Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2023Versi 1

HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RSU JAMPANGKULON SUKABUMI

Koleksi PerpustakaanSekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Hipertensi seringkali disebut pembunuh senyap dengan gejala yang dapat bervariasi. Hipertensi secara umum didefinisikan dengan kondisi tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan atau diastolik lebih dari 90 mmHg. Kepatuhan minum obat antihipertensi yang kurang baik dapat menyebabkan tekanan darah tidak terkontrol, sehingga diperlukan kepatuhan dalam minum obat antihipertensi yang teratur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sosiodemografi, gambaran penyakit penyerta pasien hipertensi, gambaran tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi, gambaran tekanan darah dan hubungan tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di RSU Jampangkulon Sukabumi periode Februari-Mei 2022. Penelitian ini menggunakan metode prospektif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariate. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran sosiodemografi untuk usia 46-55 tahun sebanyak 38,2%, jenis kelamin perempuan sebanyak 58,8% dan pendidikan SD sebanyak 51,5%. Gambaran penyakit penyerta diabetes sebanyak 55,9%. Gambaran tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi kategori sedang sebanyak 45,6%. Gambaran tekanan darah terkontrol sebanyak 79,4%. Ada Hubungan tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi dengan tekanan darah yaitu didapat nilai signifikasi p=0,001 ≤ 0,05.

Kata kunci

Tingkat Kepatuhan, Tekanan Darah, Hipertensi

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RSU JAMPANGKULON SUKABUMI2023 · oai:ais:library-item:28333

Publikasi terkait