Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Evaluasi Penggunaan Obat
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN OBAT ANTIDIARE PADA PASIEN DIARE BALITA DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT X BOGOR

2023Koleksi Perpustakaan

Diare adalah penyakit dengan meningkatnya frekuensi buang air besar lebih dari tiga kali sehari disertai perubahan bentuk dan konsistensi feses. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil sosiodemografi pasien, mengevaluasi penggunaan obat antidiare meliputi tepat obat, tepat dosis, tepat frekuensi dan tepat lama pemberian berdasarkan Manajemen Terpadu Balita Sakit 2015, Drug Information Handbook 2009, Pediatric Drug Doses 2012, MIMS 2019. Penelitian ini, non-eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif, dianalisis secara deskriptif. Sampel diambil sebanyak 63 pasien dengan metode total sampling. Hasil penelitian menunjukkan jenis kelamin terbanyak laki-laki (62%), kelompok usia terbanyak > 1-3 tahun (53%), berat badan terbanyak <10 kg (81%). Penggunaan terapi obat zink sebanyak (19%), antibiotik dengan probiotik sebanyak (13%), antibiotik sebanyak (42%). Pemberian antibiotik yang sering digunakan yaitu kotrimoksazol (71%). Evaluasi ketepatan pemilihan obat zink, probiotik, antibiotik didapatkan sebanyak (100%). Evaluasi ketepatan dosis zink (68%), probiotik (70%), antibiotik (94%). Evaluasi ketepatan frekuensi zink (100%), probiotik (100%), antibiotik (78%). Evaluasi ketepatan lama pemberian zink, probiotik, antibiotik (100%).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT PADA INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) BAGIAN ATAS PASIEN ANAK DI APOTEK KIMIA FARMA 202 KEJAYAAN DEPOK

2022Koleksi Perpustakaan

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit saluran pernapasan atas atau bawah, sebagian besar terjadi pada anak di bawah 5 tahun. Pengobatan ISPA meliputi pemberian antibiotik dan tanpa antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan penggunaan obat ISPA bagian atas pada pasien anak di Apotek Kimia Farma 202 Kejayaan Depok periode Oktober-Desember 2021. Penelitian ini merupakan penelitian observasional bersifat deskriptif dengan pengambilan data sekunder rekam medik dan resep secara retrospektif sebanyak 88 pasien dengan metode total sampling. Data dianalisis sesuai kriteria pedoman Pharmaceutical Care 2005, Panduan Praktis Klinis Bagi Dokter 2014 dan MIMS 2019. Hasil penelitian ini menunjukan pasien anak paling banyak adalah laki-laki 57 pasien (65%), usia paling banyak >5-11 tahun 36 pasien (41%), berat badan paling banyak >15kg 46 pasien (52%). Penggunaan terapi antibiotik sebanyak 37 resep (42%) berupa sefiksim 59%, sefadroksil 38%, azitromisin 3%. Sedangkan tanpa antibiotik sebanyak 51 resep (58%) berupa setirizin 33%, ambroksol 15%, parasetamol dan metisoprinol 14%, karbosistein 10%, metilprednisolon 6%, ibuprofen dan nystatin 4% . Evaluasi ketepatan penggunaan antibiotik dengan kriteria tepat obat 95%, tepat dosis 62%, tepat frekuensi 62%, tepat lama pemberian obat 0%. Sedangkan evaluasi ketepatan penggunaan tanpa antibiotik dengan kriteria tepat obat 69%, tepat dosis 86% dan tepat frekuensi 100%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTITUBERKULOSIS KOMBINASI DOSIS TETAP KATEGORI 1 PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI POLI DOTS RSUD KOTA BOGOR

2022Koleksi Perpustakaan

Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Sebagian besar bakteri tuberkulosis menyerang paru, tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainnya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan OAT KDT pada terapi tuberkulosis meliputi tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis dan tepat lama pemberian di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor, berdasarkan Pedoman Pengendalian TB Nasional tahun 2014. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif pada bulan Januari-Juni 2020 dengan sampel sebanyak 64 pasien. Hasil dari penelitian ini menurut sosiodemografi jenis kelamin terbanyak adalah perempuan (57,8%), usia terbanyak terdapat pada kelompok usia 17-25 tahun (remaja akhir) (35,9%), berat badan terbanyak yaitu pada berat badan 38-54 kg (62,5%). Profil penggunaan OAT KDT Kategori 1 fase intensif (100%) fase lanjutan (68,75%). Evaluasi pengobatan tuberkulosis menunjukkan tepat indikasi (100%); tepat obat fase intensif (92,2%) fase lanjutan (100%); tepat dosis fase intensif (96,9%) fase lanjutan (93,7%); dan tepat lama pemberian fase intensif (67,2%) fase lanjutan (60,9%).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail