Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: sabun
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

STABILITAS SEDIAAN SABUN MANDI CAIR EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternate L) DENGAN VARIASI MINYAK ZAITUN DAN CMC

2025Koleksi Perpustakaan

Bunga telang (Clitoria ternate L.) salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak bunga telang menjadi sabun mandi cair dengan variasi minyak zaitun dan CMC (5%:1%, 7,5%:2%, 7,5%:1%, 5%:2%) untuk melihat stabilitas fisik sediaan sabun mandi cair. Hasil pengujian fitokimia menggunakan ekstrak etanol 96% bunga telang mengandung golongan alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid, terpenoid. Pengujian stabilitas dilakukan menggunakan metode cyling test dengan 6 siklus pengujian stabilitas itu sendiri yaitu untuk mengetahui stabilitas sediaan sabun mandi cair. Parameter stabilitas yang meliputi organoleptik, homogenitas, pH, tinggi busa dan viskositas. Formulasi terbaik pada formula 1 dengan konsentrasi minyak zaitun (5%) dan CMC (1%) stabil pada suhu cyling test 4°C, 40°C dengan 6 siklus selama 12 hari.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SABUN PADAT DARI EKSTRAK BUAH TOMAT (Solanum lycopersicum L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN

2023Koleksi Perpustakaan

Paparan radikal bebas merupakan penyebab terjadinya masalah pada kulit. Antioksidan berperan untuk mengurangi masalah yang terjadi pada kulit. Ekstrak buah tomat (Solanum lycopersicum L.) memiliki aktivitas antioksidan karena memiliki kandungan senyawa flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi yang optimum dalam pembuatan sediaan sabun padat dari ekstrak buah tomat yang memiliki aktivitas antioksidan dengan mutu fisik yang baik. Buah tomat diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil penapisan fitokimia menunjukan ekstrak buah tomat mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Formulasi yang digunakan untuk pembuatan sabun padat yaitu ekstrak buah tomat 2,5%, NaOH 8,8%, akuades 28% dengan variasi konsentrasi minyak zaitun, minyak kelapa, dan minyak kelapa sawit dalam 3 formulasi F1 (1: 2: 3), F2 (2: 2: 2) dan F3 (3: 2: 1). Semua sediaan sabun padat menunjukan hasil evaluasi mutu fisik yang memenuhi persyaratan. Formulasi yang paling optimum berdasarkan hasil evalusi mutu fisik yaitu F1 dengan parameter uji yang digunakan yaitu uji organoleptik, pH, kadar air, stabilitas busa dan asam lemak bebas. Aktivitas antioksidan ekstrak buah tomat, sediaan sabun padat F1, F2, dan F3 masing-masing memiliki nilai IC50 sebesar 38,72 ppm, 41,68 ppm, 40,94 ppm, dan 40,78 ppm. Dari hasil uji aktivitas antioksidan sediaan, sabun padat F3 mempunyai aktivitas antioksidan paling baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI DAN STABILITAS FISIK SEDIAAN SABUN MANDI CAIR EKSTRAK ETANOL 70% DAUN AFRIKA (Gymnanthemum amygdalinum Del.)

2023Koleksi Perpustakaan

Daun afrika (Gymnanthemum amygdalinum Del.) merupakan salah satu tanaman yang digunakan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol 70% daun afrika menjadi sabun mandi cair dengan variasi konsentrasi 1% (F1), 3% (F2) dan 6% (F3) yang stabil secara fisik dan disukai oleh panelis. Hasil pengujian fitokimia ekstrak etanol 70% daun afrika mengandung senyawa yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Dilakukan pengujian stabilitas mutu fisik untuk mengetahui konsentrasi yang paling baik dalam sediaan sabun mandi cair. Uji stabilitas fisik sediaan sabun cair meliputi : organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, dan tinggi busa sabun mandi cair daun afrika dilakukan selama 28 hari pada suhu 4 ̊C, 25 ̊C dan 40 ̊C. Hasil pengujian stabilitas fisik sabun mandi cair ekstrak etanol 70% daun afrika setiap formula stabil dalam suhu 25 ̊C dan formula terbaik serta disukai oleh panelis dari parameter warna, bau dan tekstur yaitu formula 1.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail