Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Bronkopneumonia
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KERASIONALAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN BRONKOPNEUMONIA ANAK DI INSTALASI RAWAT INAP RS AZRA BOGOR DENGAN METODE GYSSENS

2023Koleksi Perpustakaan

Bronkopneumonia salah satu jenis pneumonia disebut juga pneumonia loburalis ditandai bercak infiltrat disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur dengan gejala demam tinggi, sesak napas, muntah dan batuk kering sehingga antibiotik merupakan terapi utama pneumonia. Penggunaan antibiotik yang rasional diharapkan dapat meningkatkan efektifitas terapi dan membatasi laju resistensi. Metode Gyssens adalah evaluasi kualitatif untuk mengukur ketepatan pemberian antibiotik. Tujuan penelitian ini untuk melihat kerasionalan penggunaan antibiotik pasien bronkopneumonia anak di instalasi rawat inap RS Azra Bogor dengan metode Gyssens. Penelitian ini bersifat retrospektif observasional menggunakan data sekunder dari rekam medis. Hasil penelitian ini berdasarkan data sosiodemografi pasien bronkopneumonia anak yang terbanyak yaitu anak laki-laki sebanyak 57 pasien dengan persentase (62,64%), anak perempuan sebanyak 34 pasien (37,36%), karakteristik umur paling banyak yaitu kategori balita pada usia 0-5 tahun sebanyak 82 pasien (90,11%) dan berat badan paling banyak <10kg sebanyak 38 pasien (41,76%). Penggunaan antibiotik pasien bronkopneumonia anak di RS Azra Bogor terbanyak yaitu seftriakson 64,84%. Evaluasi penggunaan antibiotik menurut Gyssens kategori 0 yaitu penggunaan rasional atau tepat mendapatkan persentase tertinggi sebesar 48,35%, kategori IVC 31,86%, kategori IIIA 6,59%, kategori IIIB 5,49%, kategori IVB 5,49%, dan kategori IIA 2,19%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PADA PASIEN BRONKOPNEUMONIA BALITA DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMMI BOGOR

2023Koleksi Perpustakaan

Bronkopneumonia adalah salah satu bentuk infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang paru – paru, yang ditandai dengan adanya nanah dan cairan pada alveoli. Antibiotik adalah pengobatan utama untuk bronkopneumonia. Penggunaan antibiotik yang tepat diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengobatan sekaligus membatasi laju resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sosiodemografi pasien, gambaran profil penggunaan antibiotika dan mengevaluasi ketepatan penggunan antibiotika yang tepat pada pasien bronkopneumonia anak di Rumah sakit UMMI Bogor periode Oktober – Desember 2021. Desain penelitian ini dilakukan secara observasional, bersifat retrospektif dengan rancangan cross sectional dari rekam medik pasien dengan jumlah sampel sebanyak 52 pasien. Hasil penelitian menunjukkan gambaran sosiodemografi : umur paling banyak 0 – 1 tahun 32 pasien (62%), jenis kelamin paling banyak laki – laki 29 pasien (56%) dan berat badan paling banyak 6 – 10 kg 30 pasien (58%). Antibiotika yang digunakan adalah seftriakson 32 pasien (62%) dan sefotaksim 20 pasien (38%). Evaluasi ketepatan penggunaan antibiotika : tepat obat (100%), tepat dosis (96%), tepat frekuensi (100%), dan tepat lama pemberian (100%).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail