Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Analgetik
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN PERILAKU SWAMEDIKASI OBAT ANALGETIKA DI APOTEK WYNETTA KABUPATEN BOGOR

2025Koleksi Perpustakaan

Nyeri merupakan perasaan tidak menyenangkan terkait adanya kerusakan jaringan. Nyeri dapat diobati dengan swamedikasi. Pada pelaksanaannya, swamedikasi perlu diperhatikan untuk menghindari terjadinya kesalahan pengobatan akibat terbatasnya pengetahuan mengenai obat dan penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran perilaku swamedikasi obat analgetika di apotek Wynetta Kabupaten Bogor mencakup gambaran sosiodemografi, profil swamedikasi konsumen yang membeli obat analgetika, gambaran perilaku pada aspek pengetahuan, sikap dan tindakan. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode survei. Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Jumlah sampel sebanyak 89 responden menggunakan teknik Purposive Sampling. Data dianalisis secara Univariat pada aplikasi Statistic Product and Servicer Solution (SPSS) versi 26. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil mayoritas responden yang melakukan swamedikasi obat analgetika di apotek Wynetta Kabupaten Bogor adalah berusia 36-45 tahun (38%) berjenis kelamin perempuan (60%), berpendidikan SMA (48%), bekerja sebagai karyawan swasta (45%), memiliki keluhan sakit kepala (30%) memilih obat parasetamol (37%) ,memilih tempat swamedikasi di apotek (82%), mendapat sumber Informasi dari pengalaman (44%). Konsumen di apotek Wynetta memiliki pengetahuan baik (65%), cukup 19 % , kurang 16 % , memiliki sikap baik 57%, cukup 37% , kurang 6% , dan memiliki tindakan baik 63%, cukup 28%, kurang 9%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN OBAT ANALGETIKl PADA PASIEN PASCA OPERASI SESAR DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD CIAWI

2023Koleksi Perpustakaan

Bedahl sesarl (sectionl caesarea)l adalahl sayatanl melaluil dindingl abdomenl danl uterusl untukl melahirkanl janinl daril dalaml rahim.l Penelitianl inil bertujuanl untukl mengetahuil gambaranl karakteristikl padal pasienl pascal operasil sesarl yangl menggunakanl obatl analgetikl dilihatl daril usial danl beratl badan,l mengetahuil polal penggunaanl obatl analgetikl padal pasienl pascal operasil sesarl danl mengetahuil ketepatanl penggunaanl obatl analgetikl yangl digunakanl padal pasienl pascal operasil sesarl berdasarkanl parameter,l yaitul tepatl dosis,l tepatl obat,l tepatl lamal pemberian,l tepatl indikasil danl tepatl frekuensil dil instalasil rawatl inapl RSUDl Ciawil padal periodel Januari-Maretl 2022.l Daril 100l populasil pasien,l diambill 90l pasienl sebagail sampell karenal memenuhil kriterial inklusi.l Usial pasienl terbanyakl padal usial dewasal awall denganl rentangl usial 26-35l tahunl (51%),l beratl badanl pasienl terbanyakl padal rentangl 40-60l kgl (52%),l sedangkanl padal paritasl pasienl terbanyakl padal anakl ke-2l (25%).l Obatl analgetikl yangl diberikanl padal pasienl yaitul ketorolacl (17%),l ketoprofenl (10%),l danl asaml mefenamatl (73%).l Daril kel tigal obatl tersebut,l yangl palingl banyakl diberikanl adalahl asaml mefenamat,l danl obatl tersebutl memenuhil semual kriterial ketepatanl obatl yaitul tepatl dosisl (100%l padal semual kategoril obat),l tepatl obatl (100%l padal semual kategoril obat),l tepatl lamal pemberianl (100%l padal obatl as.l mefenamat),l tepatl indikasil (100%l padal semual kategoril obat)l danl tepatl frekuensil (100%l padal semual kategoril obat)l padal 64l pasienl pascal operasil sesar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU SWAMEDIKASI DISMENORE PADA SISWI SMK FARMASI CIPTO KOTA CIREBON

2023Koleksi Perpustakaan

Swamedikasi adalah perilaku manusia yang biasanya dilakukan masyarakat untuk mendapatkan solusi terkait masalah kesehatan, untuk alasan ini swamedikasi harus diawasi oleh apoteker. Masyarakat membutuhkan pengetahuan yang sesuai untuk mendapatkan perilaku yang tepat dalam swamedikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan gambaran pengetahuan dan perilaku swamedikasi siswi SMK Farmasi Cipto kota Cirebon dalam menghilangkan nyeri haid (dismenore). Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dan pengambilan data secara prospektif. Sampel yang digunakan sebanyak 66 responden. Penelitian ini dilakukan pada bulan November – Desember 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 97% siswi SMK farmasi cipto kota cirebon mengalami dismenore,

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAAN ANALGETIK PADA SWAMEDIKASI NYERI GIGI DI APOTEK KIMIA FARMA SILIWANGI DEPOK

2023Koleksi Perpustakaan

Swamedikasi atau pengobatan sendiri merupakan upaya masyarakat dalam menangani keluhan penyakit yang dialami. Dalam prakteknya, pengobatan sendiri akan menimbulkan masalah terhadap obat (Drug related problem), hal tersebut dikarenakan kurangnya pemahaman mengenai obat dan fungsinya. Tingkat pengetahuan merupakan salah satu faktor yang mempermudah perilaku swamedikasi yang tepat. Salah satu penyakit yang sering diswamedikasi adalah nyeri gigi dengan menggunakan obat analgetik. Analgetik merupakan golongan obat untuk mengatasi rasa nyeri ringan hingga berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan konsumen terhadap penggunaan analgetik pada swamedikasi nyeri gigi di Apotek Kimia Farma Siliwangi Depok. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 103 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan dengan metode total sampling. Hasil penelitian diperoleh data sosiodemografi berdasarkan jenis kelamin terbesar adalah laki-laki sebanyak 51,5%, usia 26-35 tahun sebanyak 35,8%, pendidikan S-1 sebanyak 49,5%, pekerjaan pegawai swasta sebanyak 49,5%, obat analgetik yang sering dibeli untuk swamedikasi nyeri gigi adalah asam mefenamat sebesar 36,9%, tempat pembelian obat di apotek sebanyak 88,3%, dan sebanyak 83,5% tidak mengalami efek samping. Hasil penelitian ini menunjukan responden memiliki pengetahuan tergolong kurang sebesar 11,7%, 32% responden tergolong cukup, dan 56,3% tergolong baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail