EFEKTIVITAS PENGGUNAAN OBAT MONOTERAPI DAN POLITERAPI TERHADAP KESEMBUHAN PASIEN EPILEPSI ANAK DI KLINIK KIMIA FARMA 08 KOTA SUKABUMI
Epilepsi adalah suatu gangguan kondisi medis yang menyerang saraf dengan ditandai adanya epileptik yang berulang pada sebagian atau seluruh tubuh tanpa penyebab yang jelas. Pengobatan epilepsi dilakukan dengan 2 jenis terapi yaitu monoterapi.dan politerapi. Monoterapi yaitu pemberian obat tunggal pada pasien yang biasanya awal didiagnosa epilepsi sedangkan politerapi penggunaan dua obat atau lebih pada pasien yang biasanya tidak bereaksi pada pengobatan monoterapi. Pengobatan monoterapi diklaim menjadi pengobatan yang lebih baik pada penyakit epilepsi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat data sosiodemografi, melihat kesembuhan pasien setelah pemberian jenis terapi obat dan lama pengobatan. Desain penelitian ini dilakukan dengan penelitian deskriptif observasional dengan pengambilan data secara prospektif dan metode total sampling pada sampel penelitian yang menjalani pengobatan monoterapi dan politerapi. Dari hasil penelitian ini didapatkan 60 sampel dengan 30 sampel yang menjalani pengobatan monoterapi dan 30 sampel yang menjalani pengobatan politerapi dengan sampel terbanyak berjenis kelamin laki-laki (63,3%) dengan kategori usia anak 5-11 tahun (36,7%), jumlah kesembuhan sampel (26,6%) untuk sampel yang menjalani pengobatan monoterapi dan (6,6%) untuk sampel yang menjalani pengobatan politerapi. Uji Mann-Whitney dihasilkan nilai p-Value sebesar 0,039 atau <0,05 dimana terdapat perbedaan bermakna dari efektivitas pengobatan monoterapi dan politerapi terhadap kesembuhan pasien epilepsi, sehingga dinyatakan H0 ditolak dan H1 diterima.