Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Efek samping
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KEJADIAN EFEK SAMPING TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT ISLAM BOGOR

2025Koleksi Perpustakaan

Tuberkulosis (TB) merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Pengobatan TB dengan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan dengan aturan minum obat yang ketat guna mencegah efek samping dan terjadinya resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kejadian efek samping terhadap kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis paru. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah penelitian observasional rancangan cross sectional study dengan cara mengumpulkan data primer pada kuesioner. Metode perhitungan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 88 pasien kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian pasien tuberkulosis paru dengan kategori usia terbanyak 36-45 (dewasa akhir) sebanyak 26 pasien (29,55%), jenis kelamin terbanyak pada laki- laki 58 pasien (65,91%), pekerjaan terbanyak pegawai swasta 29 pasien (32,95%), dan pendidikan terbanyak SMA/Sederajat 40 pasien (45,45%). Kejadian efek samping OAT yang paling banyak pada kategori ringan sebanyak 48 responden (54,55%), kejadian kepatuhan minum OAT yang paling banyak yaitu kepatuhan sedang sebanyak 49 responden (55,68%). Hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan antara kejadian efek samping terhadap kepatuhan minum obat anti tuberkulosis (OAT) dengan nilai p-value < 0,05 yaitu 0,019.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN EFEK SAMPING TERAPI RADIOTIROABLASI PADA PASIEN KANKER TIROID DI KOMUNITAS INSPIRASIEN SRIKANDI INDONESIA

2023Koleksi Perpustakaan

Kanker tiroid adalah pertumbuhan sel tiroid yang tidak terkendali dan dapat menyebar pada kelenjar getah bening di sekitarnya maupun organ lain. Salah satu terapi yang digunakan adalah radiotiroablasi yang meliputi pemberian obat I-131(Iodium Radioaktif) yang fungsinya untuk menghancurkan sel tiroid. Efek samping terapi radiotiroablasi dikelompokkan ke dalam efek samping yang timbul segera (early effect) dan yang timbul kemudian hari (late effect).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran profil pasien kanker tiroid yang meliputi usia, jenis kelamin, dan stadium kanker, Untuk mengetahui gambaran efek samping terapi radiotiroablasi yang timbul segera dan timbul kemudian hari. Desain penelitian bersifat deskriptif observasional dengan menggunakan metode cross sectional pengambilan data menggunakan data primer berupa kuesioner yang terdiri atas data profil pasien dan efek samping terapi radiotiroablasi. Sampel yang diperoleh sebanyak 60 pasien. Dilakukan uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data menggunakan uji univariat pada SPSS versi 26. Hasil penelitian didapatkan profil pasien pada usia tertinggi 24-35 tahun (43,33%), jenis kelamin tertinggi pada perempuan (86,67%), stadium kanker tertinggi pada stadium 1 (73,33%), efek samping terapi radiotiroablasi yang timbul segera (early effect) tertinggi pada mual sebesar (56,7%), efek samping terapi radiotiroablasi yang timbul kemudian hari (late effect) tertinggi pada gangguan menstruasi sebesar (46,7%).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN KEJADIAN EFEK SAMPING OBAT DAN KEPATUHAN PASIEN MENGGUNAKAN OBAT ANTI PSIKOTIK DI RSUD KOTA DEPOK

2023Koleksi Perpustakaan

Antipsikotik adalah golongan obat untuk mengendalikan dan mengurangi gejala psikosis yang bisa dialami oleh penderita gangguan mental. Efek samping ektrapiramidal sering dilaporkan dari penggunaan obat ini, dan pemakaian obat antipsikotik membutuhkan kepatuhan untuk mendapatkan outcome yang diharapkan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran kejadian efek samping obat antipsikotik dan kepatuhan pasien mengkonsumsi obat antipsikotik. Data dikumpulkan dari kuisioner meliputi data sosiodemografi pasien (umusr, jenis kelamin, pekerjaan, tingkat pendidikan), obat yang digunakan, efek samping yang terjadi serta pengukuran kepatuhan berdasarkan MMAS (Morisky Medication Adherence Scale). Hasil penelitian diperoleh pasien paling banyak; usia 36-45 tahun (masa dewasa akhir) 34%, jenis kelamin laki-laki 54%, tingkat pendidikan SMA 47,2% dan pekerjaan ibu rumah tangga 27%. Obat yang digunakan adalah kombinasi sebesar 70,8% obat yang paling banyak digunakan adalah Klozapin sebesar 52,8%. Efek samping terjadi pada 60,7% pasien dengan efek samping paling banyak yaitu berat badan naik sebesar 33,7%. Tingkat kepatuhan paling besar 57% dengan kategori kepatuhan rendah. Pasien yang mengalami efek samping tetapi dikategorikan kepatuhan tinggi sebesar 71,4%, dari total 7 pasien. Pasien yang tidak mengalami efek samping paling banyak dengan kategori tingkat kepatuhan sedang sebesar 54,8% dari total 31 pasien.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail