2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Obat high alert adalah obat yang harus diwaspadai karena dapat menyebabkan
kesalahan serius (sentinel event). Dalam upaya meningkatkan keselamatan pasien,
Rumah Sakit harus membuat kebijakan dalam pengelolaan obat salah satunya obat high
alert sesuai yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan No. 72 Tahun
2016, tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit, terutama untuk obat
yang memiliki resiko tinggi yang dapat menyebabkan efek yang serius jika terjadi
kesalahan dalam penggunaannya. Memperbaiki sistem penyimpanannya adalah salah
satu cara yang paling efektif untuk mengurangi kesalahan pemberian obat high alert.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dan kesesuaian penyimpanan obat
high alert di Depo Farmasi Rawat Inap RSUD Cimacan. Penelitian ini merupakan
penelitian non eksperimental yang bersifat deskriptif kualitatif dengan metode
observasional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh obat high alert
yang ada di Depo Farmasi Rawat Inap RSUD Cimacan. Sistem penyimpanan obat high
alert di Depo Farmasi Rawat Inap RSUD Cimacan terdiri dari 3 golongan yaitu obat
dengan resiko tinggi/high alert dengan rata-rata presentase 99% termasuk kriteria
sangat baik, pada high alert kategori LASA dengan presentase rata-rata 88% dengan
kriteria sangat baik, dan high alert kategori elektrolit konsentrat tinggi dengan
presentase rata-rata 93% dengan kriteria sangat baik. Secara keseluruhan sistem
penyimpanan obat high alert di Depo Farmasi Rawat Inap RSUD Cimacan sudah
sesuai dengan peraturan menteri kesehatan No, 72 Tahun 2016.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
NAPZA adal ah zat yang dapat me mpengaruhi kondisi keji waan/ psikol ogis
seseorang serta dapat meni mbul kan ket ergant ungan fisi k dan psi kol ogis. Banyak
fakt or yang dapat me mpengaruhi seseorang unt uk menj adi penyal ahguna NAPZA,
di antaranya fakt or i ndivi du, li ngkungan, dan NAPZA it u sendiri. Ti ngkat
penyal ahgunaan di bagi menj adi kriteria ri ngan, sedang dan berat. Penelitian i ni
bert uj uan unt uk mengetahui hubungan fakt or sosi ode mografi pasien rehabilitasi
NAPZA r a wat j alan dengan ti ngkat penyal ahgunaan NAPZA. Penelitian i ni
dilakukan dengan menggunakan met ode deskri ptif yang dilakukan secara
pr ospektif dengan pendekat an cross secti onal. Dat a penelitian i ni di a mbil
menggunakan kuesi oner yang diisi ol eh 60responden di i nstalasi ra wat j alan RSKO
Jakarta. Dat a yang di perolehselanj ut nya di olah menggunakan SPSS versi 26. Hasil
penelitian analisis uni variat menunj ukan sebanyak (65, 0%) responden berusia 36-
45 t ahun, (93, 3 %) berjenis kel a mi n l aki-laki, (46, 0 %) berpendi di kan terakhir
perguruan ti nggi, (53, 3%) bekerja sebagai wiras wast a, (81, 0 %) beragama i sla m,
(36, 7 %) berasal dari suku j a wa, ( 70, 0 %) berstat us ka wi n, (26, 7 %) berpendapat an
lebi h dari Rp. 6. 000. 000, (41, 3%) me mili ki kondisi keuangan mencukupi unt uk
kebut uhan makan sehari-hari, (68, 3 %) me mili ki tingkat penyal ahgunaan ringan.
Hasil analisis bi variat penelitiani ni yait uada hubungan yang ber makna antara usia,
pendi di kan, pekerjaan, stat us perka wi nan dan kondisi keuangan karena p val ue
kurang dari 0, 05, dan tidak ada hubungan yang ber makna ant ara j enis kel a mi n,
aga ma, suku/ras, pendapat an, karena p val ue lebih dari 0, 05.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Ekstrak etanol 96% rimpang kunyit (Curcumae domesticae Val) dan
minyak jintan hitam (Nigella sativa) adalah kombinasi bahan alam yang
menghambat pertumbuhan Propionibacterium acnes dan Staphylococus aureus.
Penelitian ini melakukan optimasi emulgator menggunakan tween 80 dan span 80
dengan 4 formulasi yang memiliki nilai HLB berbeda. Tujuannya untuk melihat
pada nilai HLB berapa sediaan krim anti acne dengan emulgator tween 80 dan span
80 memiliki mutu fisik yang stabil dan optimal. Hasil Penelitian menunjukkan
sediaan terbaik diperoleh dari Formulasi 1 dengan konsentrasi Emulgator 2,48%
dengan perbandingan tween 80 sebanyak 1,1 gram dan span 80 sebanyak 0,14 gram.
Krim dengan nilai HLB 9 merupakan formulasi dengan stabilitas fisik yang baik,
karena kenaikan nilai viskositas yang terjadi sesudah cycling test tidak signifikan
dan cenderung stabil. Dari analisis data menggunakan Two-Way Anova yang
dilakukan terhadap hasil uji pH, viskositas dan daya sebar, dihasilkan bahwa tidak
ada perbedaan bermakna pada mutu fisik keempat formulasi krim pada nilai HLB
yang berbeda dapat dilihat dari nilai p-value > 0,05.