Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Rawat inap
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIVIRUS OSELTAMIVIR DAN FAVIPIRAVIR PADA PASIEN COVID-19 DI INSTALASI RAWAT INAP RS AZRA PERIODE 2021

2023Koleksi Perpustakaan

Coronavirus adalah suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Bberapa jenis Coronavirus diketahui menyebabkan saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Servere Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan menyebabkan COVID-19. Berdasarkan buku panduan protokol tatalaksana COVID-19 di Indonesia, antivirus jenis oseltamivir dan favipiravir dapat diberikan bagi pasien COVID-19 dengan gejala ringan, sedang, berat, hingga kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan antivirus oseltamivir dan favipiravir pada pasien COVID-19 di Instalasi Rawat Inap RS Azra Periode 2021. Penelitian ini bersifat retrospektif observasional menggunakan data sekunder dari rekam medik. Dari hasil penelitian yang telah di lakukan berdasarkan data sosiodemografi pasien COVID-19 paling banyak yaitu 57% dan usia lansia awal (46 – 55 Tahun) sebanyak 28%. Penggunaan antivirus terbanyak pasien COVID-19 di RS Azra Bogor yaitu antivirus favipiravir sebanyak 64% dan penggunaan antivirus favipiravir dan oseltamivir terhadap lama rawat inap pasien COVID-19 di RS Azra Bogor rata-rata lama rawat tersingkat yaitu 7,75 hari dengan menggunakan terapi favipiravir, sedangkan penggunaan oseltamivir rata- rata lama rawat inap 9,73 hari.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN CAIRAN DAN ANTIPIRETIK PADA PASIEN ANAK DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI RUMAH SAKIT PMI BOGOR

2023Koleksi Perpustakaan

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit akibat infeksi virus dengue. Penyakit DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk betina Aedes aegypti yang terutama menyerang pada anak-anak. Rumah sakit PMI Bogor menjadi tempat penelitian mengenai DBD, obat yang digunakan adalah Ringer laktat dan Parasetamol. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ketepatan penggunaan cairan dan antipiretik pada pasien anak demam berdarah dengue (DBD) sudah tepat indikasi, tepat dosis, tepat obat, dan tepat pasien. Penelitian ini dianalisis secara deskriptif yang dilakukan secara retrospektif. Data penelitian ini diambil data rekam medik pasien, dengan periode Januari- Desember 2021. Sampel yang diambil sebanyak 94 pasien dengan metode total sampling. Adapun hasil penelitian menunjukkan, usia paling banyak 6-11 tahun sebanyak 60 pasien (63,82%), jenis kelamin laki-laki sebanyak 52 pasien (55,31%), penggunaan cairan Ringer laktat dan Parasetamol pada seluruh pasien. Hasil evaluasi penggunaan obat DBD pada pasien rawat inap; Evaluasi tepat indikasi 100%; Evaluasi tepat obat 100%; Evaluasi tepat pasien 100%; Evaluasi tepat dosis Parasetamol 90,42% dan tepat dosis Ringer laktat 88,29%; sudah tepat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT PADA KASUS DIARE ANAK DI RAWAT INAP RSIA SAMMARIE BASRA JAKARTA

2022Koleksi Perpustakaan

Diare adalah terjadinya buang air besar, konsistensi cairan ekskresi lebih tinggi dari biasanya, dan frekuensi ekskresi lebih dari tiga kali dalam waktu 24 jam. Diare juga merupakan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan, yang disebabkan oleh infeksi mikroba, seperti bakteri, virus, parasit, protozoa, dan menyebar melalui fecal-oral route (WHO). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengobatan pada pasien diare pediatrik di ruang rawat inap, dengan indikasi yang benar, pilihan obat yang tepat, dosis yang tepat, dan cara pemberian MIMS 2019 yang benar. Penelitian menggunakan desain cross- sectional (penampang lintang) untuk pengambilan sampel dari keseluruhan desain, dan 116 pasien memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di antara 116 pasien diare, 78 (67%) lebih mungkin memiliki anak laki-laki daripada 38 (33%) (distribusi usia terbesar antara 0 dan 5 tahun). Sebanyak 73 pasien (63%).Profil terapi penggunaan obat diare di rawat inap RSIA Sammarie Basra Jakarta adalah cairan elektrolit, zink, dan probiotik merupakan terapi utama yang diberikan 100%. Evaluasi ketepatan dosis menunjukkan pada aspek tepat tepat indikasi 100%, tepat pemilihan obat 100%, tepat dosis 87,89%, dan tepat cara pemberian 100%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail