Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: JNC VIII
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN KESESUAIAN PEMBERIAN TERAPI OBAT ANTIHIPERTENSI DI KLINIK PELITA SEHAT POMAD BERDASARKAN JNC VIII

2025Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan penyakit yang disebabkan oleh tekanan darah yang tinggi, dengan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg atau diastolik ≥ 90 mmHg. Menurut World Health Organization (WHO, 2023) lebih dari 30% populasi pada orang dewasa di seluruh dunia mengalami hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kesesuaian pemberian terapi obat antihipertensi di Klinik Pelita Sehat Pomad berdasarkan standar (JNC) VIII berdasarkan sosiodemografi pasien berdasarkan usia dan jenis kelamin, klasifikasi hipertensi, gambaran penggunaan obat antihipertensi dan mengambarkan tingkat kesesuaian pemeberian terapi obat antihipertensi berdasarkan JNC VIII. Penelitian ini menggunakan metode penelitian purposive sampling dengan menganalisa data pasien secara retrospektif dari data rekam medis pasien dengan penyajian data secara deskriptif. Pasien dengan rentang usia lansia awal atau rentang usisa 45-56 tahun memiliki jumlah pasien terbanyak yatitu 26 pasien (33%). Pasien hipertensi berjenis kelamin perempuan memiliki hasil presentase terbanyak yaitu 48 pasien (60,8%). Gambaran Karakteristik Pasien Hipertensi dengan klasifikasi hipertensi tingkat 1 memiliki hasil presentase tertinggi sebanyak 54 pasien (68,4%). Amlodipin merupakan pengobatan monoterapi atau tunggal yang sering diberikan kepada pasien hipertensi dengan persentase sebesar 78,5%. Terdapat ketidaksesuaian pemberian terapi sebesar 6,33%, dan kesesuaian pemberian dosis mencapai persentase 100%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN ANTARA KESESUAIAN TERAPI TERHADAP KEBERHASILAN TERAPI OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI DI RS PENA 98 BOGOR

2025Koleksi Perpustakaan

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg serta tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg dengan pemeriksaan berulang. Jika penderita hipertensi tidak diobati maka terjadi komplikasi. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan kesesuaian terapi obat antihipertensi dengan keberhasilan terapi berdasarkan JNC VIII tahun 2014 di RS Pena 98 Bogor. Penelitian ini, bersifat deskriptif non-eksperimental dengan pendekatan secara cross sectional menggunakan data sekunder yang diambil secara retrospektif dari Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berupa rekam medik dan resep obat sebanyak 80 pasien dengan metode total sampling. Hasil penelitian ini, menunjukan usia paling banyak 56 – 65 tahun sebanyak 36 pasien (45%), jenis kelamin paling banyak perempuan sebanyak 53 pasien (66,25%). Hipertensi tanpa penyakit penyerta sebanyak 55 pasien (68,75%). Golongan obat paling banyak calcium channel blockers (CCB) sebanyak 23 pasien (28,75%). Obat yang terbanyak digunakan yaitu Amlodipin sebanyak 23 pasien (28,75%). Kesesuaian terapi berdasarkan JNC VIII tahun 2014, yang sesuai sebanyak 73 pasien (91,25%). Keberhasilan terapi berdasarkan JNC VIII tahun 2014 yang berhasil 65 pasien (81,25%). Hasil statistika, uji Chi-square nilai menunjukan ada hubungan yang signifikan antara kesesuaian terapi dengan keberhasilan terapi pasien hipertensi dengan nilai P. value sig. 0,000 ≤ 0,05.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail