Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Spektrofotometer UV-Vis
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS PENURUNAN KADAR KOLESTEROL EKSTRAK AIR DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill) SECARA IN VITRO

2023Koleksi Perpustakaan

Daun alpukat ( Persea americana Mill) merupakan tanaman yang sudah sejak lama dikenal masyarakat Indonesia serta digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai macam penyakit, salah satunya adalah kolesterol. Kandungan senyawa yang terdapat pada daun alpukat adalah polifenol, flavonoid, saponin, kuersetin. Daun alpukat yang di ekstrak dengan metode infus, dipekatkan dan dibuat deret konsentrasi hingga diperoleh persen hambat dan nilai IC50 kemudian ditentukan kadar fenol, flavonoid dan steroidnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak air daun alpukat mengandung senyawa fenolik dengan aktivitas penurunan kadar kolesterol dengan nilai IC50 48.30ppm, kadar total fenol 201.1 mg GAE/g, kadar total flavonoid 37.3 mgQE/g, kadar total steroid 92.06 mg/g sitosterol, hasil tersebut menyatakan bahwa daun alpukat dapat dijadikan sebagai bahan baku obat alternatif dalam menurunkan kadar kolesterol.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KADAR ALKOHOL DAN KARAKTERISTIK SENSORIS MAKANAN FERMENTASI BERAS KETAN HITAM (Oryza sativa var glutinosa) DAN BERAS KETAN PUTIH (Oryza sativa L. var glutinosa) DENGAN VARIASI RAGI

2022Koleksi Perpustakaan

Tape merupakan hasil produk makanan tradisioanal yang berbahan dasar beras ketan yang dalam pengolahannya ditambahkan ragi tertentu sebagai agent biologis yang dapat melalukan fermentasi pada beras ketan. Dalam pembuatan tape terdapat peran mikroorganisme yaitu mikroba jenis khamir. Pada prinsipnya, selama fermentasi berlangsung, gula yang terkandung didalam beras ketan akan diubah oleh mikroba khamis menjadi bentuk alkohol dan bentuk karbondioksida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar alkohol di dalam tape ketan dan karakteristik sensoris dengan waktu fermentasi. Pada penelitian ini, metode pengujian kadar alkohol pada tape ketan hitam dan tape ketan putih dilakukan menggunakan spectrofotometer UV Vis dengan variasi waktu fermentasi dan variasi suhu fermentasi. Variasi waktu fermentasi yang selanjutnya dijadikan sebagai waktu pengujian adalah pada waktu hasil fermentasi hari ke-3, hari ke-4, dan hari ke-5. Sedangkan variasi suhu pengujian dilakukan pada suhu ruang dan pada suhu dingin (4oC). Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin lama waktu fermentasi maka akan mempengaruhi tingginya kadar alkohol dalam tape ketan hitam dan tape ketan putih, cita rasa tape dan pH tape . Dari seluruh perlakuan, kadar alkohol tertinggi dihasilkan pada fermentasi tape ketan hitam menggunakan ragi NK pada kondisi suhu 4 C dengan kadar alkohol 8,53% .

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail