BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan bawah yang disebabkan
oleh mikroorganisme seperti bakteri, virus dan jamur yang menimbulkan
peradangan pada paru-paru sehingga alveoli dipenuhi cairan seperti nanah dan
menyebabkan kemampuan menyerap oksigen menjadi kurang. Berdasarkan hasil
Survey Kesehatan Nasional tahun 2011, diketahui bahwa pneumonia menjadi
penyebab kematian balita tertinggi (22,8%). Penggunaan antibiotik yang tidak
tepat dapat menyebabkan kurang efektif dalam pengobatan. Berdasarkan hal
tersebut, maka dilakukan evaluasi ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien
pneumonia balita di Klinik Caritas Bogor periode Januari-Desember 2019.
Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan retrospektif, populasi
dalam penelitian ini sebanyak 89 pasien rawat jalan di Klinik Caritas Bogor.
Pengambilan sampel ini menggunakan metode purposive sampling, maka sampel
yang diperoleh berjumlah 60 pasien. Hasil penelitian mengenai profil penggunaan
antibiotik yang terbanyak adalah sefiksim sebanyak 58,33%. Tepat indikasi 100%,
tepat pasien 100%, tepat obat 100%, dan tepat dosis mencapai 81,25%.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
InfeksiSaluranPernafasanAkutmerupakanpenyakitinfeksiakutyang
menyerangsalahsatubagianataulebihdarisalurannafasmulaidari
hidung(saluranatas)hinggaalveoli(saluranbawah)termasukjaringan
adneksanyasepertisinus,ronggatelingatengahdanpleura.Penggunaan
obatsecaratepatmerupakanhalpentingyangperludilakukandalam
meningkatkanmutupelayanankesehatankepadapasien.Berdasarkan
KemenkesRI(2011)tentangPOR,penggunaanobatdapatdikatakan
rasionalapabila pasien menerima obatyang sesuaidengan kondisi
klinisnya,dalam periode waktu yang tepat,dan dengan biaya yang
terjangkau untuk pasien dan kebanyakan masyarakat.Penelitian ini
dilakukanuntukmengetahuigambarandatasosiodemografipasiendan
rasionalitasantibiotikpadapasienISPA rawatjalandewasadiKlinik
CaritasBogor.Penelitianinidilakukandenganmetodedeskriptifdengan
mengambildatarekam medispasienISPAsecararetrospekifpadabulan
JulisampaiDesember2019.Berdasarkandari82sampelyangteliti,hasil
penelitianmenunjukkanbahwasosiodemografiberdasarkanusiayang
palingbanyakmenderitaISPAyaitupadakategoridewasaakhirsebanyak
25pasien(30,49%),berdasarkanjeniskelaminyaitulaki-lakisebanyak51
paien(62,20%).Berdasarkanprofilpenggunaanantibiotikyangpaling
banyakdigunakan yaitu Cefixime sebanyak48 pasien (58,54%).Dan
berdasarkanrasionalitaspenggunaanobat,tepatindikasisebanyak77
pasien(93,90%),tepatdosissebanyak78pasien(95,12%),tepatlama
pemberian sebanyak 79 pasien (96,34%)dan tepatintervalwaktu
sebanyak78pasien(95,12%).