2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Hipertensi merupakan gangguan metabolisme
yang ditandai dengan hiperglikemia dimana tubuh menjadi resisten terhadap
insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosiodemografi pasien,
gambaran penggunaan obat, dan perbedaan efektivitas penggunaan obat
antidiabetik berdasarkan hasil pemeriksaan kadar glukosa darah puasa (GDP)
pada pasien DM tipe 2 Puskesmas Pulo Armyn. Penelitian ini merupakan
penelitian deskriptif dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif.
Penelitian ini dilakukan terhadap profil 80 pasien penderita Diabetes Melitus Tipe
2 dengan penyakit penyerta hipertensi menggunakan metode total sampling. Hasil
penelitian ini memiliki data sosiodemografi paling banyak pada usia 56 – 65
tahun sebanyak 32 pasien (40%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 52 pasien
(65%). Penggunan obat terbanyak merupakan Obat Antidiabetik metformin
sebanyak 44 pasien (55%). Perbandingan efektifitas obat menunjukkan bahwa
tidak terdapat perbedaan bermakna dari penggunaan obat antidiabetik oral tunggal
metformin dengan kombinasi metformin dengan glimepiride pada pasien Diabetes
Melitus Tipe 2 di Puskesmas Pulo Armyn periode Oktober - Desember 2021,
berdasarkan analisis Mann – Whitney dengan (p = 0,278).
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Infeksi saluran pernapasan atas atau upper Respiratory tract Infections (URI
/ URTI) adalah infeksi yang terjadi pada rongga hidung, sinus, dan tenggorokan.
Beberapa penyakit yang masuk dalam infeksi ini adalah pilek, sinusitis, tonsillitis,
dan faringitis.. ISPA Atas disebabkan karena bakteri, virus, jamur dan ricketsia.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui data sosiodemografi pasien, profil
penggunaan antibiotik, dan evaluasi penggunaan antibiotik yang digunakan pada
pasien penderita penyakit ISPA atas dengan ATC/DDD. Metode penelitian ini
menggunakan rancangan deskriptif obsevasional dengan pengambilan data secara
retrospektif, berupa rekam medis di Puskesmas Pulo Armyn Bogor selama
periode Oktober – Desember 2021, berdasarkan kriteria jenis kelamin perempuan
paling banyak dengan persentase yang didapat sebanyak 118 pasien (54,13%)
menggunakan antibiotik, berdasarkan kriteria usia 36-45 tahun paling banyak
menggunakan antibiotik sebanyak 53 pasien (24,31%). Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa antibiotik yang paling banyak digunakan pada periode tiga
bulan tahun 2021 adalah Amoksisilin dengan nilai DDD/1000/Pasien/Hari yaitu
752,293 nilai persentase (DU90%) sejumlah 75,23%. Sedangkan untuk
Siprofloksasin dengan nilai DDD/1000/Pasien/Hari yaitu 247,71 nilai persentase
(DU90%) sejumlah 24,77%. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat
meningkatkan kejadian resistensi. Diperlukan kebijakan dalam mengendalikan
penggunaan antibiotik di Puskesmas untuk mengurangi resistensi antibiotik serta
efek samping yang ditimbulkan.