Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Daun Yakon
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

KRIM TABIR SURYA EKSTRAK ETANOL 96% DAUN YAKON (Smallanthus sonchifolius (Poepp.) H.Rob.)

2022Koleksi Perpustakaan

Sinar matahari mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan, di samping itu paparan sinar matahari berlebih juga dapat menyebabkan kulit menebal, kehilangan kekenyalan, dan kulit menjadi keriput. Pemanfaatan susunan tabir surya adalah salah satu cara perlindungan kulit dari sinar matahari. Daun yakon (Smallanthus sonchifolius (Poepp.) H. Rob) memiliki kandungan flavonoid dan fenolik yang tinggi sehingga cenderung dimanfaatkan sebagai bahan aktif yang berfungsi dalam pembuatan krim tabir surya. Tujuan dibalik tinjauan ini adalah untuk memformulasi dan menentukan potensi sediaan krim tabir surya dengan berbagai variasi konsentrasi ekstrak etanol daun yakon. Ekstraksi serbuk daun yakon dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil rendemen ekstrak yang di dapat sebesar 6,5%. Kemudian, dibuat sediaan krim tabir surya dengan variasi konsentrasi ekstrak: tanpa ekstrak (F1); 0,1% (F2); 0,5% (F3); 1% (F4); dan 2% (F5). Kelima formula diuji karakteristik mutu fisik dan nilai SPF-nya. Berdasarkan hasil uji yang diperoleh, ekstrak daun yakon dapat dibuat sediaan krim tabir surya dan memenuhi persyaratan uji karakteristik mutu fisik yaitu organoleptis, homogenitas, viskositas, daya sebar, pH, dan daya lekat. Nilai SPF yang di dapat dari F1, F2, F3, F4, dan F5 berturut-turut sebesar 0,504; 0,845; 1,214; 2,693 (proteksi minimal); 4,127 (proteksi sedang). Semakin banyak penambahan jumlah konsentrasi ekstrak daun yakon, maka semakin besar juga nilai SPF yang didapat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAKETANOL 96% DAUN YAKON (Smallanthus sonchifolius(Poepp.) H. Rob) DAN DAUN STEVIA (Stevia rebaudiana (Bertoni))

2021Koleksi Perpustakaan

Daun Yakon (Smallanthus sonchifolius (Poepp.) H.Rob)) dan Daun Stevia (Stevia rebaudiana (Bertoni)) diketahui mengandung flavonoid, fenol, tanin berfungsi sebagai antioksidan, senyawa antioksidan dapat menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder, menentukan aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol 96% daun yakon dan ekstrak etanol 96% stevia serta kombinasinya, mengetahui kandungan total fenol dan flavonoidnya. Ekstrak etanol 96% daun yakon, daun stevia diperoleh melalui metode maserasi kemudian dilakukan uji fitokimia, setelah itu uji antioksidan tunggal dan kombinasi ekstrak pada perbandingan 1:1, 1:2, 2:1 dengan deret konsentrasi 10, 20, 40, 60, 80 ppm, penentuan antioksidan dilakukan menggunakan pereaksi DPPH (100 ppm) diukur pada panjang gelombang 516,0 nm. Ekstrak daun yakon dan daun stevia mengandung alkaloid, flavonoid, fenolik, saponin, triterpenoid dan steroid, tannin, quinon. Ekstrak daun yakon memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 (50 ppm) lebih baik dari daun stevia dengan nilai IC50 (80 ppm), kombinasi terbaik terdapat pada perbandingan 2:1 dengan nilai IC50 (49 ppm) sedangkan 1:1 diperoleh nilai IC50 sebesar (78 ppm), 1:2 nilai IC50 sebesar (69 ppm). Total fenol ekstrak daun yakon 10,831 mg GAE/gram ekstrak dan ekstrak daun stevia 7,996 mg GAE/gram ekstrak. Total flavonoid ekstrak daun yakon 8,432 mg QE/gram ekstrak dan ekstrak daun stevia 8,193 mg QE/gram ekstrak. Hal ini berbanding lurus dengan penelitian yang dilakukan dimana semakin tinggi nilai total fenol maka semakin baik aktivitas antioksidan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail