Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Muhammad Luth Pratama

4 karya publik ditemukan.

2025: 4

GAMBARAN KESESUAIAN PERESEPAN OBAT BPJS PROGRAM RUJUK BALIK TERHADAP FORMULARIUM NASIONAL DI APOTEK KIMIA FARMA JUANDA BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Formularium Nasional merupakan daftar obat terpilih yang menjadi acuan dalam pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional untuk memudahkan dokter dalam menuliskan resep. Penelitian ini bertujuan mengetahui persentase gambaran jenis obat, kesesuaian peresepan dan restriksi obat BPJS Program Rujuk Balik terhadap Formularium Nasional di Apotek Kimia Farma Juanda Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif observasional. Pengumpulan data secara retrospektif berdasarkan resep masuk di Apotek Kimia Farma Juanda Bogor periode Desember 2023. Hasil penelitian menunjukan obat yang paling banyak digunakan amlodipin untuk hipertensi (33,56%), bisoprolol untuk jantung (50,96%), tiotropium bromide untuk PPOK (45,87%), metformin untuk diabetes (34,81%), budesonide-formoterol untuk asma (32,26%), asam valproate untuk epilepsi (81,82%), risperidone untuk skizofrenia (75,47%) dan asam asetilsalisilat untuk stroke (75,47%). Peresepan obat seperti asma, diabetes, epilepsi, hipertensi, jantung, PPOK, skizofrenia, dan stroke sebagian besar belum sesuai. Persentase kesesuaian peresepan tertinggi ada pada skizofrenia (100%). Kesesuaian restriksi (89,73%) dan ketidaksesuaian restriksi (10,27%). Dari hasil gambaran, dapat disimpulkan bahwa peresepan obat dalam BPJS Program Rujuk Balik di Apotek Kimia Farma Juanda Bogor belum sesuai dengan Formularium Nasional Program Rujuk Balik.

GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS PADA LAYANAN BPJS PROGRAM RUJUK BALIK DI APOTEK KIMIA FARMA JUANDA BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ketidakpatuhan pasien dalam pengobatan merupakan salah satu penyebab meningkatnya morbiditas dan mortalitas DM di Indonesia. Oleh karena itu pengukuran tingkat kepatuhan penggunaan obat sangat penting dilakukan untuk mengetahui keberhasilan pengobatan. DM z (Diabetes zMelitus) z adalah zpenyakit zdimana z tubuh zpenderitannya z tidak zbisa zmengendalikan z tingkat zgula z (glukosa) zdalam zdarahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran karakteristik pasien, tingkat kepatuhan mengkonsumsi obat pada pasien DM di BPJS layanan obat Rujuk Balik di Apotek Kimia Farma Juanda Bogor. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan penentuan sampelnya menggunakan rumus Slovin dengan metode purposive sampling, dengan sampel sebanyak 85 orang. Data yang telah dikumpulkan melalui survei, pembagian kuesioner, dan dokumentasi. Analisis tingkat kepatuhan mengkonsumsi obat dihitung dari hasil kuesioner MMAS-8. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah perempuan sebanyak 53% dengan rata-rata usia 40-70 tahun. lebih banyak berpendidikan akhir SMA sebanyak 73%, status pekerjaan terbanyak 82% tidak bekerja. Sebagian besar peserta mandiri sebanyak 69% dan dalam masa pengobatan 1 tahun sebanyak 51%. Kepatuhan tertinggi diperoleh pada kategori tingkat kepatuhan sedang sebesar 64%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian pasien DM pada layanan BPJS program rujuk balik sudah patuh mengkonsumsi obat.

GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK KIMIA FARMA JUANDA BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Apotek adalah suatu tempat tertentu untuk tempat dilakukannya pekerjaan kefarmasian dan penyaluran sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan lainnya kepada masyarakat. BPJS merupakan fasilitas kesehatan yang diberikan pemerintah dengan sistem pembayaran angsuran setiap bulannya yang dibebankan. Kepuasan pasien merupakan salah satu hal yang terpenting yang harus dicapai oleh setiap fasilitas kesehatan. Tujuan dari penelitian ini sendiri untuk mengetahui seperti apa gambaran dari sosiodemografi para pasien BPJS serta mengetahui tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan kefarmasian di apotek Kimia Farma Juanda Bogor terhadap lima dimensi yaitu bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati. Analilis data dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif terhadap pasien yang datang pada jangka waktu Desember 2023 sampai dengan Februari 2024. Sampel pada penelitian ini menggunakan rumus Slovin dan teknik pusposive sampling sehingga total responden sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan survei, pembagian kuesioner dan hasilnya diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil dari penelitian ini tingkat kepuasan pasien berdasarkan 5 dimensi yaitu Bukti Fisik 77,2%, kehandalan 75,26%, ketanggapan 74,1%, jaminan 68,8%, dan empati 78,7%. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk lebih meningkatkan peran petugas Apotek Kimia Farma Juanda Bogor dan dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien BPJS.

"EVALUASI PENYIMPANAN OBAT ETHICAL DI APOTEK KIMIA FARMA JUANDA BOGOR BERDASARKAN PERATURAN MENTERI KESEHATAN NO.73 TAHUN 2016"

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penyimpanan obat tidak daat dipisahkan dari seluruh operasional kefarmasian bak apotek rumah sakit atau apotek komunitas. Penyimpanana adalah suatu kegiatan menyimpan dan memelihara obat yang diterima pada tempat yang dianggap aman dan dapat menjaga mutu obat. Apotek Kimia Farma Juanda merupakan salah satu apotek besar dan cukup ramai di kota Bogor dengan beragam obat yang disediakan yang tentunya penyimpan obatnya perlu diperhatikan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui cara penyimpanan obat dan kesesuaian cara penyimpanan obat di Apotek Kimia Farma Juanda berdasarkan Permenkes No. 73 Tahun 2016. Penelitian dilakukan dengan metode observasi kemudian hasilnya dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Apotek Kimia Farma Juanda Bogor telah memenuhi cara penyimpanan obat berdasarkan data ceklist Permenkes No. 73 Tahun 2016. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa cara penyimpanan obat di Apotek Kimia Farma Juanda Bogor telah 100 % sesuai dan memenuhi atuaran yang tercantum dalan Peraturan Menteri Kesehatan No. 73 Tahun 2016.