Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Komorbid
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN FAKTOR USIA, JENIS KELAMIN, DAN KOMORBID TERHADAP TINGKAT KEMATIAN PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT ISLAM BOGOR

2023Koleksi Perpustakaan

Wabah penyakit Covid-19 telah menjadi ancaman besar bagi kesehatan masyarakat di dunia, penyebab penyakit ini adalah SARS-Cov-2 yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Menurut beberapa penelitian sebelumnya terdapat faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tingginya tingkat kematian pasien Covid- 19 diantaranya adalah faktor usia, jenis kelamin, dan komorbid. Dan banyak penelitian yang telah menemukan bahwa faktor komorbid adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap tingkat kematian pasien Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara faktor usia, jenis kelamin dan komorbid terhadap tingkat kematian pasien Covid-19 di Rumah Sakit Islam Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik berdasarkan data retrospektif dari data sekunder yang diambil dari data rekam medis sebanyak 154 pasien dengan metode total sampling, kemudian data dianalisis dengan uji chi-square menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics 26. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor usia dan faktor komorbid hipertensi memiliki hubungan terhadap tingkat kematian pasien Covid-19. Hal ini dibuktikan dengan nilai p-value yang diperoleh melalui uji Chi-Square <0,05. Nilai p-value pada faktor usia adalah 0,032 <0,05. Dan nilai p-value pada faktor komorbid hipertensi adalah 0,049 <0,05. Sedangkan faktor jenis kelamin dan komorbid lainnya tidak memiliki hubungan dengan tingginya kasus kematian pasien Covid- 19, hal ini ditunjukkan dengan nilai p-value >0,05.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN OUTCOME PASIEN COVID-19 KOMORBID DAN NON KOMORBID DI RSUD KOTA BOGOR

2023Koleksi Perpustakaan

Covid-19 merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh Coronavirus jenis baru yang diberi nama SARS-CoV-2. Pada kasus Covid-19 ini pasien dengan komorbid lebih banyak berkaitan dengan outcome klinis yang lebih buruk dibandingkan pasien non komorbid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan outcome pasien Covid-19 komorbid dan non komorbid di RSUD Kota Bogor. Penelitian dilakukan secara retrospektif melalui data rekam medik pada 356 pasien terkonfirmasi Covid-19 dirawat inap periode Maret 2020 – Desember 2021. Data outcome pasien Covid-19 akan dianalisis perbedaannya pada pasien komorbid dan non komorbid. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi 0,05. Pasien Covid-19 pada penelitian ini ditemukan terbanyak pada usia 45–55 tahun (25,56%), pada jenis kelamin perempuan (55,90%), dengan komorbid terbanyak yaitu diabetes melitus tipe 2 (41%) dan hipertensi (34,3%), derajat gejala klinis terbanyak yaitu gejala ringan (60,39%), lama hari rawat terbanyak terdapat pada 8–14 hari (52,25%). Pada pasien komorbid diperoleh outcome pulang 71,35% dan meninggal 28,65%, sedangkan pada pasien non komorbid diperoleh outcome pulang 90,45% dan meninggal 9,55%. Terdapat perbedaan yang signifikan antara outcome pasien pulang dan meninggal baik dengan komorbid maupun non komorbid dilihat pada hasil nilai P-value 0,000 ≤ 0,05.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail