2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tuberkulosis paru (TBC paru) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan
oleh kuman TBC (Mycobacterium tuberculosis). Bakteri tersebut menyerang
parenkim (jaringan) paru. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui gambaran
sosiodemografi penyakit TBC, gambaran karakteristik jenis BTA pada pasien
TBC, gambaran karakteristik tipe pasien TBC dan gambaran pengobatan penyakit
TBC, gambaran hasil pengobatan pasien TBC di Puskesmas Cipaku Kecamatan
Bogor Selatan. penelitian ini menggunakan metode retrospektif mengenai
gambaran pengobatan penyakit TBC dan pengambilan data dilakukan dengan
melihat rekam medik pasien penyakit TBC, Hasil penelitian ini dapat dikaitkan
bahwa kelompok umur 36-45 tahun dan kelompok umur 17-25 tahun termasuk
kedalam kelompok usia produktif yang mempunyai mobilitas yang sangat tinggi
sehingga kemungkinan untuk terpapar bakteri Mycobacterium tuberculosis paru
lebih besar, BTA negatif dengan presentase 55,6% sedangkan BTA positif dengan
presentase 44,4%, Tipe pasien terbanyak yaitu kasus baru dengan presentase 91,7%
sedangkan kasus rujukan dengan presentase yaitu 8,3%, Pengguna obat kategori I
yaitu dengan presentase 88.89%, kategori II sebesar 8,33% dan kategori OAT
Anak sebesar 2,78%. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Proporsi karakteristik
pasien berdasarkan sosiodemografi yang tertinggi berdasarkan jenis kelamin adalah
laki laki 25%, berdasarkan usia adalah remaja 33,33%, proporsi penderita
tuberkulosis paru berdasarkan hasil BTA tertinggi ialah BTA negatif 55,6%dan
positif 44,4%, Proporsi penderita tuberkulosis paru berdasarkan tipe pasien
tertinggi ialah kasus baru sebanyak 91,7%, Proporsi penderita tuberkulosis paru
berdasarkan hasil akhir pengobatan di nyatakan sembuh sebanyak 44,4%.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan
tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan
selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang. Informasi akan
memberikan pengaruh pada pengetahuan dan kepatuhan seseorang. Pemberian
edukasi pada penelitian ini dengan media leaflet. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran pengetahuan dan kepatuhan pasien sebelum dan sesudah
dilakukan pemberian informasi obat dengan leaflet di Puskesmas Cipaku. Desain
penelitian ini merupakan prospektif non experimental dengan rancangan One
Group Pretest-Posttest Design. Data penelitian dikumpulkan dari data primer.
Dari hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum dilakukan edukasi dengan
leaflet responden dengan pengetahuan baik sebanyak 14 responden atau sebesar
47%, sedangkan responden dengan tingkat kepatuhan rendah sebanyak 24
responden (80%). Namun setelah dilakukan edukasi dengan leaflet responden
dengan pengetahuan baik meningkat menjadi 80%. Kepatuhan rendah menurun
menjadi 60%. Pada hasil uji Wilcoxon p>0,05, yaitu 0,000 untuk pengetahuan dan
0,009 untuk kepatuhan. Dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan yang
bermakna antara hasil kuesioner pengetahuan dan hasil kuesioner kepatuhan
dengan pemberian PIO melalui leaflet. Hasil pengujian korelasi pada penelitian
ini menunjukkan tidak adanya hubungan antara pemberian informasi obat dengan
leaflet terhadap tingkat pengetahuan dan kepatuhan dengan p>0,05 dengan nilai
signifikansi 0,205.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Indonesia memiliki angka kematian yang disebabkan oleh ISPA mencakup
20%-30% dari seluruh kematian anak. Berdasarkan Prevalensi ISPA di Indonesia
tahun 2018 sebanyak 9,3%. ISPA Non Pneumonia merupakan infeksi yang terjadi
pada saluran pernapasan bagian atas yang dengan gejala batuk pilek biasa,
demam, tidak ditemukan tarikan dinding dada bagian bawah dan tidak ada napas
cepat. Salah satu pengobatan ISPA adalah Antibiotik. Penggunaan antibiotik yang
tidak rasional dapat menyebabkan resistensi, reaksi alergi, toksisitas dan
perubahan fisiologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan
antibiotik ISPA Non Pneumonia pada pasien balita meliputi tepat obat, tepat
pasien, tepat indikasi dan tepat dosis. Penelitian ini merupakan penelitian
deskriptif dengan metode observasional dengan cara pengambilan data dari rekam
medis pasien balita dengan diagnosa ISPA Non Pneumonia bulan Juli – Desember
2020 di Puskesmas Cipaku Bogor. Dari 48 sampel diperoleh 56,35% pasien
perempuan dan 43,75% pasien laki-laki, Antibiotik yang sering digunakan
amoxicillin 93,75%, diagnosa terbanyak adalah Commond Cold 68,75%.
Kerasionalan penggunaan obat antibiotik diperoleh hasil tepat pasien 100%, tepat
indikasi 100%, tepat obat 93,75% dan tepat dosis 6,25%. Persentase penggunaan
antibiotik 20% yang dimana hasil sesuai standar indikator POR yaitu ≤ 20%.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Interaksi obat adalah keadaan saat suatu zat berpengaruh terhadap aktivitas
obat yang akan menimbulkan peningkatan efek atau penurunan, atau mungkin
akan menimbulkan efek baru. Interaksi ini akan terjadi dari kesalahan dalam
penggunaan yang disengaja atau karena kurangnya pengetahuann mengenai
bahan-bahan aktif yang terkandung dalam zat tersebut. Tujuan penelitian ini
dilakukan untuk mengetahui sosiodemografi pasien dan profil penggunaan obat
Hipertensi dan Analgetik AINS secara bersamaan, dan tingkat keparahan interaksi
obat potensial yang terjadi di Puskesmas Cipaku Bogor. Penelitian ini dilakukan
dengan menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan data secara
retrospektif pada bulan Juli sampai Agustus 2020. Hasil penelitian dari 141 data
menunjukan, jenis kelamin pada pasien paling banyak terjadi pada perempuan
sebesar 105 (74%) dan usia tertinggi terjadi pada 56-65 tahun sebanyak 50 pasien
(36%), dan pekerjaan paling banyak sebagai IRT sebanyak 104 pasien (73,76%).
Obat hipertensi yang paling banyak digunakan yaitu amlodipin sebanyak 129
(91%) dan obat analgetik AINS yang paling banyak digunakan yaitu natrium
diklofenak sebesar 107 (76%). Hasil penelitian jumlah interaksi obat potensial
sebanyak 141 kejadian interaksi dengan tingkat keparahan (100%) moderat,
kejadian yang paling banyak terjadi pada kombinasi amlodipin dengan natrium
diklofenak sebanyak 97 kejadian (68.8%).