ANALISA EFEKTIVITAS PENGGUNAAN OBAT PREGABALIN DAN GABAPENTIN PADA PASIEN NEUROPATI DIABETIK DI INSTALASI RAWAT JALAN RS. BMC MAYAPADA BOGOR
Neuropati diabetik adalah salah satu komplikasi kronis yang paling sering ditemukan pada penderita diabetes melitus. Neuropati diabetik terjadi karena hiperglikemia serta dapat melukai saraf di seluruh tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran sosiodemografi, gambaran nyeri neuropati, lokasi nyeri dan perbedaan efektivitas penggunaan obat pregabalin dan gabapentin terhadap penurunan skala nyeri pada pasien neuropati diabetik di instalasi rawat jalan RS BMC Mayapada Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian prospektif observasional dengan pengambilan data primer menggunakan kuesioner Diabetic Neuropathy Symptom (DNS) dan pengukuran skala nyeri menggunakan Numerical Rating Scale for Pain (NRS Pain), data sekunder diambil dari data rekam medis yaitu no. RM, profil penyakit dan awal peresepan pregabalin dan gabapentin. Kemudian data dianalisis dengan SPSS versi 26 dan hasil disajikan dengan bentuk tabel atau grafik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada penggunaan pregabalin didapatkan penurunan skala nyeri dengan rata-rata sebesar 0,87 dan pada penggunaan gabapentin didapatkan penurunan rata-rata sebesar 0,78. Pada hasil ujistatistik U-Mann-Whitney nilai P-value = 0,000 (p<0,05), hasil tersebut menunjukan adanya perbedaan efektivitas pregabalin dan gabapentin terhadap penurunan skala nyeri pada pasien neuropati diabetik selama 2 minggu.