Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2022Versi 1

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SOSIODEMOGRAFI TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS PAMIJAHAN

Koleksi PerpustakaanSekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Berdasarkan World Health Organization menunjukkan bahwa tahun 2016 terdapat 10,4 juta kasus TB Paru didunia. Pada tahun 2020 Indonesia menempati urutan ke-3 kasus TB Paru di dunia yaitu sebanyak 845.000 kasus, jumlah kasus tertinggi yang dilaporkan terdapat di provinsi Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sosiodemografi terhadap tingkat kepatuhan pengobatan pada pasien Tuberkulosis di Puskesmas Pamijahan, Jenis penelitian kuantitatif observasional (non eksperimental) dengan pendekatan Cross sectional dan pengamatan diambil secara prospektif dengan kuesioner tentang pengetahuan dan kepatuhan, Jumlah sampel dihitung berdasarkan metode slovin dengan jumlah sampel 61 pasien. Hasil data sosiodemografi pasien laki-laki sebanyak 52.5%, rata-rata usia pasien terbanyak 26-35 tahun yaitu 34.4%, pendidikan terbanyak yaitu SMA sebanyak 54.1%, dan pekerjaan terbanyak yaitu tidak bekerja sebanyak 42.6%, pengetahuan dalam kategori cukup sebanyak 50.8%, dan kepatuhan yang paling banyak adalah patuh yaitu 86.9%. Tidak ada hubungan sosiodemografi terhadap tingkat kepatuhan pengobatan pada pasien Tuberkulosis di Puskesmas Pamijahan nilai p-value usia 0.288, jenis kelamin 0.542, pendidikan 0.216, pekerjaan 0.058. Ada hubungan pengetahuan dengan tingkat kepatuhan pengobatan pada pasien TB paru di Puskesmas Pamijahan nilai p-value 0.001.

Kata kunci

Tuberkulosis, Pengetahuan, Kepatuhan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SOSIODEMOGRAFI TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS PAMIJAHAN2022 · oai:ais:library-item:27719

Publikasi terkait