PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN TIMOLOL DAN KOMBINASI TIMOLOL-LATANOPROST PADA PASIEN GLAUKOMA SUDUT TERBUKA DI KLINIK MATA BOGOR
Glaukoma adalah penyakit mata akibat kerusakan saraf mata dan dapat menyempitkan lapang pandang serta hilangnya fungsi penglihatan. Faktorpenyebab utama glaukoma adalah peningkatan tekanan intraokular (TIO) pada mata. Timolol dan Latanoprost adalah obat yang sering digunakan dalam terapi penyakit ini. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan efektivitas obat Timolol dan Timolol-Latanoprost. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif selama 1 tahun dengan menggunakan data rekam medis pada pasien glaukoma sudut terbuka. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah 78 orang. Data dianalisis dengan menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan pasien rentang usia paling banyak pada penggunaan obat Timolol dan kombinasi Timolol-Latanoprost usia 56-65 tahun sebanyak 14 pasien (36%), jenis kelamin paling banyak yaitu perempuan sebanyak 20 pasien (51%) pada obat Timolol dan sebanyak 21 pasien (54%) pada obat Timolol-Latanoprost. Gambaran rata-rata perubahan penurunan TIO pada obat Timolol 29,3% dan kombinasi Timolol-Latanoprost 32,7%. Gambaran efektivitas Timolol 67% dan obat kombinasi Timolol-Latanoprost 62%, sehingga tidak ada perbedaan efektivitas antara obat Timolol dan kombinasi Timolol-Latanoprost dengan nilai P-value > (P- value = 0,639).