Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Ketepatan.
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN CAIRAN DAN ANTIPIRETIK PADA PASIEN ANAK DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI RUMAH SAKIT PMI BOGOR

2023Koleksi Perpustakaan

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit akibat infeksi virus dengue. Penyakit DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk betina Aedes aegypti yang terutama menyerang pada anak-anak. Rumah sakit PMI Bogor menjadi tempat penelitian mengenai DBD, obat yang digunakan adalah Ringer laktat dan Parasetamol. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ketepatan penggunaan cairan dan antipiretik pada pasien anak demam berdarah dengue (DBD) sudah tepat indikasi, tepat dosis, tepat obat, dan tepat pasien. Penelitian ini dianalisis secara deskriptif yang dilakukan secara retrospektif. Data penelitian ini diambil data rekam medik pasien, dengan periode Januari- Desember 2021. Sampel yang diambil sebanyak 94 pasien dengan metode total sampling. Adapun hasil penelitian menunjukkan, usia paling banyak 6-11 tahun sebanyak 60 pasien (63,82%), jenis kelamin laki-laki sebanyak 52 pasien (55,31%), penggunaan cairan Ringer laktat dan Parasetamol pada seluruh pasien. Hasil evaluasi penggunaan obat DBD pada pasien rawat inap; Evaluasi tepat indikasi 100%; Evaluasi tepat obat 100%; Evaluasi tepat pasien 100%; Evaluasi tepat dosis Parasetamol 90,42% dan tepat dosis Ringer laktat 88,29%; sudah tepat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEMAM TIFOID ANAK DI RUMAH SAKIT MELANIA BOGOR

2023Koleksi Perpustakaan

Demam tifoid adalah suatu penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Demam tifoid terjadi di negara berkembang dengan angka kejadian yaitu 21 juta dan kematian 700 kasus. Pada penelitian yang berjudul Evaluasi Ketepatan Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Demam Tifoid Anak di Rumah Sakit Melania Bogor secara retrospektif, memperoleh data periode Juli sampai dengan Desember dengan jumlah 79 pasien. Data yang diolah meliputi karakteristik pasien. Maka penelitian ini dapat menarik kesimpulan sebagai berikut : dari 79 pasien berdasarkan sosiodemografi pasien berdasarkan jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki 44 pasien (56%), sosiodemografi usia terbanyak yaitu usia 0-5 tahun (Balita) yaitu 52 pasien (66%), sosiodemografi berat badan terbanyak yaitu kurang dari 15 kg yaitu sebanyak 41 pasien (52%). Profil penggunaan Obat Antibiotik pada Pasien Demam Tifoid anak yaitu paling banyak pada penggunaan Seftriakson dengan jumlah 57 pasien (72%). Berdasarkan hasil evaluasi ketepatan pengobatan dari analisis di atas didapatkan hasil tepat indikasi (100%), tepat obat (100%), tepat dosis (94,37%), tepat waktu pemberian obat (100%) dan tepat lama pemberian (3.79%). Berdasarkan hasil evaluasi ketepatan penggunaan antibiotik dari analisis dengan metode DDD sebanyak 79 pasien didapatkan angka terbesar pada Seftriakson yaitu 48,35.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail