Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: SPM
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT MELANIA BOGOR

2023Koleksi Perpustakaan

Salah satu Standar Pelayanan Minimal (SPM) Farmasi adalah waktu tunggu pelayanan resep. Waktu tunggu pelayanan resep ada dua yaitu waktu tunggu pelayanan obat jadi dan obat racikan dengan tenggang waktu mulai pasien menyerahkan resep sampai dengan menerima obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu tunggu dan persentase kesesuaian pelayanan resep obat jadi dan obat racikan di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Melania Bogor pada Bulan April-Juni 2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif dimana data sampel diambil dari waktu tunggu resep pasien rawat jalan periode April-Juni 2022 diperoleh sebanyak 952 resep untuk obat racikan dan 3.559 resep untuk obat jadi. Hasil penelitian ini diperoleh waktu tunggu obat racikan rata-rata 32 menit dan obat jadi rata-rata 19.9 menit. Persentase kesesuaian waktu tunggu dengan standar pelayanan rumah sakit pada bulan April 82%, Mei 79% dan Juni 83% untuk resep obat racikan, dan untuk resep obat jadi pada bulan April 90%, Mei 88% dan Juni 92%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah waktu tunggu pelayanan resep di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Melania Bogor sudah sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit sesuai dengan Profil Indikator Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129 Tahun 2008.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DENGAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL PADA PASIEN BPJS DI POLI PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT RIDOGALIH SUKABUMI

2023Koleksi Perpustakaan

Pelayanan Kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan Sediaan Farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Standar pelayanan minimal (SPM) rumah sakit merupakan jenis-jenis pelayanan rumah sakit yang wajib dilaksanakan dengan standar kinerja yang ditetapkan dengan harapan menjadi acuan bagi pengelolaan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan kefarmasian dengan SPM pada pasien BPJS di poli penyakit dalam Rumah Sakit Ridogalih Sukabumi. Desain penelitian ini deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Alat ukur berupa data primer yaitu menggunakan resep dan kuesioner secara prospektif, untuk mengetahui kesesuaian kualitas pelayanan kefarmasian dengan SPM. Pengambilan dilakukan pada 291 resep yang didapat dari populasi menggunakan metode total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi dan 81 responden menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kategori yang sudah sesuai adalah rata-rata waktu tunggu pelayanan obat jadi 16.52 menit, tidak adanya kejadian kesalahan pemberian obat 100%, dan rata- rata kepuasan pasien 84,43%, dan penulisan resep sesuai formularium nasional 78%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa indikator waktu tunggu pelayanan obat jadi, tidak adanya kejadian kesalahan pemberian obat, dan kepuasan pasien sudah sesuai dengan SPM, sedangkan indikator penulisan resep sesuai formularium belum sesuai dengan SPM.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI MUTU PELAYANAN RESEP RAWAT JALAN PASIEN BPJS DI INSTALASI FARMASI RSUD R SYAMSUDIN SH KOTA SUKABUMI

2023Koleksi Perpustakaan

Mutu pelayanan resep adalah kesesuaian pelayanan resep dengan standar yang berlaku untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu pelayanan resep rawat jalan pasien BPJS di Instalasi Farmasi RSUD R Syamsudin S.H berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Farmasi di Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Pengambilan data dimulai dari Oktober- Desember 2021 dengan subjek penelitian adalah resep pasien rawat jalan BPJS di RSUD R Syamsudin S.H kota Sukabumi. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling yakni dengan cara mengamati sampel sebanyak 386 lembar resep pasien rawat jalan BPJS yang masuk ke Depo Farmasi Rawat Jalan. Analisis terhadap data sampel dilakukan dengan melihat waktu tunggu pelayanan resep, baik resep non racikan maupun racikan serta kesesuaian penulisan resep dengan formularium. Kemudian hasil yang didapat dihitung rata-rata waktu tunggu pelayanan resep dan persentase kesesuaian penulisan resep terhadap Formularium Nasional dengan menggunakan Microsoft Excell. Hasil penelitian dengan indikator waktu tunggu pelayanan resep non racikan memperoleh rata-rata waktu tunggu 21,57 menit yang berarti memenuhi standar SPM (≤ 30 menit) dan untuk indikator waktu tunggu pelayanan resep racikan memperoleh hasil rata-rata waktu tunggu pelayanan sebesar 47,06 menit yang berarti memenuhi standar SPM (≤ 60 menit), sedangkan untuk indikator kesesuaian penulisan resep terhadap Formularium Nasional memperoleh persentase kesesuaian sebesar 73% artinya hasil ini belum memenuhi standar SPM, dimana standar SPM yang ditetapkan adalah 100%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail