Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Infeksi Saluran Pernafasan Akut
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT BAGIAN ATAS ( ISPAa ) ANAK DI PUSKESMAS KEDUNG BADAK

2025Koleksi Perpustakaan

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi yang berlangsung sampai dengan 14 hari yang bersifat kompleks dan heterogen yang disebabkan oleh berbagai penyebab dan dapat mengenai sepanjang saluran pernafasan. Laporan Tahunan Puskesmas Kedung Badak Tahun 2021 menunjukan ISPA merupakan penyakit yang paling banyak. Pengobatan ISPA sering kali menggunakan antibiotik sehingga memerlukan evaluasi ketepatan pada penggunaan antibiotik untuk ISPA. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Puskemas Kedung Badak pada tahun 2021. Penelitian ini dilakukan secara retsrospektif dengan berdasarkan Rekam medis pasien tahun 2021. Hasil Penelitian menunjukan bahwa profil pasien ISPA anak bagian atas di Puskesmas Kedung Badak tahun 2021 berdasarkan karakteristik jenis kelamin terbanyak kategori laki – laki (56%), karakteristik usia terbanyak kategori 0-5 tahun (64%) dan kategori berat badan terbanyak kategori 10 – 15kg (45%). Antibiotik yang digunakan adalah Amoxicillin syrup 125 mg/5 ml (100%). Hasil evaluasi ketepatan penggunaan antibiotik ISPA anak bagian atas diketahui tepat indikasi (64%), tepat dosis (67%), tepat frekuensi pemberian (100%), dan tepat lama pemberian (8%).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PENDERITA INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) DI KLINIK DERA AS-SYIFA KABUPATEN BOGOR

2025Koleksi Perpustakaan

Infeksi saluran pernafasan merupakan salah satu penyakit menular utama yang menyebabkan kesakitan dan kematian di seluruh dunia (Firda, 2018). Infeksi ISPA merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dan menurut data RISKEDAS pada tahun 2018, total terdapat 1.017290 orang yang terinfeksi ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk melihat data sosiodemografi pasien , mengetahui jenis antibiotik dan ketetapan penggunaan antibiotik berdasarka Pharmaceutical Care 2005 di Klinik Dera As-Syifa periode Januari - Maret 2023. Metode pengumpulan data adalah observasi pengumpulan data secara retrospektif terhadap seluruh data resep pasien dewasa awal dan dewasa akhir yang mendapatkan antibiotik selama periode pengambilan data di Klinik Dera As-Syifa. Dari penelitian ini diperoleh data pasien yang terdiagnosis ISPA dari resep sebanyak 86 pasien yang menjalani pengobatan di Klinik Dera As-Syifa periode Januari- Maret 2023 yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil Penelitia menyimpulkan gambaran data sosiodemografi pasien ISPA di Klinik Dera As-Syifa paling banyak yang berjenis dengan jumlah laki-laki 49 pasien ( 57%), kemudian sosiodemografi usia 36-45 tahun berjumlah 44 pasien . Penggunaan antibiotik yang paling banyak dipakai yakni antibiotik Cefadroxil 51 orang (59%) dari pada antibiotik Ciprofloxacin 20 orang (23%) dan Amoxycillin 15 orang (18%). Ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien ISPA: benar pasien hingga 100%, benar indikasi hingga 100%, benar dosis hingga 100%, benar agen hingga 100%, benar frekuensi hingga 100%, dan salah Evaluasi jangka waktunya. Hingga 100% manajemen.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK PADA PASIEN ISPA RAWAT JALAN DEWASA DIKLINIK CARITAS BOGOR PERIODE JULI–DESEMBER 2019

2021Koleksi Perpustakaan

InfeksiSaluranPernafasanAkutmerupakanpenyakitinfeksiakutyang menyerangsalahsatubagianataulebihdarisalurannafasmulaidari hidung(saluranatas)hinggaalveoli(saluranbawah)termasukjaringan adneksanyasepertisinus,ronggatelingatengahdanpleura.Penggunaan obatsecaratepatmerupakanhalpentingyangperludilakukandalam meningkatkanmutupelayanankesehatankepadapasien.Berdasarkan KemenkesRI(2011)tentangPOR,penggunaanobatdapatdikatakan rasionalapabila pasien menerima obatyang sesuaidengan kondisi klinisnya,dalam periode waktu yang tepat,dan dengan biaya yang terjangkau untuk pasien dan kebanyakan masyarakat.Penelitian ini dilakukanuntukmengetahuigambarandatasosiodemografipasiendan rasionalitasantibiotikpadapasienISPA rawatjalandewasadiKlinik CaritasBogor.Penelitianinidilakukandenganmetodedeskriptifdengan mengambildatarekam medispasienISPAsecararetrospekifpadabulan JulisampaiDesember2019.Berdasarkandari82sampelyangteliti,hasil penelitianmenunjukkanbahwasosiodemografiberdasarkanusiayang palingbanyakmenderitaISPAyaitupadakategoridewasaakhirsebanyak 25pasien(30,49%),berdasarkanjeniskelaminyaitulaki-lakisebanyak51 paien(62,20%).Berdasarkanprofilpenggunaanantibiotikyangpaling banyakdigunakan yaitu Cefixime sebanyak48 pasien (58,54%).Dan berdasarkanrasionalitaspenggunaanobat,tepatindikasisebanyak77 pasien(93,90%),tepatdosissebanyak78pasien(95,12%),tepatlama pemberian sebanyak 79 pasien (96,34%)dan tepatintervalwaktu sebanyak78pasien(95,12%).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail