Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2021Versi 1

GAMBARAN POTENSI INTERAKSI OBAT POLIFARMASI PADA PASIEN GERIATRI DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI DRUGS.COM DI KLINIK INSANI PERIODE JUNI – DESEMBER 2019

Koleksi PerpustakaanSekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Pemberian terapi obat lebih dari satu zat sering kali menimbulkan masalah salah satunya pada pasien geriatri dalam upaya pengobatan suatu penyakit, dimana obat – obatan yang digunakan tersebut dapat menyebabkan terjadinya interaksi obat. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran potensi interaksi obat polifarmasi yang terjadi pada pasien geriatri di Klinik Insani periode Juni- Desember 2019. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling dimana sampel memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 83 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 83 pasien terdapat 29 (34,93%) pasien laki laki dan 54 (65,06%) pasien perempuan. Usia paling banyak pada usia 55 – 65 tahun 48 pasien (57,14%) dan >65 tahun 36 pasien (42,85%). Polifarmasi yang sering diberikan pada pasien geriatri adalah 5 jenis obat 68 pasien (81,92%), 6 jenis obat 12 pasien (14,45%), dan 7 jenis obat 3 pasien (3,61%). Obat yang paling banyak diresepkan adalah amlodipin sebanyak 38 (17,67%). Penyakit terbanyak adalah dispepsia sebanyak 28 pasien (40%). Potensi terjadi interaksi obat sebanyak 79 pasien (95,18%) dan sebanyak 4 pasien (4,81%) tidak berpotensi terjadi interaksi obat. Mekanisme interaksi tertinggi adalah farmakodinamik yaitu 133 (72,28%) dan farmakokinetik 51 (27,71%). Level keparahan interaksi obat paling banyak terjadi adalah moderate 127 (69,02%%), minor 54 (29,34%), dan mayor 3 (1,63%).

Kata kunci

Interaksi obat, polifarmasi, geriatri, drugs.com

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1GAMBARAN POTENSI INTERAKSI OBAT POLIFARMASI PADA PASIEN GERIATRI DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI DRUGS.COM DI KLINIK INSANI PERIODE JUNI – DESEMBER 20192021 · oai:ais:library-item:27513

Publikasi terkait