Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Momordica charantia
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

UJI STABILITAS SEDIAAN TEH HERBAL DARI KOMBINASI DAUN PARE (Momordica Carantia L) DAN DAUN STEVIA (Stevia rebaudiana B)

2025Koleksi Perpustakaan

Daun pare kaya akan senyawa antioksidan, mampu memproteksi sel-sel ß Langerhans dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Daun stevia dapat bertindak sebagai pelindung terhadap berbagai penyakit melalui sifat antioksidannya.Tujuan penelitian ini adalah memperoleh sediaan teh herbal dari kombinasi daun pare (Momordica charantia L.) dan daun stevia (Stevia Rebaudiana B.) dengan mutu fisik sesuai dengan SNI 4342-2014 dan memperoleh data stabilitas yang dapat diinterprestasikan sebagai umur simpan produk. Pengujian fitokimia dilakukan pada masing-masing formula teh herbal. Pengujian stabilitas dengan metode ASLT untuk menentukan umur simpan produk menggunakan persamaan Arrhenius. Hasil uji kualitas yang didapat dari teh herbal kombinasi daun pare dan daun stevia memenuhi persyaratan mutu sesuai SNI meliputi uji lolos ayakan pada ukuran 8 mesh dan 10 mesh sebesar 99,6 % dan 100 %, dan uji keseragaman bobot sebesar 1,038% (F1), 1,054 (F2), dan 1,052% (F3). Pengujian stabilitas terhadap sediaan teh herbal kombinasi daun pare dan daun stevia yang dikemas menggunakan alumunium foil dilakukan pada 3 suhu penyimpanan 5°C, 27°C dan 40°C selama 30 hari terhadap parameter mutu kadar air, kadar total fenol, dan kadar total flavonoid. Hasil pengujian stabilitas pada uji kadar air didapatkan hasil pada suhu penyimpanan 5°C selama 2,2 hari, 27°C selama 3,6 hari dan 40°C selama 2,4 hari. Untuk uji total fenol didapatkan hasil pada suhu penyimpanan 5°C selama 5,9 hari, 27°C selama 6,5 hari dan 40°C selama 6,6 hari dan untuk uji total flavonoid didapatkan hasil pada suhu penyimpanan 5°C selama 14 hari, 27°C selama 13 hari dan 40°C selama 12 hari. Suhu penyimpanan optimum sediaan teh herbal kombinasi daun pare dan daun stevia pada 3 uji pada sediaan 1,5:0,5 (F2) selama 3,6 hari untuk uji kadar air, pada sediaan 1,25:0,75 (F3) selama 6,6 hari untuk uji total fenol dan pada sediaan 1,75:0,25 (F1) selama 14 hari untuk uji total flavonoid.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS OBAT ANTIPSIKOTIK GOLONGAN TIPIKAL, ATIPIKAL, DAN KOMBINASINYA TERHADAP OUTCOME TERAPI PASIEN SKIZOFRENIA DI RS MARZOEKI MAHDI

2023Koleksi Perpustakaan

Di seluruh dunia Diabetes Melitus tipe 2 merupakan kategori penyakit peningkatan kadar glukosa darah yang paling banyak dialami (>90%) oleh masyarakat. Daun pare (Momordica charantia L) dan daun stevia (Stevia rebaudiana) dibuat menjadi sediaan teh herbal agar mudah pemakaiannya dan dapat menjadi alternatif dalam menghambat kerja enzim α-glukosidase. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metabolit sekunder, aktivitas inhibisi enzim α- glukosidase dan perbedaan nyata dengan akarbosa 0,0001% serta penilaian terhadap formula sediaan kombinasi teh herbal. Teh herbal kombinasi daun pare (Momordica charantia L) dan daun stevia (Stevia rebaudiana) dibuat menjadi formula 3,5:0,5, 3:1, 2,5:1,5, 2:2 dan 1,5:2,5 dimasukkan ke dalam kantung teh celup serta diseduh dengan air panas pada suhu 80-90°C selama ±15 menit untuk diuji fitokimia, aktivitas daya hambat enzim α-glukosidase menggunakan ELISA reader pada panjang gelombang 410 nm dan penilaian rasa suka menggunakan skala hedonik (0-6). Hasil menunjukan bahwa secara umum semua formula memiliki kandungan flavonoid, saponin dan tanin-polifenol. Formula (I,II,III,IV,V) 1% b/v dan akarbosa 0,0001% menginhibisi enzim α-glukosidase berturut-turut sebesar 20,03%, 36,73%, 44,26%, 53,84%, 57,91%, 67,95% yang berbeda nyata nilainya (p-value 0,00<0,05). Berdasarkan penilaian uji kesukaan Formula(IV) merupakan sediaan teh herbal yang paling disukai oleh panelis dengan nilai penerimaan keseluruhan 3,35, kemudian Formula(III) senilai 3,25 dan Formula(V) senilai 3,1.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS FORMULA SEDIAAN TEH HERBAL KOMBINASI DAUN PARE (Momordica charantia L) DAN DAUN STEVIA (Stevia rebaudiana) DALAM MENGHAMBAT ENZIM α-GLUKOSIDASE

2023Koleksi Perpustakaan

Di seluruh dunia Diabetes Melitus tipe 2 merupakan kategori penyakit peningkatan kadar glukosa darah yang paling banyak dialami (>90%) oleh masyarakat. Daun pare (Momordica charantia L) dan daun stevia (Stevia rebaudiana) dibuat menjadi sediaan teh herbal agar mudah pemakaiannya dan dapat menjadi alternatif dalam menghambat kerja enzim α-glukosidase. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metabolit sekunder, aktivitas inhibisi enzim α- glukosidase dan perbedaan nyata dengan akarbosa 0,0001% serta penilaian terhadap formula sediaan kombinasi teh herbal. Teh herbal kombinasi daun pare (Momordica charantia L) dan daun stevia (Stevia rebaudiana) dibuat menjadi formula 3,5:0,5, 3:1, 2,5:1,5, 2:2 dan 1,5:2,5 dimasukkan ke dalam kantung teh celup serta diseduh dengan air panas pada suhu 80-90°C selama ±15 menit untuk diuji fitokimia, aktivitas daya hambat enzim α-glukosidase menggunakan ELISA reader pada panjang gelombang 410 nm dan penilaian rasa suka menggunakan skala hedonik (0-6). Hasil menunjukan bahwa secara umum semua formula memiliki kandungan flavonoid, saponin dan tanin-polifenol. Formula (I,II,III,IV,V) 1% b/v dan akarbosa 0,0001% menginhibisi enzim α-glukosidase berturut-turut sebesar 20,03%, 36,73%, 44,26%, 53,84%, 57,91%, 67,95% yang berbeda nyata nilainya (p-value 0,00<0,05). Berdasarkan penilaian uji kesukaan Formula(IV) merupakan sediaan teh herbal yang paling disukai oleh panelis dengan nilai penerimaan keseluruhan 3,35, kemudian Formula(III) senilai 3,25 dan Formula(V) senilai 3,1.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail