BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Apotek adalah suatu tempat tertentu untuk tempat dilakukannya pekerjaan
kefarmasian dan penyaluran sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan lainnya
kepada masyarakat. BPJS merupakan fasilitas kesehatan yang diberikan
pemerintah dengan sistem pembayaran angsuran setiap bulannya yang
dibebankan. Kepuasan pasien merupakan salah satu hal yang terpenting yang
harus dicapai oleh setiap fasilitas kesehatan. Tujuan dari penelitian ini sendiri
untuk mengetahui seperti apa gambaran dari sosiodemografi para pasien BPJS
serta mengetahui tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan kefarmasian
di apotek Kimia Farma Juanda Bogor terhadap lima dimensi yaitu bukti fisik,
kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati. Analilis data dilakukan dengan
menggunakan metode kuantitatif deskriptif terhadap pasien yang datang pada
jangka waktu Desember 2023 sampai dengan Februari 2024. Sampel pada
penelitian ini menggunakan rumus Slovin dan teknik pusposive sampling
sehingga total responden sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dilakukan
dengan survei, pembagian kuesioner dan hasilnya diolah dengan menggunakan
program SPSS. Hasil dari penelitian ini tingkat kepuasan pasien berdasarkan 5
dimensi yaitu Bukti Fisik 77,2%, kehandalan 75,26%, ketanggapan 74,1%,
jaminan 68,8%, dan empati 78,7%. Dengan adanya penelitian ini diharapkan
dapat menjadi bahan evaluasi untuk lebih meningkatkan peran petugas Apotek
Kimia Farma Juanda Bogor dan dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi
pasien BPJS.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Penyimpanan obat tidak daat dipisahkan dari seluruh operasional kefarmasian bak
apotek rumah sakit atau apotek komunitas. Penyimpanana adalah suatu kegiatan
menyimpan dan memelihara obat yang diterima pada tempat yang dianggap aman
dan dapat menjaga mutu obat. Apotek Kimia Farma Juanda merupakan salah satu
apotek besar dan cukup ramai di kota Bogor dengan beragam obat yang
disediakan yang tentunya penyimpan obatnya perlu diperhatikan. Penelitian ini
memiliki tujuan untuk mengetahui cara penyimpanan obat dan kesesuaian cara
penyimpanan obat di Apotek Kimia Farma Juanda berdasarkan Permenkes No. 73
Tahun 2016. Penelitian dilakukan dengan metode observasi kemudian hasilnya
dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Apotek Kimia
Farma Juanda Bogor telah memenuhi cara penyimpanan obat berdasarkan data
ceklist Permenkes No. 73 Tahun 2016. Dengan demikian dapat disimpulkan
bahwa cara penyimpanan obat di Apotek Kimia Farma Juanda Bogor telah 100 %
sesuai dan memenuhi atuaran yang tercantum dalan Peraturan Menteri Kesehatan
No. 73 Tahun 2016.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Obat high alert adalah obat yang harus diwaspadai karena dapat menyebabkan
kesalahan serius (sentinel event). Dalam upaya meningkatkan keselamatan pasien,
Rumah Sakit harus membuat kebijakan dalam pengelolaan obat salah satunya obat high
alert sesuai yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan No. 72 Tahun
2016, tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit, terutama untuk obat
yang memiliki resiko tinggi yang dapat menyebabkan efek yang serius jika terjadi
kesalahan dalam penggunaannya. Memperbaiki sistem penyimpanannya adalah salah
satu cara yang paling efektif untuk mengurangi kesalahan pemberian obat high alert.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dan kesesuaian penyimpanan obat
high alert di Depo Farmasi Rawat Inap RSUD Cimacan. Penelitian ini merupakan
penelitian non eksperimental yang bersifat deskriptif kualitatif dengan metode
observasional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh obat high alert
yang ada di Depo Farmasi Rawat Inap RSUD Cimacan. Sistem penyimpanan obat high
alert di Depo Farmasi Rawat Inap RSUD Cimacan terdiri dari 3 golongan yaitu obat
dengan resiko tinggi/high alert dengan rata-rata presentase 99% termasuk kriteria
sangat baik, pada high alert kategori LASA dengan presentase rata-rata 88% dengan
kriteria sangat baik, dan high alert kategori elektrolit konsentrat tinggi dengan
presentase rata-rata 93% dengan kriteria sangat baik. Secara keseluruhan sistem
penyimpanan obat high alert di Depo Farmasi Rawat Inap RSUD Cimacan sudah
sesuai dengan peraturan menteri kesehatan No, 72 Tahun 2016.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Formularium Nasional merupakan daftar obat terpilih yang dibutuhkan dan tersedia
di fasilitas pelayanan kesehatan sebagai acuan dalam pelaksanaan jaminan kesehatan
nasional. Ketidak sesuaian penulisan resep dengan Fomularium Nasional untuk peserta BPJS
kesehatan akan menyebabkan terjadinya kekurangan dan kekosongan obat serta akan
mempengaruhi biaya rawatnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran
kesesuaian penulisan resep, gambaran obat-obatan yang diresepkan serta gambaran kelas
terapi obat-obatan di luar Formularium Nasional. Penelitian ini bersifat deskriptif
retrospektif dimana data yang diambil adalah data masa lalu yaitu resep-resep pasien rawat
inap di RSJ. dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor periode Oktober-Desember 2020. Pengolahan
data dilakukan dengan melakukan pencatatan dan menampilkan obat-obatan, kelas
terapinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian dengan Formularium Nasional
pada bulan Oktober 98,10%, bulan Nopember 98,77%, bulan Desember 98,10%. Rata-rata
kesesuaian dengan Formularium Nasional diperoleh data 98,32%. Obat-obatan golongan
kelas terapi vasodilator menunjukkan banyak diresepkan di luar Formularium Nasional.
Kesimpulannya adalah kesesuaian penulisan resep dengan Formularium Nasional di RSJ. dr.
H. Marzoeki Mahdi sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh rumah sakit yaitu di
atas 90%.