Abstrak
Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Kepatuhan pengobatan tuberkulosis berlangsung cukup lama dan memerlukan tingkat kepatuhan tinggi untuk mencegah resistensi. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan dalam pengobatan adalah faktor predisposing meliputi sosiodemografi (usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan), pengetahuan, dan sikap. Faktor enabling meliputi ketersediaan sarana atau fasilitas kesehatan dan faktor reinfactoring yaitu dukungan keluarga dan peran PMO. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi faktor predisposing dan faktor reinfactoring terhadap kepatuhan dalam pengobatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Dalam penelitian ini 67 sampel ditentukan dengan metode purposive sampling. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel faktor predisposing dan faktor reinfactoring dengan kepatuhan dalam pengobatan TB paru dengan nilai (p-value < 0,05) adalah ditunjukan tidak berhubungan dengan pengetahuan (p value = 0,514), sikap responden (p value = 0,233), motivasi keluarga (p value = 0,117), dan peran PMO (p value =0,077).