BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi yang berlangsung sampai
dengan 14 hari yang bersifat kompleks dan heterogen yang disebabkan oleh
berbagai penyebab dan dapat mengenai sepanjang saluran pernafasan. Laporan
Tahunan Puskesmas Kedung Badak Tahun 2021 menunjukan ISPA merupakan
penyakit yang paling banyak. Pengobatan ISPA sering kali menggunakan antibiotik
sehingga memerlukan evaluasi ketepatan pada penggunaan antibiotik untuk ISPA.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi ketepatan penggunaan antibiotik
pada pasien ISPA di Puskemas Kedung Badak pada tahun 2021. Penelitian ini
dilakukan secara retsrospektif dengan berdasarkan Rekam medis pasien tahun
2021. Hasil Penelitian menunjukan bahwa profil pasien ISPA anak bagian atas di
Puskesmas Kedung Badak tahun 2021 berdasarkan karakteristik jenis kelamin
terbanyak kategori laki – laki (56%), karakteristik usia terbanyak kategori 0-5
tahun (64%) dan kategori berat badan terbanyak kategori 10 – 15kg (45%).
Antibiotik yang digunakan adalah Amoxicillin syrup 125 mg/5 ml (100%). Hasil
evaluasi ketepatan penggunaan antibiotik ISPA anak bagian atas diketahui tepat
indikasi (64%), tepat dosis (67%), tepat frekuensi pemberian (100%), dan tepat
lama pemberian (8%).
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Infeksi saluran pernafasan merupakan salah satu penyakit menular utama
yang menyebabkan kesakitan dan kematian di seluruh dunia (Firda, 2018). Infeksi ISPA merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dan menurut data RISKEDAS pada tahun 2018, total terdapat 1.017290 orang yang terinfeksi ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk melihat data sosiodemografi pasien , mengetahui jenis antibiotik dan ketetapan penggunaan antibiotik berdasarka Pharmaceutical Care 2005 di Klinik Dera As-Syifa periode Januari - Maret 2023.
Metode pengumpulan data adalah observasi pengumpulan data secara retrospektif terhadap seluruh data resep pasien dewasa awal dan dewasa akhir yang mendapatkan antibiotik selama periode pengambilan data di Klinik Dera As-Syifa. Dari penelitian ini diperoleh data pasien yang terdiagnosis ISPA dari resep sebanyak 86 pasien yang menjalani pengobatan di Klinik Dera As-Syifa periode Januari- Maret 2023 yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil Penelitia menyimpulkan gambaran data sosiodemografi pasien ISPA di Klinik Dera As-Syifa paling banyak yang berjenis dengan jumlah laki-laki 49 pasien ( 57%), kemudian sosiodemografi usia 36-45 tahun berjumlah 44 pasien . Penggunaan
antibiotik yang paling banyak dipakai yakni antibiotik Cefadroxil 51 orang (59%) dari pada antibiotik Ciprofloxacin 20 orang (23%) dan Amoxycillin 15 orang (18%). Ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien ISPA: benar pasien hingga 100%, benar indikasi hingga 100%, benar dosis hingga 100%, benar agen hingga 100%, benar frekuensi hingga 100%, dan salah Evaluasi jangka waktunya. Hingga 100% manajemen.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
InfeksiSaluranPernafasanAkutmerupakanpenyakitinfeksiakutyang
menyerangsalahsatubagianataulebihdarisalurannafasmulaidari
hidung(saluranatas)hinggaalveoli(saluranbawah)termasukjaringan
adneksanyasepertisinus,ronggatelingatengahdanpleura.Penggunaan
obatsecaratepatmerupakanhalpentingyangperludilakukandalam
meningkatkanmutupelayanankesehatankepadapasien.Berdasarkan
KemenkesRI(2011)tentangPOR,penggunaanobatdapatdikatakan
rasionalapabila pasien menerima obatyang sesuaidengan kondisi
klinisnya,dalam periode waktu yang tepat,dan dengan biaya yang
terjangkau untuk pasien dan kebanyakan masyarakat.Penelitian ini
dilakukanuntukmengetahuigambarandatasosiodemografipasiendan
rasionalitasantibiotikpadapasienISPA rawatjalandewasadiKlinik
CaritasBogor.Penelitianinidilakukandenganmetodedeskriptifdengan
mengambildatarekam medispasienISPAsecararetrospekifpadabulan
JulisampaiDesember2019.Berdasarkandari82sampelyangteliti,hasil
penelitianmenunjukkanbahwasosiodemografiberdasarkanusiayang
palingbanyakmenderitaISPAyaitupadakategoridewasaakhirsebanyak
25pasien(30,49%),berdasarkanjeniskelaminyaitulaki-lakisebanyak51
paien(62,20%).Berdasarkanprofilpenggunaanantibiotikyangpaling
banyakdigunakan yaitu Cefixime sebanyak48 pasien (58,54%).Dan
berdasarkanrasionalitaspenggunaanobat,tepatindikasisebanyak77
pasien(93,90%),tepatdosissebanyak78pasien(95,12%),tepatlama
pemberian sebanyak 79 pasien (96,34%)dan tepatintervalwaktu
sebanyak78pasien(95,12%).