KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN ISPA ANAK DI PUSKESMAS CURUG JASINGA BOGOR
Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus ataupun bakteri yang sering menyerang saluran pernafasan baik saluran pernafasan atas maupun bawah, umumnya terjadi pada anak. Penggunaan antibiotik pada ISPA harus diperhatikan dengan benar, terutama pada anak karena penggunaan yang tidak sesuai dapat menyebabkan resistensi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui profil sosiodemografi, mengetahui gambaran penyakit ISPA anak, mengetahui gambaran penggunaan antibiotik, mengetahui ketepatan penggunaan antibiotik dengan melihat tepat obat, tepat dosis, tepat frekuensi, tepat lama pemberian dengan panduan Pharmaceutical Care 2005. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif non observasional, pengambilan data dilakukan secara retrospektif dari data sekunder berupa data dari rekam medik. Sampel yang diambil 222 pasien dengan (total sampling). Hasil penelitian menunjukkan data sosiodemografi terbanyak terjadi pada rentang usia 0-5 tahun (55%), jenis kelamin terbanyak pada laki-laki sebanyak 137 pasien (62%), dan berat badan yang paling banyak ditemui yaitu 9,7-19 kg (48%). Jenis ISPA di Puskesmas Curug Bogor terdapat 167 pasien (75%) faringitis dan 55 pasien (25%) tonsilitis, Penggunaan antibiotik adalah amoksisilin pada seluruh pasien ISPA (100%). Hasil evaluasi ketepatan penggunaan amoksisilin 100% tepat obat, tepat dosis sebanyak 162 pasien (73%), tepat frekuensi 100%, dan tepat lama pemberian 0% tidak tepat.