Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: Krysantus Surya Nugroho
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN RAWAT JALAN BALITA PNEUMONIA DI KLINIK CARITAS BOGOR PERIODE JANUARI – DESEMBER 2019

2021Koleksi Perpustakaan

Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan bawah yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, virus dan jamur yang menimbulkan peradangan pada paru-paru sehingga alveoli dipenuhi cairan seperti nanah dan menyebabkan kemampuan menyerap oksigen menjadi kurang. Berdasarkan hasil Survey Kesehatan Nasional tahun 2011, diketahui bahwa pneumonia menjadi penyebab kematian balita tertinggi (22,8%). Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan kurang efektif dalam pengobatan. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan evaluasi ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia balita di Klinik Caritas Bogor periode Januari-Desember 2019. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan retrospektif, populasi dalam penelitian ini sebanyak 89 pasien rawat jalan di Klinik Caritas Bogor. Pengambilan sampel ini menggunakan metode purposive sampling, maka sampel yang diperoleh berjumlah 60 pasien. Hasil penelitian mengenai profil penggunaan antibiotik yang terbanyak adalah sefiksim sebanyak 58,33%. Tepat indikasi 100%, tepat pasien 100%, tepat obat 100%, dan tepat dosis mencapai 81,25%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK PADA PASIEN ISPA RAWAT JALAN DEWASA DIKLINIK CARITAS BOGOR PERIODE JULI–DESEMBER 2019

2021Koleksi Perpustakaan

InfeksiSaluranPernafasanAkutmerupakanpenyakitinfeksiakutyang menyerangsalahsatubagianataulebihdarisalurannafasmulaidari hidung(saluranatas)hinggaalveoli(saluranbawah)termasukjaringan adneksanyasepertisinus,ronggatelingatengahdanpleura.Penggunaan obatsecaratepatmerupakanhalpentingyangperludilakukandalam meningkatkanmutupelayanankesehatankepadapasien.Berdasarkan KemenkesRI(2011)tentangPOR,penggunaanobatdapatdikatakan rasionalapabila pasien menerima obatyang sesuaidengan kondisi klinisnya,dalam periode waktu yang tepat,dan dengan biaya yang terjangkau untuk pasien dan kebanyakan masyarakat.Penelitian ini dilakukanuntukmengetahuigambarandatasosiodemografipasiendan rasionalitasantibiotikpadapasienISPA rawatjalandewasadiKlinik CaritasBogor.Penelitianinidilakukandenganmetodedeskriptifdengan mengambildatarekam medispasienISPAsecararetrospekifpadabulan JulisampaiDesember2019.Berdasarkandari82sampelyangteliti,hasil penelitianmenunjukkanbahwasosiodemografiberdasarkanusiayang palingbanyakmenderitaISPAyaitupadakategoridewasaakhirsebanyak 25pasien(30,49%),berdasarkanjeniskelaminyaitulaki-lakisebanyak51 paien(62,20%).Berdasarkanprofilpenggunaanantibiotikyangpaling banyakdigunakan yaitu Cefixime sebanyak48 pasien (58,54%).Dan berdasarkanrasionalitaspenggunaanobat,tepatindikasisebanyak77 pasien(93,90%),tepatdosissebanyak78pasien(95,12%),tepatlama pemberian sebanyak 79 pasien (96,34%)dan tepatintervalwaktu sebanyak78pasien(95,12%).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail