Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Tri Desminingrum

3 karya publik ditemukan.

2025: 12023: 12021: 1

GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIRETROVIRAL PADA PASIEN HIV/AIDS DI POLIKLINIK EDELWEISS RSUD CIAWI KABUPATEN BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

HIV yaitu virus yang menyerang sel darah putih yang mengakibatkan turunnya sistem imun tubuh manusia, AIDS kumpulan tanda gejala yang muncul karena rusaknya system kekebalan tubuh akibat virus HIV. Pengobatan ARV bertujuan mengurangi laju penularan, menurunkan angka kesakitan dan kematian, memperbaiki kualitas hidup ODHIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan ARV pada pasien HIV/AIDS. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dilakukan secara prospektif menggunakan data dari rekam medis pasien HIV/AIDS. Sampel pada penelitian ini dihitung dengan menggunakan rumus slovin dan diambil dengan menggunakan teknik Purposive sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi sampel sebanyak 77 pasien. Hasil penelitian ini Pasien HIV/AIDS yang mendapat terapi ARV mayoritas usia produktif kelompok usia dewasa awal (26-35) (40,3%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak (71,4%), berlatar belakang pendidikan SMA (68,8%), pada umumnya bekerja sebagai karyawan swasta (63,3%), dan berstatus belum menikah (55,8%), sumber penularannya melalui hubungan seksual dan pasangan seksual dominasi yaitu homoseksual (LSL) sebanyak (43,5%), rata-rata pasien tidak memiliki infeksi oportunistik atau penyakit penyerta sebanyak (55,8%), serta pasien berada pada tahap stadium klinis III (58,4%) Pasien HIV/AIDS yang mendapat terapi ARV di Poliklinik Edelweiss RSUD Ciawi terbagi menjadi 6. Regimen yang paling banyak digunakan yaitu kombinasi FDC (fixed Dose Combinasion) TDF+3TC+DTG (42,9%), kombinasi FDC TDF+3TC+EFV (41,6%), kombinasi AZT+3TC+NVP sebanyak (6,5%), kombinasi ABC+3TC+DTG (3,9%), pada kombinasi TDF+3TC+NVP dan kombinasi TDF+3TC+ALL (lini 2) dengan hasil masing-masing sebanyak (2,6%).

EVALUASI KEBERHASILAN TATALAKSANA TERAPI ESA (ERYTHROPOIETIN STIMULATING AGENT) PADA PASIEN HEMODIALISA DI RSUD CIAWI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Anemia komplikasi GGK terjadi 80-90% karena defisiensi eritropoietin. Terapi Erythropoietin Stimulating Agent (ESA) pilihan utama di RSUD Ciawi. Gagal Ginjal Kronik (GGK) termasuk 10 penyakit terbesar ke 7 di RSUD Ciawi. Tujuan penelitian mengevaluasi keberhasilan tatalaksana Erythropoietin Stimulating Agent (ESA) pasien Hemodialisa (HD) di RSUD Ciawi. Penelitian bersifat deskriptif, pengumpulan data retrospektif dari data sekunder rekam medis, data laboratorium Hb pasien. Pengambilan sampel dengan metode total sampling yaitu seluruh pasien rawat jalan Hemodialisa (HD) di RSUD Ciawi periode Oktober- Desember 2021 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi berjumlah 47 pasien. Hasil penelitian ini menunjukan gambaran sosiodemografi pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) dengan komplikasi anemia rentang usia terbanyak 46-55 tahun 18 pasien (38,30%), jenis kelamin terbanyak laki-laki 25 pasien (53,19%). Gambaran lama terapi Hemodialisa (HD) yaitu terbanyak ≤ 12 bulan 27 pasien (57,45%). Gambaran frekuensi pemberian ESA terbanyak pada frekuensi 2 kali sebulan bulan Oktober 26 pasien (55,31%), bulan November 33 pasien (70,21%) dan bulan Desember 32 pasien (68,08%). Gambaran kadar rata-rata Hemoglobin (Hb) pasien selama 3 bulan terapi ESA bulan Oktober 8,1 g/dl, November 7,9 g/dl, Desember 8,4 g/dl. Gambaran keberhasilan terapi ESA kategori Hb meningkat sebanyak 28 pasien (59,57%), kategori tetap sebanyak 4 pasien (8,52%), kategori menurun sebanyak 15 pasien (31,91%).