Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Daun rambutan
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL 96% DAUN RAMBUTAN RAPIAH (Nephelium Lappaceum L) TERHADAP PERTUMBUHAN RAMBUT KELINCI PUTIH JANTAN

2023Koleksi Perpustakaan

Selain pengobatan kimia, salah satu bahan alam secara empiris telah digunakan sebagai penumbuh rambut adalah daun rambutan. Untuk memperoleh data karakteristik ekstrak etanol 96% daun rambutan meliputi uji fitokimia, organoleptis, dan pH. Aktivitas pertumbuhan dari ekstrak daun rambutan terhadap kelinci putih jantan dengan parameter uji tesktur, warna, panjang dan bobot rambut Penelitian ini diperlukan tiga ekor kelinci yang masing- masing diperlakukan sama dan di bagi menjadi 5 kelompok pengujian yaitu kontrol negatif, kontrol positif, ekstrak 5%,10%,15%. perlakuan dilakukan sehari 2x pagi dan sore dijam yang samapengamatan tekstur rambut kelinci memiliki tekstur yang kasar, warna rambut kelinci yang berubah menjadi kecoklatan setelah diolesi esktrak daun rambutan selama 21 hari rata- rata panjang rambut hari ke-21 ekstrak 15% rata- rata memiliki kemampuan pertumbuhan 16,57±5,62 mm dari perpanjangan rambut setiap perlakuan terlihat bahwa pada hari ke- 21 hasil penimbangan bobot rambut ekstrak daun rambutan mempunyai kenaikan bobot pada disetiap kelinci. Karakteristik ekstrak etanol 96% daun rambutan memiliki pH 5,5, pada uji organoleptis ekstrak daun rambutan memiliki bau khas, warna hijau kecoklatan dan homogen. Pengujian fitokimia dari ekstrak daun rambutan positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid. Hasil pengukuran bobot rambut masing- masing ekstrak memiliki bobot lebih baik dibandingkan kontrol negatif tetapi tidak lebih berat dibandingkan kontrol positif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI SEDIAAN GEL DARI EKSTRAK DAUN RAMBUTAN (Naphelium lappaceum) DAN DAUN URANG ARING (Eclipta prostrata) SEBAGAI PEWARNA RAMBUT

2021Koleksi Perpustakaan

Pewarna rambut adalah salah satu sediaan kosmetika yang digunakan dalam tata rias rambut untuk mengganti ataupun mengembalikan warna rambut. Daun urang aring (Eclipta prostrata) dan daun rambutan (Naphelium lappaceum) merupakan tumbuhan yang memiliki senyawa tanin yang berfungsi sebagai penghasil warna dari warna kuning, coklat sampai keemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa ekstrak daun rambutan dan ekstrak daun urang aring dengan perbedaan bahan pembangkit warna dapat memberikan efek dan stabilitas warna pada rambut, mutu fisik dan kesukaan dari warna rambut yang dihasilkan sediaan pewarna rambut. Penelitian ini membuat formula pewarna rambut dengan membandingkan pembangkit warna. Pembangkit warna pirogalol ditambah tembaga (II) sulfat dan asam askorbat ditambah besi (II) sulfat dapat diformulasikan ke dalam sediaan pewarna rambut dengan bahan pembangkit tersebut didapatkan hasil dari warna light ivory hingga warna chocolate brown. Jangka waktu perendaman rambut mempengaruhi warna rambut yang dihasilkan, pada formula 2 memiliki daya lekat warna yang lebih kuat pada rambut dapat bertahan hingga 15 kali pencucian, dan untuk stabilitas warna terhadap sinar matahari menunjukkan hasil tetap stabil. Sediaan pewarna rambut dari ekstrak urang aring dan daun rambutan berbentuk gel, beraroma khas, memiliki pH sediaan 4,5-6,5, viskositas pada kisaran 3000-49400 cps. Formula yang banyak diminati oleh masyarakat ialah F1 urang aring.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail