2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dispepsia merupakan suatu sindroma berupa nyeri atau rasa tidak nyaman
pada ulu hati, mual, kembung, muntah, sendawa, rasa cepat kenyang, dan perut
merasa penuh. Obat golongan Penghambat Pompa Proton menjadi salah satu obat
yang paling umum diresepkan di RS PMI Bogor, yaitu Omeprazole dan
Pantoprazole. Golongan obat ini bekerja dengan cara menghambat enzim H
+
/K+
-
ATPase yang ada di dinding lambung, sehingga produksi asam lambung bisa
berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah yang lebih efektif
dalam penggunaan obat Omeprazole dan Pantoprazole. Penelitian ini menggunakan
metode Cross Sectional terhadap data sekunder pengambilan data secara
Retrospektif dan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling data
diambil dari rekam medik pasien dispepsia dengan total 80 pasien. Hasil yang
didapat dari penelitian ini yaitu pasien dispepsia instalasi rawat inap di RS PMI
Bogor yang terbanyak berjenis kelamin perempuan yaitu 50 pasien (62,50%),
dengan pasien rentang usia terbanyak 46-55 tahun yaitu 25 pasien (31,25%) dan
pasien yang mengalami hilang gejala dengan menggunakan omeprazole lebih
banyak yaitu 39 pasien (55,71%) yang berarti lebih efektif dibandingkan pasien
yang menggunakan pantoprazole hanya 31 pasien (44,29%). Hubungan dapat
dilihat dari hasil analisis statistik menggunakan Chi Square yang menunjukkan
bahwa p< 0,05 dengan nilai signifikasi 0,001 yang berarti adanya hubungan antara
penggunaan obat dengan efektivitas.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diare merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah dan
perhatian bagi kesehatan dunia terutama di negara berkembang. Diare juga
merupakan 3 penyebab terbesar kesakitan dan kematian anak di Indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pasien diare anak dan
mengevaluasi ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien diare anak yang di
rawat inap dengan metode Gyssens di RS PMI Bogor pada tahun Januari 2020-
Desember 2021. Penelitian ini bersifat deskriptif dan dilakukan dengan data
diambil secara retrospektif yaitu mengambil data rekam medis pada pasien anak
rawat inap dengan diagnosa diare di RS PMI Bogor pada tahun Januari 2020-
Desember 2021. Evaluasi penggunaan antibiotik dilakukan dengan diagram alir
Gyssens, menggunakan standar Peraturan Menteri Kesehatan RI, No. 8 Tahun
2015 Tentang Program Pengendalian Resistensi Antimikroba Di Rumah Sakit.
Dari 107 kasus yang diperoleh menunjukkan kasus terbanyak terjadi pada anak
usia 28 hari-12 bulan (67%) dengan jenis kelamin terbanyak laki-laki (62%) dan
berat badan terbanyak pada 5-15 kg sebanyak 85 pasien (79). Antibiotik yang
terbanyak digunakan ceftriaxon injeksi (69%). Hasil evaluasi menggunakan
metode Gyssens kesesuaian penggunaan antibiotik masuk ke dalam kategori 0
sebanyak 48 pasien (44%), kategori IIA sebanyak 34 pasien (31%), kategori IIIB
sebanyak 10 pasien (9%), kategori IIIA sebanyak 7 pasien (7%), kategori IVA
sebanyak 5 pasien (5%), kategori V sebanyak 4 pasien (4%).
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penyakit dispepsia di RS PMI Bogor cukup banyak. Dispepsia yang
diderita pasien lebih sering dikarenakan pola makan dan pola hidup yang tidak
baik serta penyakit maag yang telah diderita pasien sebelumnya. Tujuan penelitian
mengetahui efektivitas obat dispepsia yang digunakan pada pasien rawat inap
berdasarkan lama hari rawat. Pengambilan data secara retrospektif. Pada data
rekam medik pasien dispepsia yang dirawat inap sesuai dengan kriteria inklusi
yang terhitung mulai dari Januari 2020 – Desember 2021 di RS PMI Bogor.
Sebanyak 100 pasien penderita dispepsia yang telah memenuhi kriteria penelitian.
Hasil penelitian diperoleh data pasien pada jenis kelamin perempuan sebanyak
69%, rata-rata usia pasien dispepsia 36-45 tahun (53%), rata-rata pendidikan
SMA/SMK sebanyak 20% dan Sarjana sebanyak 20%, pada pekerjaan yaitu ibu
rumah tangga sebanyak 34%. Obat yang digunakan pada pasien dispepsia serta
rata-rata lama hari rawat ada 8 jenis obat tunggal dan kombinasi yaitu Sukralfat
1% (4,00 hari), Sukralfat + Esomeprazole 1% (4,00 hari), Sukralfat +
Pantoprazole 2% (4,00 hari), Sukralfat + Omeprazole 56% (3,53 hari),
Omeprazole 35% (3,22 hari), Sukralfat + Omeprazole + Ranitidin 1% (3,00
hari).Antasida + Omeprazole 2% (2,50 hari), Ranitidin + Sukralfat 1% (2,00 hari).
Efektifitas kombinasi obat dispepsia yang digunakan pada pasien rawat inap di RS
PMI Bogor pada periode bulan Januari 2020 sampai Desember 2021 tidak
berbeda nyata berdasarkan lama hari rawat dengan nilai p = 0,753 pada uji
Kruskal-wallis.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Section caesarea adalah upaya mengeluarkan janin melalui pembedahan
pada dinding abdomen dan uterus yang beresiko tinggi terjadinya infeksi. Infeksi
luka operasi adalah kondisi yang dipicu oleh bakteri yang masuk saat atau setelah
proses operasi. Antibiotik profilaksis adalah antibiotik yang diberikan sebelum
pasien memasuki ruang operasi yang bertujuan untuk mengurangi resiko infeksi
yang berhubungan dengan komplikasi dan infeksi pasca operasi. Tujuan penelitian
ini untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien section
caesarea di Rumah Sakit PMI Bogor pada periode 2019-2021. Penelitian
dilakukan secara retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien bedah sesar
periode 2019-2021. Analisis evaluasi antibiotik profilaksis bedah sesar
menggunakan perhitungan ATC/DDD. Profil pasien bedah sesar di Rumah Sakit
PMI Bogor periode 2019-2021 berdasarkan karakteristik umur terbanyak kategori
dewasa awal (26-35 tahun) (56%). Indikasi medis terbanyak riwayat bedah sesar
(27%) dan penggunaan antibiotik terbanyak adalah ceftriaxone (92,5%). Hasil
evaluasi penggunaan antibiotik profilaksis bedah sesar diketahui tepat pasien dan
tepat waktu pemberian (100%), tepat dosis dan tepat obat (97,5%). Hasil evaluasi
secara kuantitatif diperoleh data kuantitas antibiotik terbesar adalah ceftriaxone
dengan total 22,35 DDD/100 patient days.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Preeklampsia didefinisikan sebagai suatu sindrom yang ditandai dengan
peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90
mmHg dengan proteinuria yang terjadi sejak kehamilan minggu ke-20 atau lebih.
Dalam penatalaksanaan preeklampsia pada ibu hamil obat yang digunakan terdiri
dari obat tunggal dan kombinasi. Tujuan penelitian ini mengetahui kesesuaian
penatalaksanaan penggunaan obat antihipertensi pada pasien preeklampsia di
Instalasi Rawat Inap RS PMI Bogor berdasarkan pedoman dari Perkumpulan
Obsetri dan Ginekologi Indonesia (POGI). Penelitian ini dilakukan menggunakan
metode deskriptif yang bersifat retrospektif dengan pendekatan cross sectional.
Data penelitian ini diambil dari data sekunder berupa data rekam medik pasien
dengan periode 2019-2021. Sampel yang diambil sebanyak 97 pasien dengan
metode total sampling. Adapun hasil penelitian menunjukan usia paling banyak
20 – 35 tahun (63%), usia kehamilan trimester III (98%), derajat preeklampsia
berat (87%), status multigravida (73%), kadar proteinuria dipstick 3+ (38%),
penggunaan obat tunggal nifedipin (57%), tungal metildopa (2%), kombinasi
nifedipin & metildopa (40%), kombinasi nifedipin & amlodipin (1%). Evaluasi
penatalaksanaan obat antihipertensi yang sesuai menurut POGI (2016)
mendapatkan persentase sebesar 78,29%.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan