BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama kesakitan dan
kematian di dunia. ISPA merupakan suatu penyakit menular yang dapat menyerang
semua umur dan masih menjadi masalah kesehatan baik di negara maju maupun
negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketepatan obat
berdasarkan tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis dan tepat frekuensi, pada pasien
di Puskesmas Simpenan Kabupaten Sukabumi. Data yang digunakan adalah data
rekam medik, dengan data yang diambil meliputi nama, usia, nomor rekam medik,
jenis kelamin dan jenis obat yang digunakan pada pasien ISPA periode September-
Desember 2022. Data dianalisis secara deskriptif, data disajikan dalam bentuk tabel
dan diagram. Sampel yang diambil sebanyak 90 pasien dengan metode purposive
sampling. Hasil penelitian menunjukan data sosiodemografi jenis kelamin
terbanyak adalah perempuan dengan persentase 51%, kemudian klasifikasi usia
terbanyak yaitu pada usia 0-5 tahun dengan persentase 43%. Distribusi pasien ISPA
berdasarkan diagnosis terbanyak yaitu faringitis dengan persentase 66,7%. Evaluasi
ketepatan pengobatan berdasarkan tepat indikasi diperoleh hasil sebanyak 100%,
pada tepat obat sebanyak 97,8%, pada tepat dosis diperoleh sebanyak 97,8%, dan
tepat frekuensi sebanyak 100%.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Indonesia adalah negara dengan iklim tropis. Sebagai daerah tropis, Indonesia
mempunyai potensi menjadi wilayah endemik lantaran berbagai macam penyakit
infeksi. Salah satunya yaitu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Infeksi saluran
napas sesuai wilayah infeksinya yaitu infeksi saluran napas atas dan bawah. Bila
tidak diatasi dengan baik infeksi saluran napas atas bisa bertumbuh mengakibatkan
infeksi saluran napas bawah. Antibiotik adalah obat yang sangat umum
dipergunakan dan disalahgunakan. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa
menyebabkan resistensi kuman meningkat sehingga mengakibatkan morbiditas
serta mortalitas yang bermakna. Tujuan penelitian ini mengevaluasi ketepatan
penggunaan antibiotik pada pasien anak ISPA bagian atas di Klinik Insani.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara
retrospektif. Lokasi penelitian bertempat di Klinik Insani Citeureup. Sampel pada
penelitian ini seluruh pasien anak usia 0–11 tahun dengan diagnosis ISPA bagian
atas yang menggunakan antibiotik pada periode Juli–Desember 2020. Teknik
pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling dan didapatkan
sampel 96 pasien, 54.17% merupakan pasien laki-laki dan 45.83% pasien
perempuan. Gambaran profil penggunaan antibiotik yang seringkali digunakan
adalah amoxicillin yaitu sebesar 83.33%. Untuk hasil penelitian ketepatan
penggunaan obat antibiotika diperoleh hasil tepat indikasi 47.92%, tepat obat
36.46%, tepat dosis 76.04%, tepat frekuensi waktu pemberian 98.95% dan tepat
lama pemberian 93.75%.