Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Monoterapi
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN OBAT MONOTERAPI DAN POLITERAPI TERHADAP KESEMBUHAN PASIEN EPILEPSI ANAK DI KLINIK KIMIA FARMA 08 KOTA SUKABUMI

2023Koleksi Perpustakaan

Epilepsi adalah suatu gangguan kondisi medis yang menyerang saraf dengan ditandai adanya epileptik yang berulang pada sebagian atau seluruh tubuh tanpa penyebab yang jelas. Pengobatan epilepsi dilakukan dengan 2 jenis terapi yaitu monoterapi.dan politerapi. Monoterapi yaitu pemberian obat tunggal pada pasien yang biasanya awal didiagnosa epilepsi sedangkan politerapi penggunaan dua obat atau lebih pada pasien yang biasanya tidak bereaksi pada pengobatan monoterapi. Pengobatan monoterapi diklaim menjadi pengobatan yang lebih baik pada penyakit epilepsi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat data sosiodemografi, melihat kesembuhan pasien setelah pemberian jenis terapi obat dan lama pengobatan. Desain penelitian ini dilakukan dengan penelitian deskriptif observasional dengan pengambilan data secara prospektif dan metode total sampling pada sampel penelitian yang menjalani pengobatan monoterapi dan politerapi. Dari hasil penelitian ini didapatkan 60 sampel dengan 30 sampel yang menjalani pengobatan monoterapi dan 30 sampel yang menjalani pengobatan politerapi dengan sampel terbanyak berjenis kelamin laki-laki (63,3%) dengan kategori usia anak 5-11 tahun (36,7%), jumlah kesembuhan sampel (26,6%) untuk sampel yang menjalani pengobatan monoterapi dan (6,6%) untuk sampel yang menjalani pengobatan politerapi. Uji Mann-Whitney dihasilkan nilai p-Value sebesar 0,039 atau <0,05 dimana terdapat perbedaan bermakna dari efektivitas pengobatan monoterapi dan politerapi terhadap kesembuhan pasien epilepsi, sehingga dinyatakan H0 ditolak dan H1 diterima.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 YANG MENDAPATKAN MONOTERAPI DAN KOMBINASI TERAPI DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUD CIAWI BOGOR

2022Koleksi Perpustakaan

Diabetes melitus merupakan sekumpulan gangguan metabolik yang dicirikan dengan karena adanya kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas hidup pasien DM tipe 2 di RSUD Ciawi Bogor. Penelitian ini dilakukan secara prosfektif non eksperimental selama periode Januari-Maret 2020. Subyek yang memenuhi kriteria inklusi adalah 53 pasien DM tipe 2 dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok monoterapi sejumlah 17 pasien dan kelompok kombinasi terapi sejumlah 36 pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pengisian kuisioner Diabetes Quality of Life Clinical Trial Quessionnaire (DQLCTQ) untuk mengukur kualitas hidup dan rekam medis untuk mengetahui jenis terapi pasien. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik subyek penelitian yaitu indeks masa tubuh, status pernikahan dan penghasilan terdapat perbedaan bermakna terhadap kualitas hidup (p<0,05) dan jenis kelamin, pendidikan, usia dan pekerjaan tidak terdapat perbedaan yang bermakna terhadap kualitas hidup (p>0,05). Profil pengobatan pada monoterapi terbanyak yaitu metformin sebanyak 14 responden (70%) dan pada kombinasi terapi terbanyak yaitu metformin dan glimepirid sebanyak 13 responden (26%). Gambaran kualitas hidup pasien yaitu nilai rata-rata pada kategori baik sebesar 74,3 pada monoterapi didapatkan pada kategori sangat baik sebanyak 10 responden (55%) dan pada kombinasi terapi didapatkan pada kategori baik sebanyak 26 responden (72%). Faktor- faktor yang mempengaruhi kualitas hidup yaitu jenis kelamin, pendidikan, usia, pekerjaan, penghasilan dan terapi dengan nilai (p<0,05). Pasien dengan monoterapi memiliki skor rata-rata kualitas hidup lebih rendah daripada pasien dengan kombinasi terapi dengan skor rata-rata kualitas hidup yaitu 72,8 ± 12,7 dan 78,2 ± 11,2 (p<0,05). Dengan demikian terdapat perbedaan yang bermakna antara yang mendapat monoterapi dan kombinasi terapi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail