Abstrak
Tekanan darah tinggi atau yang biasa dikenal sebagai hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg dan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang hipertensi terhadap tingkat kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian prosfektif observational. Data yang diambil adalah data tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan pasien hipertensi dengan menggunakan kuesioner HK-LS dan kuesioner MMAS-8. Jumlah populasi sebanyak 390 dan sampel sebanyak 80 responden berdasarkan teknik purposive sampling yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Berdasarkan hasil penelitian sosiodemografi pasien penderita hipertensi mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 48 responden (60,0%), pendidikan terakhir tamat SMA sebanyak 33 responden (41,3%), usia 56-65 tahun sebanyak 28 responden (35,0%), dan pekerjaan pasien ibu rumah tangga sebanyak 37 responden (46,3%). Berdasarkan tingkat pengetahuan terbanyak yaitu kategori baik 37 responden (46,3%), dan hasil kuesioner tingkat kepatuhan terbanyak kategori rendah 39 responden (48,8%). Hasil analisis uji korelasi Somers’d didapatkan nilai signifikasi p value<0,05 (p-value 0,000) artinya ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang hipertensi terhadap tingkat kepatuhan dengan tingkat keeratan hubungan kuat.