis kelamin tertinggi pada laki-laki sebanyak 45 pasien (71,43%). Berdasarkan pekerjaan tertinggi pada Karyawan BUMN sebanyak 37 pasien (58,73%), jumlah pasien diabetes dengan penyakit penyerta hipertensi sebanyak 22 pasien (25,88%). Obat antidiabetik oral dengan penyakit penyerta hipertensi adalah golongan Calcium Channel Blocker yaitu amlodipin, obat antidiabetik oral tertinggi yaitu monoterapi pada 44 pasien (69,84%). Obat antidiabetik oral tertinggi golongan biguanida (metformin) sebanyak 38 pasien (60,32%). Serta keberhasilan pengobatan diabetes melitus tipe 2 sebanyak 24 pasien (38,10%), yang mencapai target penurunan glukosa darah puasa sesuai dengan PERKENI 2021.

GAMBARAN EFEK SAMPING TERAPI RADIOTIROABLASI PADA PASIEN KANKER TIROID DI KOMUNITAS INSPIRASIEN SRIKANDI INDONESIA

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kanker tiroid adalah pertumbuhan sel tiroid yang tidak terkendali dan dapat menyebar pada kelenjar getah bening di sekitarnya maupun organ lain. Salah satu terapi yang digunakan adalah radiotiroablasi yang meliputi pemberian obat I-131(Iodium Radioaktif) yang fungsinya untuk menghancurkan sel tiroid. Efek samping terapi radiotiroablasi dikelompokkan ke dalam efek samping yang timbul segera (early effect) dan yang timbul kemudian hari (late effect).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran profil pasien kanker tiroid yang meliputi usia, jenis kelamin, dan stadium kanker, Untuk mengetahui gambaran efek samping terapi radiotiroablasi yang timbul segera dan timbul kemudian hari. Desain penelitian bersifat deskriptif observasional dengan menggunakan metode cross sectional pengambilan data menggunakan data primer berupa kuesioner yang terdiri atas data profil pasien dan efek samping terapi radiotiroablasi. Sampel yang diperoleh sebanyak 60 pasien. Dilakukan uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data menggunakan uji univariat pada SPSS versi 26. Hasil penelitian didapatkan profil pasien pada usia tertinggi 24-35 tahun (43,33%), jenis kelamin tertinggi pada perempuan (86,67%), stadium kanker tertinggi pada stadium 1 (73,33%), efek samping terapi radiotiroablasi yang timbul segera (early effect) tertinggi pada mual sebesar (56,7%), efek samping terapi radiotiroablasi yang timbul kemudian hari (late effect) tertinggi pada gangguan menstruasi sebesar (46,7%).

EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN OBAT ANALGETIKl PADA PASIEN PASCA OPERASI SESAR DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD CIAWI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bedahl sesarl (sectionl caesarea)l adalahl sayatanl melaluil dindingl abdomenl danl uterusl untukl melahirkanl janinl daril dalaml rahim.l Penelitianl inil bertujuanl untukl mengetahuil gambaranl karakteristikl padal pasienl pascal operasil sesarl yangl menggunakanl obatl analgetikl dilihatl daril usial danl beratl badan,l mengetahuil polal penggunaanl obatl analgetikl padal pasienl pascal operasil sesarl danl mengetahuil ketepatanl penggunaanl obatl analgetikl yangl digunakanl padal pasienl pascal operasil sesarl berdasarkanl parameter,l yaitul tepatl dosis,l tepatl obat,l tepatl lamal pemberian,l tepatl indikasil danl tepatl frekuensil dil instalasil rawatl inapl RSUDl Ciawil padal periodel Januari-Maretl 2022.l Daril 100l populasil pasien,l diambill 90l pasienl sebagail sampell karenal memenuhil kriterial inklusi.l Usial pasienl terbanyakl padal usial dewasal awall denganl rentangl usial 26-35l tahunl (51%),l beratl badanl pasienl terbanyakl padal rentangl 40-60l kgl (52%),l sedangkanl padal paritasl pasienl terbanyakl padal anakl ke-2l (25%).l Obatl analgetikl yangl diberikanl padal pasienl yaitul ketorolacl (17%),l ketoprofenl (10%),l danl asaml mefenamatl (73%).l Daril kel tigal obatl tersebut,l yangl palingl banyakl diberikanl adalahl asaml mefenamat,l danl obatl tersebutl memenuhil semual kriterial ketepatanl obatl yaitul tepatl dosisl (100%l padal semual kategoril obat),l tepatl obatl (100%l padal semual kategoril obat),l tepatl lamal pemberianl (100%l padal obatl as.l mefenamat),l tepatl indikasil (100%l padal semual kategoril obat)l danl tepatl frekuensil (100%l padal semual kategoril obat)l padal 64l pasienl pascal operasil sesar.

EVALUASI PERENCANAAN OBAT NARKOTIKA DAN PSIKOTROPIKA BERDASARKAN ANALISIS ABC INDEKS KRITIS DI RSUD KOTA BOGOR PERIODE JANUARI-JUNI 2022

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perencanaan obat adalah upaya penetapan jenis dan jumlah obat sesuai dengan kebutuhan serta anggaran. Perencanaan obat yang baik perlu dilakukan analisis perencanaan. Obat narkotika dan psikotropika merupakan obat yang jumlahnya paling sedikit di RSUD Kota Bogor. Analisis ABC Indeks Kritis merupakan analisis perencanaan berdasarkan nilai ekonomis serta memilih obat narkotika dan psikotropika yang menjadi prioritas sangat penting (kelompok A), penting (kelompok B), dan kurang penting (kelompok C). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis metode ABC Indeks Kritis dengan menentukan nilai pemakaian, nilai investasi, nilai kritis, dan nilai ABC Indeks Kritis dan mengetahui perencanaan obat narkotika dan psikotropika sudah sesuai dengan kebutuhan perbekalan farmasi di RSUD Kota Bogor. Penelitian ini merupakan jenis analisis deskriptif. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan secara retrospektif yaitu pengambilan data diambil berdasarkan data yang telah ada yaitu sebanyak 35 sampel sediaan psikotropika dan narkotika yang ada di RSUD Kota Bogor periode Januari–Juni 2022. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dari 16 sediaan obat narkotika, 3 item merupakan kelompok A (18,75%), 9 item kelompok B (56,25%), dan 4 item kelompok C (25%) dan 19 sediaan obat psikotropika , 2 item kelompok A (8%), 16 item kelompok B (64%), 7 item kelompok C (28%).