Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Pengelolaan obat
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN PENGELOLAAN OBAT NARKOTIKA DAN PSIKOTROPIKA DI RUMAH SAKIT KARYA BHAKTI PRATIWI BOGOR

2023Koleksi Perpustakaan

Pengelolaan obat narkotika dan psikotropika merupakan kegiatan yang terdiri dari tahap pengadaan, penyimpanan, distribusi, pemusnahan, pencatatan dan pelaporan obat. Pengelolaan obat dilakukan untuk menjamin ketersediaan obat dalam jumlah dan mutu yang baik secara efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan kesesuaian pengelolaan obat narkotika dan psikotropika di RS Karya Bhakti Pratiwi dengan Permenkes RI No. 3 Tahun 2015. Penelitian ini bersifat deskriptif. Data diperoleh dari hasil pengamatan menggunakan formulir checklist dan wawancara serta telaah dokumen sebagai pelengkap data. Wawancara dilakukan terhadap apoteker dan tenaga teknis kefarmasian yang bertugas di RS Karya Bhakti Pratiwi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan obat narkotika dan psikotropika di RS Karya Bhakti Pratiwi telah berjalan dengan baik dan telah sesuai dengan standar Permenkes RI No. 3 Tahun 2015 dengan persentase 100% pada tahap pengadaan, penyimpanan, distribusi dan pelaporan serta 90,9% pada tahap pencatatan. Saran dalam penelitian ini adalah agar RS Karya Bhakti Pratiwi Bogor dapat mempertahankan pengelolaan obat yang sudah baik dan dapat meningkatkan yang belum memenuhi standar yang berlaku.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGELOLAAN OBAT TUBERKULOSIS PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS CIMANDALA KABUPATEN BOGOR

2023Koleksi Perpustakaan

Indonesia merupakan salah satu Negara yang terdampak Covid-19 dengan pola penyebaran yang masih menunjukan peningkatan dan berdampak pada hampir seluruh provinsi. Respon terhadap adanya pandemi ini mengharuskan adanya penyesuaian terhadap pelayanan program kesehatan termasuk pelayanan Tuberkulosis di fasilitas pelayanan kesehatan. Alasan mengambil penelitian ini dikarenakan adanya peningkatan kasus Tuberkulosis pada masa pandemi Covid- 19 di puskesmas cimandala dengan kenaikan kasus sebesar 87 % hal ini dikarenakan adanya perubahan pola penyakit di masyarakat. Penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasi dengan melakukan pengamatan langsung menggunakan daftar tilik dan pengambilan data retrospektif pada tahun 2019. Hasil penelitian menunjukan perencanaan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian obat Tuberkulosis di Puskesmas Cimandala menunjukan hasil yang sudah sesuai standar dapat dilihat dari hasil ketepatan perencanaan, hasil penyimpangan perencanaan, penyimpanan berdasarkan FIFO dan FEFO, kesesuaian fisik obat dengan kartu stok dan hasil perhitungan ITOR (Inventory Turn Over Ratio) yang sudah sesuai dengan standar yang berlaku. Hasil kesimpulan penelitian ini adalah proses perencanaan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian di Puskesmas Cimandala pada saat Covid-19 sudah berjalan dengan baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERBEDAAN PENGELOLAAN OBAT SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS PURASEDA

2023Koleksi Perpustakaan

Pandemi COVID-19 memberikan dampak pada jumlah kunjungan pasien ke Puskesmas Puraseda karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan adanya himbauan untuk masyarakat yang sakit dengan kondisi ringan agar tidak pergi ke fasilitas kesehatan untuk mengurangi risiko penularan, sehingga mempengaruhi kunjungan pasien ke Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan dari pandemi COVID-19 terhadap pengelolaan obat di Puskesmas Puraseda. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan pendekatan restrospektif terhadap pengelolaan obat dari segi pengendalian dan evaluasi obat rusak/kadaluwarsa sebelum dan saat pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan kunjungan pasien sebesar 12,54%, persediaan obat berdasarkan jumlah obat mengalami penurunan sebesar 7,44% dan berdasarkan item obat mengalami kenaikan sebesar 2,12%, pemakaian obat berdasarkan jumlah obat dan item obat mengalami kenaikan sebesar 9,1 % dan 5,88%. Persentase obat rusak/kadaluwarsa pada tahun 2019 yaitu 1,1% dan pada tahun 2020 yaitu 13,38%. Kesimpulanya yaitu adanya perbedaan pengelolaan obat sebelum dan saat pandemi COVID-19 di Puskesmas Puraseda.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail