Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Pengadaan Obat
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PENGADAAN OBAT BERDASARKAN KINERJA PELAYANAN PEDAGANG BESAR FARMASI (PBF) DI APOTEK SUKAHATI CIBINONG TAHUN 2023

2025Koleksi Perpustakaan

PBF merupakan penyalur sediaan farmasi ke fasilitas pelayanan kesehatan. Kekosongan dan keterlambatan dapat menyebabkan tidak tersedianya sediaan farmasi di Apotek Sukahati sehingga dapat menghambat pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengadaan obat, evaluasi pengadaan obat berdasarkan kinerja pelayanan PBF, mengetahui kesesuaian jenis pesanan, jumlah pesanan dan lead time berdasarkan Service Level Supplier dan mengetahui faktor penyebabnya. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode pengumpulan data sekunder secara retrospektif, dengan mengumpulkan data dari surat pesanan serta faktur. Hasil penelitian menunjukan proses pengadaan dilakukan melalui PBF resmi setiap selasa dan jumat , evaluasi pengadaan berdasarkan Service Level Supplier terhadap jenis pesanan berkisar antara 76% - 93%, jumlah pesanan berkisar antara 60% - 92%, dan terhadap lead time 60% - 95%. Diperoleh hasil 5 PBF) dengan kinerja baik ( 83% - 88%) dan 5 PBF dengan kinerja tidak baik (67% - 80%.). Evaluasi pengadaan obat berdasarkan kinerja pelayanan PBF belum semua baik menurut Service Level Supplier yang ditetapkan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN KESESUAIAN PERENCANAAN DENGAN PENGADAAN OBAT DI RS PERMATA JONGGOL PERIODE JULI-DESEMBER TAHUN 2019

2023Koleksi Perpustakaan

Salah satu faktor yang penting untuk terlaksananya pelayanan farmasi yaitu dengan tercukupinya kebutuhan obat obatan dengan stok yang sesuai dengan kebutuhan. Ketidakcukupan obat-obatan disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satu faktor yang sangat menentukan yaitu faktor perencanaan/perhitungan perkiraan kebutuhan obat yang belum tepat,belum efektif dan kurang efisien atau pengadaan obat yang belum tepat dengan perencanaan yang telah dibuat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kesesuaian berdasarkan persentase antara perencanaan obat terhadap pengadaan obat di RS Permata Jonggol periode Juli- Desember tahun 2019. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif. Berdasarkan hasil penelitian persentase kesesuaian perencanaan dan pengadaan didapat total 552 obat yang sesuai antara perencanaan dengan pengadaan obat atau memiliki persentase 100%. 54 obat yang jumlah persentasenya rentang 90%-99%, 25 obat yang jumlah persentasenya rentang 80%-89%, 9 obat yang jumlah persentasenya rentang 70%- 79%, 8 obat yang jumlah persentasenya rentang 60%-69%, dan 3 obat lainnya persentasenya dibawah 50%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail