AKTIVITAS INFUSA KOMBINASI DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) DAN DAUN STEVIA (Stevia rebaudiana) SEBAGAI ANTIHIPERGLIKEMIA TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus)
Hiperglikemia adalah suatu kondisi medis berupa peningkatan kadar glukosa darah melebihi normal. Banyak jenis tanaman yang selama ini dipercaya dapat mengobati diabetes melitus diantaranya yaitu daun salam (Syzygium polyanthum) dan daun stevia (Stevia rebaudiana). Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antihiperglikemia dari infusa kombinasi daun salam dan daun stevia. Daun salam dan daun stevia didapatkan dalam bentuk serbuk simplisia dilakukan ekstraksi menggunakan metode infusa. Mencit yang digunakan pada penelitian ini yaitu 25 ekor yang dikelompokkan menjadi 5 kelompok perlakuan masing-masing kelompok terdiri dari 5 mencit. Pengukuran kadar glukosa dilakukan tiap 3 hari selama 14 hari menggunakan alat glukometer Easy Touch. Golongan senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada daun salam yaitu flavanoid, saponin dan tanin. Pada daun stevia yaitu flavanoid, saponin, tanin dan triterpenoid. Pada setiap kelompok perlakuan terjadi penurunan kadar glukosa darah. Pada kelompok perlakuan kontrol negatif terjadi penurunan 26,11%, kontrol positif 48,18%, infusa kombinasi 1:1 39,56%, kombinasi 2:1 48,84% dan pada kombinasi 3:1 46,82%. Hasil analisis menunjukkan bahwa data tidak normal dan tidak homogen, dilakukan uji Kruskal-Wallis. Hasil uji Kruskal-Wallis diperoleh nilai p-value < α menyatakan tidak berbeda nyata atau semua perlakuan kombinasi infusa tidak ada perbedaan yang bermakna dengan kontrol positif.