Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Evaluasi.
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KETEPATAN PENGOBATAN PADA PASIEN OSTEOARTHRITIS DI POLIKLINIK RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM MARY CILEUNGSI HIJAU

2023Koleksi Perpustakaan

Osteoarthritis merupakan bentuk radang sendi yang serius dan menyebabkan rasa sakit di tulang. Biasanya sendi yang menjadi sasaran pada penyakit ini adalah sendi penopang berat badan, seperti sendi tulang belakang, sendi lutut, sendi panggul, selain itu juga pada sendi tangan dan kaki. Gejala biasanya mengenai satu atau dua sendi yang berperan sebagai weight bearing (panggul atau lutut) nyeri merupakan gejala awal terasa secara tiba-tiba dengan intensitas yang meningkat secara perlahan dengan jangka waktu berbulan sampai bertahun. Penelitian dil- akukan untuk mengetahui evaluasi ketepatan pengobatan pasien Osteoarthritis dengan tepat obat, tepat dosis dari frekuensi pemberian yang menggunakan metode Observasional dengan jenis penelitian deskriptif pada periode Januari – Juni 2020. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif yang diambil dari data rekam medik (medical record) menggunakan lembar pengumpulan data dengan populasi 146. Hasil penelitian menunjukan bahwa Osteoarthritis pasien terbanyak pada Usia 46 – 55 tahun sebanyak 38 pasien dengan persentase 35,5%, jenis kelamin pasien yang terbanyak adalah perempuan sebanyak 89 pasien dengan persentase 83%, berdasarkan klasifikasi Osteoarthritis yang diderita, pasien yang terbanyak dengan kriteria nyeri pada kedua lutut sebanyak 42 pasien dengan persentase 39%, Penggunaan obat OAINS yang paling banyak digunakan atau diresepkan oleh dokter ialah Natrium Diclofenak 50 mg dengan persentase 80.4% dari 86 pasien. Pada evaluasi Ketepatan penggunaan obat, berdasarkan tepat obat (100%), Tepat dosis (36%),tidak tepat dosis (64%) dan tepat frekuensi obat (100%).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN DI PUSKESMAS BOGOR TIMUR

2022Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan gangguan sistem peredaran darah yang menyebabkan kenaikan tekanan darah di atas normal (Kemenkes, 2018). Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2019, prevalensi hipertensi secara global sebesar 22% dari total penduduk dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan pengobatan pasien hipertensi meliputi tepat obat, tepat pasien, tepat indikasi, tepat dosis dan tepat frekuensi. Penelitian ini bersifat observasional dimana data sekunder dikumpulkan dari rekam medik pasien yang dilakukan secara retrospektif pada periode November – Desember 2020. Hasil penelitian berdasarkan jenis kelamin paling banyak perempuan sebanyak 72%. Berdasarkan kelompok usia paling banyak pada usia 56 – 65 tahun sebanyak 34% yaitu pada masa lansia akhir. Mayoritas tingkat pendidikan SMA sebanyak 72%. Mayoritas pekerjaan pada IRT sebanyak 62%. Berdasarkan tingkat hipertensi paling banyak pada hipertensi stage 1 sebanyak 48,9%. Pola pengobatan pasien paling banyak menggunakan obat terapi tunggal sebanyak 96,3%. Golongan paling banyak pada Calcium Channel Blocker yaitu Amlodipin sebanyak 90,4%, jenis obat paling banyak digunakan pada obat kombinasi captopril + amlodipin sebanyak 2,2%. Pada evaluasi tepat penggunaan obat, berdasarkan tepat pasien (100%), tepat indikasi (100%), tepat obat (100%) tepat dosis (84,4%) dan tepat frekuensi (98,1%).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail