EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN ANAK INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) BAGIAN ATAS DI KLINIK INSANI
Indonesia adalah negara dengan iklim tropis. Sebagai daerah tropis, Indonesia mempunyai potensi menjadi wilayah endemik lantaran berbagai macam penyakit infeksi. Salah satunya yaitu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Infeksi saluran napas sesuai wilayah infeksinya yaitu infeksi saluran napas atas dan bawah. Bila tidak diatasi dengan baik infeksi saluran napas atas bisa bertumbuh mengakibatkan infeksi saluran napas bawah. Antibiotik adalah obat yang sangat umum dipergunakan dan disalahgunakan. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa menyebabkan resistensi kuman meningkat sehingga mengakibatkan morbiditas serta mortalitas yang bermakna. Tujuan penelitian ini mengevaluasi ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien anak ISPA bagian atas di Klinik Insani. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Lokasi penelitian bertempat di Klinik Insani Citeureup. Sampel pada penelitian ini seluruh pasien anak usia 0–11 tahun dengan diagnosis ISPA bagian atas yang menggunakan antibiotik pada periode Juli–Desember 2020. Teknik pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling dan didapatkan sampel 96 pasien, 54.17% merupakan pasien laki-laki dan 45.83% pasien perempuan. Gambaran profil penggunaan antibiotik yang seringkali digunakan adalah amoxicillin yaitu sebesar 83.33%. Untuk hasil penelitian ketepatan penggunaan obat antibiotika diperoleh hasil tepat indikasi 47.92%, tepat obat 36.46%, tepat dosis 76.04%, tepat frekuensi waktu pemberian 98.95% dan tepat lama pemberian 93.75%.