Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Kulit jeruk
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI SEDIAAN MASKER GEL PEEL OFF DARI EKSTRAK ETANOL 70% KULIT JERUK MANIS (Citrussinensis L) KOMBINASI DENGAN SARI LIDAH BUAYA (Aloe vera L)

2025Koleksi Perpustakaan

Masker peel-off merupakan masker gel yaitu penggunaannya mudah, tidak perlu dibilas dan mudah diangkat. Dalam kulit jeruk mengandung minyak atsiri dan vitamain C yang memberi efek baik pada kulit wajah. Lidah buaya dimanfaatkan untuk kosmetika sebagai pelembab kulit wajah. Penelitian ini bertujuan membuat formulasi dan mengevaluasi ekstrak dari kulit jeruk manis (Citrus sinensis) kombinasi dengan sari lidah buaya (Aloe vera) dapat dalam bentuk sediaan maskeriigel peel off dengan perbandingan 1:1, 1:2, 2:1. Metode yang digunakan untuk kulit jeruk manis adalah metode maserasi dengan pelarut etanol 70%, lidah buaya yang dipotong dan diblender lalu diperas, kemudian dilanjutkan membuat sediaan formulasi masker gel peel off, pengujian terhadap sediaan yang dibuat meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji dayaiisebar,uji waktu mengering, uji iritasi. Hasil penelitian sediaan masker gel peel off untuk uji organoleptis menunjukkan adanya warna coklat tua dan berbau khas perpaduan antara ekstrak kulit jeruk maniis dan lidah buaya, nilai uji pH menunjukkan 5,77 sampai 6,64. Uji daya sebar sediaan yang dihasilkan 7,0 sampai 7,5cm, uji waktu kering pada sediaan menunjukkan 8-12 menit, dan pada uji iritasi terhadap 20 orang sukarelawan hasilnya tidak ada yang mengiritasi pada kulit.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH JERUK PURUT DAN DAUN JAMBU BIJI SERTA KOMBINASINYA TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans

2023Koleksi Perpustakaan

Streptococcus mutans adalah bakteri gram positif yang dapat kita temukan pada rongga mulut manusia yang dapat menjadikan gangguan mulut hingga karies pada gigi, karies gigi ini keadaan yang merusak jaringan pembentukan gigi oleh bakteri Streptococcus mutans. Kulit Jeruk Purut (Citrus hystrix) (KJP) dan Daun Jambu biji (Psidium guajava) (DJB) yang berfungsi sebagai antibakteri untuk bakteri Streptococcus mutans. Tujuan penelitian ini untuk menghambat pertumbuhan bakteri oleh ekstrak KJP dan DJB tunggal & pengkombinasian ekstrak untuk menghambat bakteri Streptococcus mutans. Ekstrak tunggal dan kombinasi KJP dan DJB yang digunakan adalah 20%, DMSO sebagai kontrol negatif serta Klorheksidin sebagai kontrol positif. Hasil uji fitokimia untuk ekstrak KJP positif memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid dan terpenoid. Aktivitas ekstrak tunggal KJP dan DJB tunggal ekstrak dengan konsentrasi 20%, memiliki potensi untuk menghambat bakteri dengan kategori kekuatan daya hambat dari 15,55 ± 0,025 mm dan11,25 ± 0,037 mm golongan kuat untuk menghambat bakteri Streptococcus mutans. Aktivitas ekstrak kombinasi mendapatkan hasil yang lebih sangat kuat dengan daya hambat 28,33 ± 0,251 mm pada kombinasi KJP:DJB 3:1 untuk menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SERUM WAJAH EKSTRAK ETANOL DAUN DAN KULIT BUAH JERUK NIPIS (Citrus x aurantifolia (Christm) Swingle.)

2023Koleksi Perpustakaan

Serum merupakan bentuk sediaan kosmetik yang mudah untuk diaplikasikan ke kulit dalam jumlah yang sedikit dan mampu memberikan perasaan nyaman pada pengguna. Keunggulan utama dari sediaan serum adalah dapat menghasilkan efek yang diinginkan lebih cepat karena mengandung zat aktif dengan konsentrasi tinggi dan cepat diabsorbsi kulit. Daun dan kulit buah jeruk nipis mengandung senyawa flavonoid, yang berperan dalam menghambat radikal bebas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui golongan senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak daun jeruk nipis (XDJ) dan kulit jeruk nipis (XKJ), mendapatkan formulasi serum wajah dari XDJ dan XKJ yang diuji aktivitas antioksidannya, serta yang memenuhi syarat mutu fisik sediaan. Kemudian serum wajah dibuat dengan variasi formula ekstrak daun jeruk nipis F1 (0,50%) dan F3 (0,80%) ,serta ekstrak kulit jeruk nipis F2 (0,50%) dan F4 (0,80%). Aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode peredaman radikal bebas DPPH yang diukur absorbansinya dengan spektofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 515,5 nm. Hasil penelitian menunjukan XDJ mengandung flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid, sedangkan XKJ mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Aktivitas antioksidan pada XDJ dan XKJ memiliki hasil IC50 berturut-turut 69,740 ppm dan 50,297 ppm. Aktivitas antioksidan pada sediaan serum wajah F1, F2, F3, dan F4 dengan IC50 berturut-turut 88,622 ppm, 74,012 ppm, 66,732, 60,494 ppm, dan semua formulasi sediaan serum wajah memenuhi mutu fisik sediaan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail