Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Penulis: WENY ANGGRAENI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI HASIL TERAPI OBAT ANTIDIABETIK ORAL TERHADAP KEBERHASILAN PENGOBATAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI KLINIK PRATAMA PT ANTAM PONGKOR

2023Koleksi Perpustakaan

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis berupa gangguan metabolisme, ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Diabetes melitus tipe 2 disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah akibat rendahnya sekresi insulin oleh pankreas dan penurunan resistensi insulin atau kepekaan terhadap insulin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran profil pasien diabetes melitus tipe 2 yang meliputi usia, jenis kelamin, dan pekerjaan. Untuk mengetahui profil pengobatan antidiabetik oral dan keberhasilan terapi obat antidiabetik oral yang diberikan mencapai target penurunan kadar glukosa darah. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional (non eksperimental) yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional serta pengambilan data sekunder dilakukan secara retrospektif pada periode Juli-Desember 2022. Pengambilan data berupa data rekam medis yang terdiri atas data profil pasien, profil pengobatan pasien dan keberhasilan terapi antidiabetik oral. Sampel yang diperoleh sebanyak 63 pasien. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan program Microsoft Excel 2010. Hasil penelitian didapatkan profil pasien pada usia tertinggi yaitu 46-65 tahun sebanyak 43 pasien (68,25%), jenis kelamin tertinggi pada laki-laki sebanyak 45 pasien (71,43%). Berdasarkan pekerjaan tertinggi pada Karyawan BUMN sebanyak 37 pasien (58,73%), jumlah pasien diabetes dengan penyakit penyerta hipertensi sebanyak 22 pasien (25,88%). Obat antidiabetik oral dengan penyakit penyerta hipertensi adalah golongan Calcium Channel Blocker yaitu amlodipin, obat antidiabetik oral tertinggi yaitu monoterapi pada 44 pasien (69,84%). Obat antidiabetik oral tertinggi golongan biguanida (metformin) sebanyak 38 pasien (60,32%). Serta keberhasilan pengobatan diabetes melitus tipe 2 sebanyak 24 pasien (38,10%), yang mencapai target penurunan glukosa darah puasa sesuai dengan PERKENI 2021.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail