Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: In-Vitro
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS PENURUNAN KADAR KOLESTEROL EKSTRAK AIR DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill) SECARA IN VITRO

2023Koleksi Perpustakaan

Daun alpukat ( Persea americana Mill) merupakan tanaman yang sudah sejak lama dikenal masyarakat Indonesia serta digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai macam penyakit, salah satunya adalah kolesterol. Kandungan senyawa yang terdapat pada daun alpukat adalah polifenol, flavonoid, saponin, kuersetin. Daun alpukat yang di ekstrak dengan metode infus, dipekatkan dan dibuat deret konsentrasi hingga diperoleh persen hambat dan nilai IC50 kemudian ditentukan kadar fenol, flavonoid dan steroidnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak air daun alpukat mengandung senyawa fenolik dengan aktivitas penurunan kadar kolesterol dengan nilai IC50 48.30ppm, kadar total fenol 201.1 mg GAE/g, kadar total flavonoid 37.3 mgQE/g, kadar total steroid 92.06 mg/g sitosterol, hasil tersebut menyatakan bahwa daun alpukat dapat dijadikan sebagai bahan baku obat alternatif dalam menurunkan kadar kolesterol.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGHAMBATAN PEMBENTUKAN KOLESTEROL OLEH EKSTRAK DAUN TEH (Camellia sinensis (L.) Kuntze) DENGAN METODE MASERASI BERTINGKAT

2022Koleksi Perpustakaan

Daun teh (Camellia sinensis L.) mengandung bahan aktif yang dapat digunakan sebagai bahan obat. Daun teh diketahui mengandung flavonoid dan polifenol tinggi yang diduga memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan dapat menghambat pembentukan kolesterol secara in vitro. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas ekstrak daun teh sebagai penghambatan pembentukan kolesterol dan mengetahui kadar total fenol, total flavonoid dan total sterol dalam ekstrak daun teh. Pengujian penghambatan kolesterol dilakukan dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada λ 672 nm absorbansi yang diperoleh untuk menghitung % inhibisi dan IC50. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat memiliki aktivitas penghambatan kolesterol yang paling aktif sebesar 53,61% dan memiliki nilai IC50 sebesar 54,79 ppm. Kemudian dilanjutkan dengan uji kadar total fenol didapatkan hasil sebesar 295,328 mgGAE/g, kadar total flavonoid sebesar 73,947 mgQE/g dan kadar total sterol sebesar 165,41 mg/g.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail